Berita Exchange · 6 min read

GoTo Beli Exchange Crypto Senilai $8,4 Juta!

GoTo beli exchange crypto

Perusahaan teknologi di Indonesia PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk telah mengakuisisi perusahaan crypto exchange lokal PT Kripto Maksima Koin senilai $8,4 juta atau setara dengan Rp 124,8 miliar rupiah.

PT Kripto Maksima Koin merupakan salah satu dari 25 bursa kripto yang telah diberikan lisensi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia (Bappebti).

Aksi korporasi GoTo ini juga telah dilaporkan dalam dokumen keterbukaan informasi di situs Bursa Efek Indonesia (BEI). Berdasarkan dokumen keterbukaan informasi tersebut, GoTo telah mengambil alih 100 persen atau 50.000 lembar saham PT Kripto Maksima Koin pada 25 Agustus 2022.

Baca juga: Bappebti Keluarkan Daftar Bursa Kripto Baru, Ada 25 Perusahaan!

Sementara itu, entitas gabungan dari teknologi Gojek dan Tokopedia tersebut telah menjalin kesepakatan yang sebagian besar dilakukan melalui Dompet Karya Anak Bangsa, dikenal sebagai anak perusahaan GoTo Group yang mengoperasikan layanan e-wallet Gopay.

Diversifikasi Layanan

Dalam dokumen terbukannya, GoTo menyatakan bahwa akuisi tersebut dilakukan guna mendiversifikasi layanan perusahaannya. Selain itu, dalam sebuah pernyataannya kepada media Reuters, GoTo juga ingin menjadi “pusat pengelolaan uang yang beragam”.

“Kami percaya bahwa teknologi blockchain dapat memainkan peran utama di masa depan keuangan,” kata GoTo, dilansir dari Reuters, Selasa (30/08/2022).

Diketahui bahwa regulator menghentikan proses penerbitan izin baru pada awal bulan ini dan Bappebti mengatakan ingin mewujudkan kegiatan perdagangan aset kripto yang transparan, efisien, dan efektif dengan persaingan yang sehat untuk melindungi kepentingan semua pihak di pasar perdagangan kripto.

Moratorium tersebut telah membuat target akuisisi pemegang lisensi yang ada untuk pemain baru yang ingin membuka pertukaran kripto di negara tersebut.

Bukan Pertama Kalinya

Pada 2019, Gojek sempat mengakuisisi Coins.ph yang berbasis di Filipina dengan nilai sekitar US$95 juta. Namun, perusahaan tersebut menjual perusahaan kripto tersebut kepada mantan CFO Binance Wei Zhou.

Sementara itu, menurut data agensi, Cryptocurrency telah mendapatkan popularitasnya dalam bidang ekonomi terbesar di Asia Tenggara dengan total volume transaksi aset crypto pada tahun 2021 naik lebih dari 1.000% pada 859,4 triliun rupiah ($ 57,70 miliar) dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Disclaimer

Konten baik berupa data dan/atau informasi yang tersedia pada Coinvestasi hanya bertujuan untuk memberikan informasi dan referensi, BUKAN saran atau nasihat untuk berinvestasi dan trading. Apa yang disebutkan dalam artikel ini bukan merupakan segala jenis dari hasutan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli dan menjual aset kripto apapun.

Perdagangan di semua pasar keuangan termasuk cryptocurrency pasti melibatkan risiko dan bisa mengakibatkan kerugian atau kehilangan dana. Sebelum berinvestasi, lakukan riset secara menyeluruh. seluruh keputusan investasi/trading ada di tangan investor setelah mengetahui segala keuntungan dan risikonya.

Gunakan platform atau aplikasi yang sudah resmi terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Platform jual-beli cryptocurrency yang terdaftar dan diawasi BAPPEBTI dapat dilihat di sini.

author
Nabiila Putri Caesari

Editor

arrow

Terpopuler

Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...

#SemuaBisaCrypto

Belajar aset crypto dan teknologi blockchain dengan mudah tanpa ribet.

Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.