Pemula
Untuk kamu yang baru mau mulai masuk dan belajar dasar - dasar cryptocurrency dan blockchain.Temukan ragam materi mulai dari Apa itu Cryptocurrency, apa itu Bitcoin, hingga Apa itu NFT.
Berita Bitcoin · 5 min read

Harga Bitcoin (BTC) terus menunjukkan performa yang lesu dalam beberapa bulan terakhir. Pada 3 Juli, harga aset kripto terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar ini merosot ke level US$57.000, yang merupakan level terendah sejak Mei lalu.
Berdasarkan data dari TradingView, harga BTC sempat mengalami penurunan lebih dari 3% di harga US$57.876 sebelum akhirnya mengalami pemulihan di level US$58.852 pada saat artikel ini ditulis.

Penurunan harga Bitcoin ini diperparah dengan likuidasi besar-besaran sekitar US$67 juta, dengan US$55 juta dalam posisi long telah dilikuidasi, menurut data CoinGlass.
Baca juga: Harga Bitcoin Merosot ke Level US$60 Ribu, Ini Pemicunya!
Menurut laporan dari Glassnode, penurunan harga Bitcoin di bawah level US$60.000 menunjukkan adanya rasa takut dan sentimen bearish yang nyata di kalangan investor.
Namun, ketika dilihat dari perspektif rasio Nilai Pasar terhadap Nilai Realisasi (MVRV), profitabilitas agregat investor tampak tetap kokoh, dengan rata-rata Bitcoin masih mencatatkan keuntungan dua kali lipat.

Menurut Glassnode, ini termasuk ke dalam level yang sering kali membedakan antara fase bull market ‘Enthusiastic’ dan ‘Euphoric’.
Lebih lanjut, laporan tersebut mengungkapkan adanya pola yang berbeda dalam hal keuntungan dan kerugian di antara investor.
Rata-rata Bitcoin yang menghasilkan keuntungan memiliki keuntungan yang belum direalisasi senilai US$41.300, yang sebagian besar dipengaruhi dari koin-koin Bitcoin awal yang telah hilang atau berpindah tangan.
Sebaliknya, Bitcoin yang menghasilkan kerugian memiliki rata-rata kerugian yang belum direalisasi sebesar US$5.300, yang sebagian besar dimiliki oleh para investor jangka pendek.
Adapun harga Bitcoin telah terkonsolidasi dalam rentang yang jelas antara US$60.000 hingga US$70.000 sejak mencapai rekor tertinggi (ATH) pada Maret lalu. Terdapat sikap apatis serta kebosanan yang melanda investor, yang menyebabkan ketidakpastian pasar yang meluas sehingga pasar gagal membentuk tren yang kuat ke arah mana pun.
Saat ini, harga masih berada dalam fase bull market ‘Enthusiastic’, setelah beberapa kali masuk ke zona ‘Euphoric’.

Glassnode menyimpulkan bahwa level kunci atau True-Market Mean Bitcoin saat ini berada di US$50.000, yang mewakili basis biaya rata-rata per investor aktif.
Baca juga: Bitcoin Reli Awal Tahun, Ini Temuan Menarik dari Glassnode!
Seluruh konten berupa data dan atau informasi yang tersedia di Coinvestasi hanya bertujuan sebagai informasi dan referensi. Konten ini bukan saran atau nasihat investasi maupun trading. Seluruh pernyataan dalam artikel tidak dimaksudkan sebagai ajakan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli atau menjual aset kripto apa pun.
Perdagangan di pasar keuangan, termasuk aset kripto, mengandung risiko dan dapat menyebabkan kerugian hingga kehilangan seluruh dana. Kamu wajib melakukan riset secara mandiri sebelum mengambil keputusan. Seluruh keputusan investasi atau trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu setelah memahami risiko yang ada.Gunakan hanya platform atau aplikasi aset kripto yang terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Daftar platform aset kripto yang berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dapat diakses melalui di sini.
Topik
Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.