Empat Negara Ini Uji Coba CBDC Lintas Batas

Rossetti Syarief

2nd September, 2021

Sebagai bagian dari Proyek Dunbar Bank for International Settlements yang baru, bank sentral Australia, Malaysia, Singapura, dan Afrika Selatan bekerjasama untuk membangun platform prototipe untuk mata uang digital bank sentral lintas batas (CBDC).

Berita tersebut diumumkan hari ini, tepatnya pada tanggal 2 September melalui Bank for International Settlements. Pengumuman tersebut menggambarkan prototipe sebagai berikut:

“Platform multi-CBDC ini akan memungkinkan lembaga keuangan untuk bertransaksi langsung satu sama lain dalam mata uang digital yang dikeluarkan oleh bank sentral yang berpartisipasi, menghilangkan kebutuhan akan perantara dan memangkas waktu dan biaya transaksi.”

Pusat Inovasi BIS Singapura juga berinisiatif menjadi ujung tombak proyek ini. Seperti yang dijelaskan, prototipe akan berfungsi secara eksklusif dalam grosir, aplikasi institusional daripada penggunaan ritel. 

Perwakilan BIS tidak membalas permintaan The Block untuk klarifikasi soal itu. Tujuan akhirnya hampir sama dengan kasus penggunaan apapun untuk CBDC grosir.

Perwakilan BIS menegaskan, jika waktu penyelesaian yang lebih cepat pada pembayaran lintas batas tanpa gesekan saat ini, menjadi perhatian utama mereka.

Gubernur Federal Reserve, Christopher Waller, menyebut mereka sebagai solusi untuk mencari masalah yang ia ungkapkan dalam pidatonya baru-baru ini.

Sementara Ketua Fed, Jerome Powell, menyatakan dengan terang-terangan keraguannya tentang manfaat utama ‘mereka’.

Sayangnya, belum ada Indonesia dalam uji coba ini. Bank Indonesia menyatakan tidak ingin buru-buru menerbitkan mata uang digital tersebut.

Meski begitu, Kepala Departemen Komunikasi BI, Erwin Haryono, sudah menyampaikan jika saat ini Indonesia akan terus mengamati perkembangan penggunaan cryptocurrency secara mendetail.

Pihak BI juga sudah menyusun regulasi dan desain secara khusus mengenai CBDC ini secara intens. 

Rossetti Syarief

Rossetti memiliki minat menulis dalam berbagai sisi. Seperti menulis jurnal, artikel edukasi, artikel pemasaran, dan juga berita harian. Saat ini sedang mendalami bidang ekonomi terutama investasi dan cryptocurrency agar bisa menulis dari sudut pandang tersebut dengan baik

Rossetti memiliki minat menulis dalam berbagai sisi. Seperti menulis jurnal, artikel edukasi, artikel pemasaran, dan juga berita harian. Saat ini sedang mendalami bidang ekonomi terutama investasi dan cryptocurrency agar bisa menulis dari sudut pandang tersebut dengan baik