Pemula
Untuk kamu yang baru mau mulai masuk dan belajar dasar - dasar cryptocurrency dan blockchain.Temukan ragam materi mulai dari Apa itu Cryptocurrency, apa itu Bitcoin, hingga Apa itu NFT.
Berita Altcoins · 8 min read

Apple Vision Pro, produk headset yang dikombinasikan dengan virtual reality (VR) telah dirilis pada Jumat pagi (2/2/24) waktu bagian Amerika Serikat. Aset kripto yang sering dikaitkan dengan peluncuran produk ini, Render (RNDR) tampak tidak menunjukkan pergerakan harga yang spesial.
Pada Jumat pagi (2/2/24) di Apple’s New York City Flagship Store, CEO Apple, Tim Cook menyambut para pelanggan yang menunggu masuk ke toko untuk membeli produk keluaran terbaru yakni headset Apple Pro Vision.
Tim Cook telah lama berbicara tentang potensi virtual dan augmented reality (VR/AR) untuk membantu orang berkomunikasi dan berkolaborasi. Sekarang dia ingin membuktikan bahwa ada sebuah perangkat yang menyatukan baik VR dan AR, sebuah teknologi yang menampilkan gambar virtual di video langsung dari dunia nyata, yakni Apple Vision Pro.
Baca juga: Airdrop WEN Buat Jupiter Lampaui Volume Trading Uniswap
Perangkat ini sepertinya tidak cukup ramah dari segi harga. Apple Vision Pro dijual dengan harga US$3.499 atau sekitar Rp55 juta. Headset ini akan memiliki penyimpanan 256 GB, belum termasuk insert lensa resep untuk perangkat dengan harga US$149 serta insert lensa baca dimulai dari US$99.
Setelah membeli aksesori tambahan lainnya, diperkirakan total biayanya bisa mencapai US$4.600 atau sekitar Rp72 juta.
Baca juga: China Bentuk Kelompok Standarisasi Metaverse
Proyek kripto Render sering dikaitkan dengan produk headset milik Apple ini. Pada Mei 2023 lalu, ketika Apple pertama kali berencana meluncurkan produk ini, harga token RNDR merespons positif berita ini. Induk perusahaan Render, membuat aplikasi rendering OctaneX yang diklaim akan digunakan pada Apple Vision Pro.

Kali ini, harga RNDR sempat merespons positif, beberapa jam setelah peluncuran headset dengan kenaikkan hampir +10% dari US$4,575 ke US$5,015. Namun peningkatan harga ini tak berlangsung lama, per artikel ini dibuat (5/2/24), RNDR diperdagangkan pada harga US$4,444, telah turun -7,2% dalam 24 jam terakhir.
Tampaknya, rilisnya produk Apple Vision Pro belum cukup untuk membuat RNDR menembus level US$5,27 yang dicapai pada akhir tahun 2023 lalu. Dalam timeframe satu jam, RNDR tampak bearish dan harga support US$4,2 kemungkinan besar menjadi tujuan harga selanjutnya.
Baca juga: Mengenal Render Network (RNDR)
Seluruh konten berupa data dan atau informasi yang tersedia di Coinvestasi hanya bertujuan sebagai informasi dan referensi. Konten ini bukan saran atau nasihat investasi maupun trading. Seluruh pernyataan dalam artikel tidak dimaksudkan sebagai ajakan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli atau menjual aset kripto apa pun.
Perdagangan di pasar keuangan, termasuk aset kripto, mengandung risiko dan dapat menyebabkan kerugian hingga kehilangan seluruh dana. Kamu wajib melakukan riset secara mandiri sebelum mengambil keputusan. Seluruh keputusan investasi atau trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu setelah memahami risiko yang ada.Gunakan hanya platform atau aplikasi aset kripto yang terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Daftar platform aset kripto yang berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dapat diakses melalui di sini.
Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.