Coinvestasi Telegram Group Coinvestasi Telegaram Channel

Digitex Janjikan Exchange Bebas Biaya!

Aulia Medina     Friday, March 8 2019

Perusahaan startup blockchain, Digitex Futures siap meluncurkan exchange masa depan yang bebas komisi. Platform ini berencana untuk menambahkan pasar berjangka tradisional, termasuk forex, metal, komoditi dan index untuk pilihan kripto dengan tujuan menarik perhatian beberapa grup pedagang berbeda.

Platform Digitex

Salah satu tujuan dari startup baru ini adalah untuk mengisi kekosongan yang Digitex lihat pada pasar exchange. Perusahaan tersebut mencatat bahwa exchange yang teregulasi menawarkan tingkat keamanan yang tinggi bersamaan dengan bayaran yang tinggi. Platform yang lebih kecil berarti lebih murah untuk para pedagang tetapi memiliki resiko karena mereka lebih menarik untuk penjahat kripto.

Contohnya, pada bulan Januari 2019, Exchange asal New Zealand, Cryptopia diserang dan ribuan penggunanya kehilangan dana dari dompet Ethereum (ETH). Kerusakan yang diperbuat oleh pencurian cyber ini memakan lebih dari $16.1 juta.

Digitex berkata bahwa exchange yang terdesentralisasi membebankan biaya yang lebih rendah dan menyediakan keamanan yang lebih baik tetapi kurangnya adopsi pengguna menyebabkan likuiditas yang rendah.

Perusahaan tersebut mengatakan bahwa mereka telah berhasil membangun salah satu komunitas paling aktif di industri, dengan lebih dari 65,000 anggota di saluran Digitex Telegram. Pada bulan Februari 2019, Digitex mengumumkan bahwa mereka mencapai 1 juta anggota pengguna yang mendaftar di daftar tunggu mereka dan menunggu peluncuran platform Digitex.

Baca juga: Blockstream Merilis Peningkatan Implementasi Lightning Network

Digitex bisa berkata seperti itu dikarenakan tingginya permintaan dari proyek mereka, mereka siap untuk meluncurkan exchange tersebut pada 30 April mendatang. Bahkan, rencana untuk kuartal yang akan datang termasuk aplikasi seluler untuk perdagangan cepat sedang dalam proses pembuatan.

“Digitex bertujuan untuk mencapai “sweet spot” dengan mengoptimalkan seluruh fitur yang pedagang butuhkan,” terang Digitex. Perusahaan ini akan menyediakan pembuat pasar otomatis, mudah untuk digunakan, antarmuka pengguna perdagangan ne-klik, likuiditas terjamin melalui permintaan tinggi dan nol biaya perdagangan.

Pasar Berjangka Tradisional

Digitex Future berencana menawarkan penggunanya tidak hanya berbagai kontrak berjangka crypto untuk Bitcoin (BTC), Litecoin (LTC) dan ETH tetapi juga pasar berjangka tradisional, termasuk forex, metal, komoditi dan index. Mereka juga akan menambahkan persediaan selama kuartal ketiga tahun ini serta pasar berjangka cryptocurrency tambahan sesuai permintaan.

Perusahaan tersebut juga mengatakan rencananya untuk memperpanjang platformnya diluar pasar kripto dan menarik bagi pedagang berjangka ritel tradisional yang tertarik dengan perdagangan bebas komisi di pasar yang mereka kenal. Digitex juga akan menambahkan persediaan pasar selama paruh kedua 2019, yang menurut perusahaan harus “membuat audiensi untuk exchange berpotensi besar.”

Digitex dibangun di blockchain Ethereum, dan perusahaan tersebut mengatakan bahwa ini akan menjadi salah satu platform pertama yang mengimplementasikan solusi penskalaan Ethereum.

Semua saldo akun akan dikirim ke smart contract yang diprogram di blockchain Ethereum. Platform akan bersifat non-penahanan, jadi pedagang akan bertanggung jawab untuk kunci pribadi mereka. Mereka akan ditawarkan kesempatan untuk membuat akun yang terdesentralisasi, yang akan ditayangkan setelah Digitex mengimplementasikan protokol Plasma pada sistemnya di kuartal ketiga 2019. Disaat bersamaan, perusahaan menjamin bahwa dana tersebut aman dan terlindungi dari serangan peretas.

Walaupun exchangenya gratis, pedagang yang ingin menggunakan platform ini harus membeli mata  uang asli Digitex, yaitu token DGTX melalui Digitex Treasury atau salah satu mitra perusahaan. Startup ini mengatakan bebas biaya harus meningkatkan permintaan exchange, dan sebagai hasilnya akan menyebabkan peningkatan permintaan untuk token DGTX.

Sumber