Berita Industri · 5 min read

ETF Ethereum Spot Resmi Disetujui SEC AS

Jumat, 24 Mei 2024
Coinvestasi Ads Promo - Advertise

US Securities and Exchange Commission (SEC) telah memberikan persetujuan untuk formulir pengajuan 19b-4 dari Exchange-Traded Fund (ETF) Ethereum spot yang berbasis di AS, sebuah langkah penting yang menandai kemenangan besar bagi industri kripto.

“Setelah melakukan peninjauan yang seksama, SEC menemukan bahwa Proposal tersebut konsisten dengan Exchange Act dan peraturan-peraturan di bawahnya yang berlaku untuk sebuah bursa sekuritas nasional,” menurut dokumen SEC pada Kamis (23/5/2024).

Persetujuan ini membuka jalan bagi peluncuran delapan aplikasi ETF ETH, termasuk dari VanEck, Grayscale, BlackRock, Invesco & Galaxy, Bitwise, ARK Invest & 21 Shares, Fidelity, dan Franklin Templeton, yang dijadwalkan untuk diperdagangkan di bursa Nasdaq, NYSE Arca, dan Cboe BZX Exchange.

Adapun persyaratan yang diminta SEC adalah para penerbit dilarang untuk menambahkan fitur staking ETH yang menghasilkan yield.

Baca juga: Harapan Persetujuan ETF Ethereum Spot Didorong oleh Politik AS

Prospek Harga Ethereum ke Depan

Persetujuan ETF Ethereum spot ini menjadi tonggak sejarah penting bagi industri kripto, yang sebelumnya dilanda keraguan atas persetujuan regulator sekuritas tersebut. Para pengamat industri optimis bahwa peluncuran ETF ini akan meningkatkan adopsi Ethereum oleh investor institusi dan mendorong lonjakan harga.

Baru-baru ini, Head of FX Research and Digital Assets Research dari Standard Chartered Bank, Geoff Kendrick, memperkirakan bahwa peluncuran ETF spot ETH dapat menarik arus masuk dana hingga 2,39-9,15 juta Ether (ETH) atau setara dengan US$15 miliar-US$45 miliar dalam 12 bulan pertama. 

Jika performa Ether stabil atau meningkat, Standard Chartered memprediksi bahwa aset kripto ini dapat menembus level US$8.000 pada akhir 2024 dan melonjak hingga US$14.000 pada 2025.

Saat artikel ini ditulis, harga Ether terpantau stabil di sekitar US$3.797 dengan kenaikan 1% dalam 24 jam terakhir.

Untuk saat ini, industri kripto masih harus tetap menunggu persetujuan untuk formulir S-1 yang diajukan oleh para penerbit ETF, yang akan menjadi tahap akhir dalam peluncuran ETF ETH spot.

Baca juga: Standard Chartered Ramal ETF Ethereum Spot Bakal Disetujui Pekan Ini

Coinvestasi Ads Promo - Advertise

Disclaimer

Seluruh konten berupa data dan atau informasi yang tersedia di Coinvestasi hanya bertujuan sebagai informasi dan referensi. Konten ini bukan saran atau nasihat investasi maupun trading. Seluruh pernyataan dalam artikel tidak dimaksudkan sebagai ajakan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli atau menjual aset kripto apa pun.

Perdagangan di pasar keuangan, termasuk aset kripto, mengandung risiko dan dapat menyebabkan kerugian hingga kehilangan seluruh dana. Kamu wajib melakukan riset secara mandiri sebelum mengambil keputusan. Seluruh keputusan investasi atau trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu setelah memahami risiko yang ada.Gunakan hanya platform atau aplikasi aset kripto yang terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Daftar platform aset kripto yang berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dapat diakses melalui di sini.

author
Dilla Fauziyah

Editor

arrow

Terpopuler

Loading...
Coinvestasi Ads Promo - Advertise
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...

#SemuaBisaCrypto

Belajar aset crypto dan teknologi blockchain dengan mudah tanpa ribet.

Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.