GameFi Diprediksi Jadi Trend Crypto Selanjutnya!

Anisa Giovanny

10th December, 2021

Mengikuti popularitas DeFi dan NFT, kini GameFi mulai masuk sebagai hal besar di industri crypto. Sesuai data Google Trend, volume pencarian global untuk “GameFi” telah melonjak lebih dari 100% dalam waktu lima bulan.

GameFi bukan hanya mendapatkan daya tarik dari komunitas crypto tetapi di komunitas game atau keuangan secara umum. 

Potensi GameFi di masa depan diprediksi sangat besar, jika merujuk pada industri game saja diprediksi pasarnya akan mencapai  USD 314,40 miliar pada 2026. Beberapa perusahaan video game terbesar antara lain Sony, Tencent , Nintendo, dan Microsoft, masing-masing memiliki pendapatan game lebih dari 10 miliar dolar.

Jika game-game ini menggabungkan antara Game dan DeFi dengan memasukkan crypto atau bahkan NFT ke dalam sistem game, maka trend ini bisa jadi akan semakin meledak dan meraih adopsi besar-besaran.

Industri game telah melihat banyak daya tarik dengan perkiraan 41,9 juta gamer memiliki crypto.

Dalam hal pendapatan, industri game kripto diyakini memiliki pendapatan pasar sebesar $321 juta pada tahun 2020. Ke depan, sebuah laporan baru-baru ini memperkirakan bahwa pasar game global akan bernilai sekitar $178 miliar pada tahun ini.

Dikutip dari Ambycrypto, Kieran Warwick, salah satu Pendiri di platform game Illuvium, menjelaskan bagaimana GameFi dapat membawa investor baru lewat games dengan cara yang menarik. 

Gabby Dizon dari Yield Guild juga percaya bahwa DeFi dan GameFi berjalan beriringan. Dia  menjelaskan menggabungkan keduanya akan menghasilkan play-to-earn dan metaverse, di mana orang memiliki aset di berbagai pengalaman bermain game. Pada tahun 2025, beberapa prediksi menempatkan kapitalisasi pasar metaverse menjadi sekitar $300 miliar.

Dari uraian tersebut bisa dilihat bahwa GameFi bisa menjadi trend di industri crypto selanjutnya. Di bidang game, Axie Infinity sempat mengumpulkan $152 juta. Sebelum itu, Huobi Ventures meluncurkan dana $10 juta untuk Proyek GameFi.

Dalam cakupan global GameFi bisa dibilang menjadi hal yang cukup menjanjikan, namun jika ditarik lebih dekat bagaimana kabar GameFi di Indonesia?

Untuk mendapatkan jawabannya, Coinvestasi melakukan wawancara eksklusif dengan Andre, salah satu penggiat GameFi di Indonesia yang telah mengelola ratusan scholarship Axie Infinity.

Potensi GameFi di Indonesia

Menurutnya trend GameFi di Indonesia masih sangat kecil dan dalam tahap awal dibandingkan dengan negara Filipina dan Vietnam.

Namun hal tersebut bukan tanpa alasan, sebab untuk memulai GameFi paling tidak diperlukan modal dan memiliki kemampuan dasar blockchain agar proses bermain game dapat berjalan lancar dan tentunya menghasilkan keuntungan.

“GameFi tidak seperti non blockchain gaming yang tinggal start games saja untuk memulai permainan,” kata Andre.

Karena itu salah satu cara untuk membuat GameFi mendapatkan adopsi luas di Indonesia bisa menggunakan sistem Guild, sehingga para gamer yang ingin masuk ke GameFi namun tidak memiliki modal dapat masuk ke industri ini. 

Guild sendiri merujuk pada program scholarship yang diberikan ke player & biasanya dalam jumlah banyak (lebih dari 100 scholar).

Metode ini lah yang digunakan di Axie untuk menarik lebih banyak pemain, hasilnya Axie Infinity menjadi salah satu gamefi dengan pengguna terbanyak di dunia yakni 102 ribu pengguna dengan volume 22,95 juta dollar AS.

“ Selama gamefi masih menghasilkan keuntungan dari system scholarship, guild pasti selalu ada,” kata Andre.  

Kiat Memilih GameFi

Dengan adopsi yang masih kecil di Indonesia, maka ini bisa dijadikan peluang untuk para gamer masuk lebih dulu dan memperoleh pendapatan dari trend ini. Agar tidak salah langkah dalam memilih GameFi, Andre pun membagikan beberapa tips yang bisa digunakan.

“ Lebih cermat saat memilih game, apakah ingin diinvestasikan dan mampu membawa nilai kesenangan selain untuk cari keuntungan, kalau yang ingin masuk scholar harus lebih giat cari program tersebut,” terangnya.

Namun ada hal-hal yang harus dilihat dari GameFi yang menjanjikan, yakni tetap membawa konsep menyenangkan dan bukan hanya cari keuntungan semata.

” GameFi yang akan berhasil itu adalah permainan yang seru dan asyik dimainkan tanpa ada nilai value token di dalamnya. Minecraft adalah contoh nyata sandbox yang sukses meski seseorang player menghabiskan 2 bulan untuk membuat candi di sana tanpa dibayar karena ada nilai “fun”. Kemudian Games yang ringan dan bisa dimainkan di semua gadget akan cenderung lebih sukses daripada games yang memerlukan gadget spek tinggi,” kata Andre.

Bagaimana perkembangan GameFi lebih lanjut dan apa saja rekomendasi GameFi yang akan booming tahun depan? Dapatkan jawabannya di Coinfest 2022 besok 11 Desember pukul 10.00 langsung di Youtube Coinvestasi. Daftarkan diri Kamu di Coinfest.id

Anisa Giovanny

Anisa tertarik dengan dunia tulis menulis dan copyediting sejak bangku SMA dan diperdalam di dunia perkuliahan. Saat ini tertarik dan tengah mendalami bidang ekonomi terutama terkait investasi dan cryptocurrency

Anisa tertarik dengan dunia tulis menulis dan copyediting sejak bangku SMA dan diperdalam di dunia perkuliahan. Saat ini tertarik dan tengah mendalami bidang ekonomi terutama terkait investasi dan cryptocurrency