Dapat $400 Juta di Pendanaan Serie A, Kini FTX US Bernilai $8 Miliar

Anisa Giovanny

28th January, 2022

FTX US telah mengumpulkan putaran pendanaan seri A senilai $400 juta dengan nilai $8 miliar. Beberapa perusahaan yang mengikuti putaran ini adalah Paradigm, Temasek, Multicoin Capital, Lightspeed Venture Partners, dan SoftBank Vision Fund 2.

Pendanaan ini terjadi setelah perusahaan induk FTX menghasilkan $420,69 juta pada Oktober dengan penilaian $25 miliar.

“ Kenaikan ini berarti bagi kami karena menunjukkan FTX US adalah salah satu pertukaran crypto yang bisa bersaing, ini juga merupakan sinyal bahwa kami dapat berkembang dengan cepat,” kata Presiden FTX AS Brett Harrison.

Bursa ini pun berencana untuk memanfaatkan pendanaan untuk meningkatkan basis pelanggannya lebih jauh, baik melalui investasi dalam produknya sendiri atau pemasaran digital dan melakukan kemitraan dengan tokoh-tokoh terkemuka.

Bursa ini juga berencana untuk merekrut staff-staff terbaik untuk mendukung perkembangan di masa depan.

“Dengan modal ini, kita bisa keluar dan bersaing dan merekrut orang-orang terbaik,” ujarnya.

Rencana FTX US

Bursa milik Sam Bankman Fried yang berbasis di Chicago diluncurkan pada tahun 2020 oleh mantan eksekutif perdagangan frekuensi tinggi Wall Street, dan bersaing dengan pertukaran crypto terkemuka Coinbase dan Binance. 

Pada Oktober, FTX US mengakuisisi LedgerX sebagai langkah untuk memperluas ke perdagangan berjangka dan opsi crypto. FTX US memiliki volume harian rata-rata sekitar $360 juta pada kuartal ketiga, menurut perusahaan.

Penggunanya meningkat 52% dari kuartal ke kuartal, meskipun perusahaan telah menolak untuk membagikan berapa banyak pengguna yang dimilikinya secara keseluruhan.

Harrison mengatakan pada Decrypt, salah satu pendorong utama meningkatkan pengguna di bursa adalah FTX NFT yang bekerja di jaringan Solana dan Ethereum.

Dia menggambarkan NFT sebagai “alat orientasi yang hebat” yang membawa banyak orang ke industri kripto meski mereka tidak terlalu memahami soal blockchain namun tertarik dengan seni dan koleksi digital.

Ke depan, FTX US bertujuan untuk memperluas penawaran derivatif dan  berencana untuk meluncurkan margin, crypto futures, dan opsi untuk trader retail pada tahun 2022.

 “Ada pasar besar yang belum dimanfaatkan di sini di AS untuk perdagangan semacam itu,” jelasnya.

Dapatkan informasi terbaru tentang FTX di akun twitter dan telegram resmi FTX Indonesia. 


Disclaimer: Platform ini belum terdaftar di BAPPEBTI.

Kami tidak menyarankan trading dan investasi digital asset secara ceroboh. Pastikan Anda sudah mempelajari serta mengetahui dan menerima resiko yang ada.

Semua trading / investasi digital asset harus dilakukan secara mandiri dan tanpa paksaan, serta sebaiknya menggunakan exchange yang resmi terdaftar di BAPPEBTI.

Konten ini bertujuan untuk edukasi, bukan ajakan atau saran legal trading dan investasi.

Anisa Giovanny

Anisa tertarik dengan dunia tulis menulis dan copyediting sejak bangku SMA dan diperdalam di dunia perkuliahan. Saat ini tertarik dan tengah mendalami bidang ekonomi terutama terkait investasi dan cryptocurrency

Anisa tertarik dengan dunia tulis menulis dan copyediting sejak bangku SMA dan diperdalam di dunia perkuliahan. Saat ini tertarik dan tengah mendalami bidang ekonomi terutama terkait investasi dan cryptocurrency