Pemula
Untuk kamu yang baru mau mulai masuk dan belajar dasar - dasar cryptocurrency dan blockchain.Temukan ragam materi mulai dari Apa itu Cryptocurrency, apa itu Bitcoin, hingga Apa itu NFT.
Berita Blockchain · 7 min read

HeLa Labs, salah satu perusahaan pionir dalam modularisasi teknologi blockchain, baru-baru ini memperkenalkan testnet berinsentif pertamanya bernama Atlantia.
Sistem EVM Paralel yang digunakan HeLa dalam peluncuran testnet ini secara substansial memajukan misi HeLa untuk meningkatkan fitur dan adopsi teknologinya bagi masyarakat luas.
Testnet Atlantia menandai langkah penting dalam perjalanan HeLa menuju peluncuran mainnet. Fase testnet ini merupakan fase yang sangat penting di mana digunakan untuk memastikan dan meningkatkan kinerja HeLa Chain.
Di testnet ini, kamu bisa mengambil kesempatan untuk menguji coba fitur-fitur HeLa Chain. Kamu bisa menggunakan berbagai jenis wallet, termasuk MetaMask untuk terintegrasi ke dalam testnet Atlantia.
“Dengan berpartisipasi dalam Atlantia, pengguna dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang penting yang nantinya akan membantu pengguna menavigasi dan berkontribusi pada lanskap blockchain yang lebih luas dan terus berkembang,” kata Andy Ting, salah satu pendiri HeLa.
Menurut Andy, tesnet ini juga akan memberikan pengalaman langsung di mana mereka dapat bereksperimen dengan memberikan umpan balik, mencoba fitur-fitur baru, dan peluang untuk mendapatkan hadiah ketika aktif berpartisipasi, serta kesempatan untuk menjadi bagian dari komunitas yang dinamis dari penggemar dan pengembang
“Kami sangat senang dengan peluncuran testnet berinsentif Atlantia, dan langkah ini merupakan langkah maju yang signifikan dalam eksplorasi dan inovasi yang dilakukan HeLa dalam teknologi blockchain Layer 1,” pungkas Andy.
Untuk informasi lebih lanjut tentang testnet, silakan kunjungi situs HeLa Labs.
Baca juga: Mengenal Celestia, Pionir Blockchain Modular
HeLa Labs adalah solusi Layer-1 modular yang dirancang oleh para insinyur dan ilmuwan terkenal, dengan lapisan integrasi aset yang komprehensif dan dasar mekanisme kerahasiaan yang kuat.
Tujuannya adalah membuka jalan menuju masa depan Web3 terdesentralisasi yang saling terhubung dan memberikan perubahan positif untuk membangun blockchain Layer 1 yang aman untuk diadopsi secara nyata oleh masyarakat.
Baca juga: BRICS akan Rilis Sistem Pembayaran Berbasis Blockchain untuk Saingi Dolar AS
Seluruh konten berupa data dan atau informasi yang tersedia di Coinvestasi hanya bertujuan sebagai informasi dan referensi. Konten ini bukan saran atau nasihat investasi maupun trading. Seluruh pernyataan dalam artikel tidak dimaksudkan sebagai ajakan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli atau menjual aset kripto apa pun.
Perdagangan di pasar keuangan, termasuk aset kripto, mengandung risiko dan dapat menyebabkan kerugian hingga kehilangan seluruh dana. Kamu wajib melakukan riset secara mandiri sebelum mengambil keputusan. Seluruh keputusan investasi atau trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu setelah memahami risiko yang ada.Gunakan hanya platform atau aplikasi aset kripto yang terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Daftar platform aset kripto yang berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dapat diakses melalui di sini.
Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.