Pemula
Untuk kamu yang baru mau mulai masuk dan belajar dasar - dasar cryptocurrency dan blockchain.Temukan ragam materi mulai dari Apa itu Cryptocurrency, apa itu Bitcoin, hingga Apa itu NFT.
ETF Ethereum · 6 min read

Rumor bahwa Securities and Exchange Commission (SEC) akan mempertimbangkan kembali persetujuan Exchange-Traded Fund (ETF) Ethereum spot telah mendorong harga Ether (ETH) naik signifikan 19,5% pada Selasa (21/5/2024).
Harga Ether terpantau naik ke US$3.686, mengalami peningkatan sebesar 19% dalam 24 jam terakhir. Katalis utama dari peningkatan harga aset kripto terbesar kedua ini tidak lepas dari desas-desus tentang persetujuan ETF Ethereum spot di Amerika Serikat.

Sebelumnya, pasar cenderung pesimis terhadap peluncuran produk investasi tersebut karena SEC yang terus menunda keputusannya, sehingga banyak yang memperkirakan aplikasi ETF ETH akan ditolak.
Namun, analis ETF dari Bloomberg, James Seyffart dan Eric Balchunas, telah mengubah prediksi mereka terhadap peluang persetujuan ETF ETH spot dari 25% menjadi 75%. Hal ini terjadi setelah mereka mendengar kabar bahwa SEC akan mulai mempertimbangkan kembali keputusannya untuk menyetujui atau menolak beberapa aplikasi ETF kripto karena isu ini kini menjadi “semakin politis.”
SEC diharuskan memberikan keputusan untuk menyetujui atau menolak ETF ETH spot VanEck pada minggu ini, dengan tenggat waktu jatuh pada 23 Mei. Beberapa pengaju lainnya yang saat ini juga menunggu keputusan termasuk ARK 21Shares, Hashdex, Invesco Galaxy, BlackRock, dan Fidelity.
Adapun aset kripto lainnya juga mengalami peningkatan selama 24 jam terakhir mengikuti harga Ether. Bitcoin (BTC), BNB (BNB), dan Solana (SOL) masing-masing meningkat 6%, 4%, dan 7%, menurut data CoinGecko.
Baca juga: ETF Bitcoin dan Ethereum Spot Hong Kong Sepi Peminat
Seluruh konten berupa data dan atau informasi yang tersedia di Coinvestasi hanya bertujuan sebagai informasi dan referensi. Konten ini bukan saran atau nasihat investasi maupun trading. Seluruh pernyataan dalam artikel tidak dimaksudkan sebagai ajakan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli atau menjual aset kripto apa pun.
Perdagangan di pasar keuangan, termasuk aset kripto, mengandung risiko dan dapat menyebabkan kerugian hingga kehilangan seluruh dana. Kamu wajib melakukan riset secara mandiri sebelum mengambil keputusan. Seluruh keputusan investasi atau trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu setelah memahami risiko yang ada.Gunakan hanya platform atau aplikasi aset kripto yang terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Daftar platform aset kripto yang berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dapat diakses melalui di sini.
Topik
Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.