Bappebti Keluarkan Daftar Bursa Kripto Baru, Ada 25 Perusahaan!

Naufal Muhammad

6th July, 2022

Badan Perdagangan Berjangka dan Komoditi atau Bappebti telah resmi mengeluarkan daftar bursa atau pedagang kripto yang legal di Indonesia. 

Daftar ini adalah daftar terbaru dimana saat ini terdapat 25 platform yang sudah legal untuk tempat transaksi kripto di Indonesia. 

Bappebti Keluarkan Daftar Bursa Kripto Baru

Bappebti telah berhasil mengeluarkan daftar pedagang resmi kripto di Indonesia dimana platform dari masing-masing pedagang tersebut dapat digunakan secara legal di Indonesia. 

Saat ini terdapat 25 platform perdagangan yang dapat digunakan untuk transaksi kripto. Angka ini adalah peningkatan dari sebelumnya hanya 11 platform di akhir 2021 dan 18 platform di Maret 2022.

Dilansir dari situs Bappebti terdapat 25 calon pedagang fisik aset kripto yang di Indonesia yang telah memiliki izin:

  • PT Pintu Kemana Saja (Pintu)
  • PT Tumbuh Bersama Nano (Nanovest)
  • PT Tiga Inti Utama (Triv)
  • PT Rekeningku Dotcom Indonesia (Rekeningku)
  • PT Luno Indonesia Ltd (Luno)
  • PT Zipmex Exchange Indonesia (Zipmex)
  • PT Aset Digital Berkat (Tokocrypto)
  • PT Indodax Nasional Indonesia (Indodax)
  • PT Kagum Teknologi Indonesia
  • PT Aset Digital Indonesia (Incrypto)
  • PT Bumi Santosa Cemerlang
  • PT Cipta Koin Digital (Koinku)
  • PT Coinbit Digital Indonesia (Coinbit)
  • PT Galad Koin Indonesia (Galad)
  • PT Gudang Kripto Indonesia (Gudang Kripto)
  • PT Indonesia Digital Exchange (Digital Exchange)
  • PT Kripto Maksima Koin (Kripto Maksima)
  • PT Mitra Kripto Sukses
  • PT Pantheras Teknologi Internasional (Pantheras)
  • PT Pedagang Aset Kripto
  • PT Plutonext Digital Aset
  • PT Triniti Investama Berkat (Bitocto)
  • PT Upbit Exchange Indonesia (Upbit)
  • PT Utama Aset Digital Indonesia (Bittime)
  • PT Ventura Koin Nusantara (Vonix)

Pertumbuhan banyaknya platform ini menandakan bahwa walau pasar kripto saat ini sedang bergerak turun, minat investasi masih berada di angka yang baik. 

Menurut data dari Bappebti, jumlah investor kripto di Indonesia pada Mei 2022 mencapai 14,1 Juta investor. Ini adalah peningkatan dari Desember 2021 yang berjumlah sekitar 11,2 Juta investor. 

Bursa Kripto Pemerintah Indonesia Belum Berlanjut

Di saat jumlah bursa terdaftar semakin banyak, wacana pemerintah Indonesia untuk membuat bursa kripto Indonesia belum juga terlaksana.

Dilansir dari CNBC Indonesia, saat ini Bappebti belum menentukan kapan bursa kripto Indonesia diluncurkan.

Kepala Biro Pembinaan dan Pengembangan Pasar Bappebti, Tirta Karma Senjaya menjelaskan kepada bahwa pihaknya masih memastikan kesiapan sistem bursa.

“Kami masih memastikan lagi kesiapan sistem di bursa agar terintegrasi paralel sambil menunggu kesiapan infrastruktur pendukung lainnya seperti kliring dan kustodi,” Ujar Tirta, kepada CNBC Indonesia.

Sehingga untuk saat ini belum ada bursa besar yang mengawasi perdagangan kripto layaknya Bursa Efek Indonesia, pemerintah masih mengandalkan pedagang kripto melalui platformnya masing-masing untuk mengawasi transaksi. 

Naufal Muhammad

Muhammad Naufal merupakan seorang penggemar bidang makroekonomi dan keuangan. Pada saat ini fokus utama tertuju pada bidang teknologi keuangan terutama trading dan investasi crypto.

Muhammad Naufal merupakan seorang penggemar bidang makroekonomi dan keuangan. Pada saat ini fokus utama tertuju pada bidang teknologi keuangan terutama trading dan investasi crypto.