
Pemula
Untuk kamu yang baru mau mulai masuk dan belajar dasar - dasar cryptocurrency dan blockchain.Temukan ragam materi mulai dari Apa itu Cryptocurrency, apa itu Bitcoin, hingga Apa itu NFT.
Berita Bitcoin · 7 min read
Saham perusahaan ritel video-game asal Amerika Serikat, GameStop (GME), anjlok hingga 22% pada Jumat (28/3/2025), menghapus seluruh kenaikan harga yang sempat terjadi awal pekan ini setelah pengumuman rencana perusahaan untuk menjadikan Bitcoin (BTC) sebagai aset cadangan perusahaan.
Berdasarkan data dari Google Finance, harga saham GME turun ke level US$22,09, yang berdampak pada penyusutan kapitalisasi pasar perusahaan hampir sebesar US$3 miliar dalam waktu singkat. Aawalnya, nilai kapitalisasi pasar GameStop diperkirakan berada di angka US$12,7 miliar. Namun, setelah penurunan harga saham sebesar 22,1%, nilai pasar perusahaan turun menjadi sekitar US$9,87 miliar.
Baca juga: GameStop Jadikan Bitcoin Aset Cadangan Perusahaan
Aksi jual besar-besaran ini terjadi setelah GameStop merilis rencana pada Rabu (26/3/2025) untuk menggalang dana sebesar US$1,3 miliar melalui penerbitan obligasi konversi dengan bunga 0%, sebagai upaya mendanai pembelian Bitcoin. Meskipun sempat disambut antusias oleh komunitas kripto, euforia itu mereda sehari setelahnya karena investor mulai mencermati lebih dalam skema pendanaan tersebut.
Louis Liu, Chief Investment Officer dari Mimesis Capital, menyebut dalam postingan di X bahwa banyak pemegang saham tidak menyukai langkah ini.
“Terjadi peralihan kepemilikan saham dengan volume besar,” tulisnya.
Penurunan harga saham ini juga diperkirakan berkaitan dengan periode penetapan harga obligasi konversi. Calon pembeli obligasi kemungkinan menjual atau melakukan short terhadap saham GME demi memanfaatkan momen tersebut.
Analis juga menilai bahwa langkah GameStop ini bisa jadi merupakan upaya mengalihkan perhatian dari permasalahan mendasar dalam model bisnis mereka.
“Investor tidak sepenuhnya optimistis terhadap bisnis utama GameStop. Kalau Bitcoin dijadikan poros utama, bagaimana dengan bagian bisnis lainnya?” ujar Bret Kenwell, analis dari eToro AS, seperti yang dikutip dari Reuters.
Peristiwa ini juga menggambarkan pandangan pasar yang cenderung lebih pesimis terhadap Bitcoin, di tengah ketidakpastian ekonomi global seperti perang dagang yang masih berlangsung. Faktor-faktor ini turut menekan harga aset kripto secara keseluruhan.
Hingga artikel ini ditulis, Bitcoin diperdagangkan di kisaran US$85.300 dengan penurunan lebih dari 2% dalam 24 jam terakhir dengan kapitalisasi pasar yang anjlok ke US$1,69 triliun, menurut data CoinMarketCap.
GameStop bukanlah perusahaan publik pertama yang mengonversi cadangan kas mereka ke Bitcoin. Langkah ini sebelumnya dilakukan oleh Strategy, perusahaan yang dipimpin Michael Saylor.
Keberhasilan Strategy setelah langkah tersebut mendorong banyak perusahaan lain mengikuti jejaknya, terutama sejak Donald Trump berjanji menjadikan Amerika Serikat sebagai pusat utama pengembangan aset digital.
Baca juga: Portofolio Kripto Strategy Tembus 500.000 Bitcoin!
Konten baik berupa data dan/atau informasi yang tersedia pada Coinvestasi hanya bertujuan untuk memberikan informasi dan referensi, BUKAN saran atau nasihat untuk berinvestasi dan trading. Apa yang disebutkan dalam artikel ini bukan merupakan segala jenis dari hasutan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli dan menjual aset kripto apapun.
Perdagangan di semua pasar keuangan termasuk cryptocurrency pasti melibatkan risiko dan bisa mengakibatkan kerugian atau kehilangan dana. Sebelum berinvestasi, lakukan riset secara menyeluruh. seluruh keputusan investasi/trading ada di tangan investor setelah mengetahui segala keuntungan dan risikonya.
Gunakan platform atau aplikasi yang sudah resmi terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Platform jual-beli cryptocurrency yang terdaftar dan diawasi BAPPEBTI dapat dilihat di sini.
Topik
Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.