Coinvestasi Telegram Group Coinvestasi Telegaram Channel

Circle USDC Akhiri Hubungan Monogaminya dengan Ethereum

Wafa Hasnaghina     Friday, June 26 2020

USDC memutuskan hubungan monogaminya dengan dengan Ethereum. Saat ini USDC mulai mencari hubungan dengan blockchain lainnya.

Center, kolaborasi antara Coinbase dan Circle yang mengelola stablecoin USDC, pada Rabu, 24 Juni 2020 mengumumkan kerangka kerja dalam mendukung multi-rantai pada USDC. Algorand akan menjadi blockchain non-Ethereum pertama yang mengerahkan dukungannya pada USDC, yang pertama dalam memproses garis panjang protokol dalam mengintegrasikan stablecoin terpopuler kedua di dunia.

Akhiri Hubungan Monogami dengan Ethereum, Ini Tujuan Circle USDC dan Algorand!

Dalam berita tersebut, Center mengindikasikan bahwa Algorand terpilih sebagai yang pertama dalam peingintegrasian USDC dengan alasan karena proyek ini akan dioptimalkan untuk aplikasi keuangan bervolume tinggi. Circle akan mengoperasikan token bridge yang memungkinkan USDC di platform Algorand dapat ditukar dengan token ERC-20 USDC pada blockchain Ethereum. Seperti semua USDC, stablecoin pada protokol Algorand akan didukung oleh cadangan fiat.

USDC telah menjadi aset stablecoin yang populer dan penting dalam ekosistem Ethereum. Hal itu digunakan dalam membantu menstabilkan protokol Maker setelah crash yang terjadi pada mata uang crypto pada Maret 2020 lalu. Serta, membuatnya secara resmi diterima sebagai pembayaran pajak di Bermuda, dan membantu memfasilitasi perdagangan margin di Binance dan pertukaran lainnya.

“Karena semakin banyak lembaga keuangan dan perusahaan mencari cara membangun aplikasi keuangan yang terdesentralisasi, mereka membutuhkan infrastruktur yang sesuai dan stablecoin yang sesuai, diatur, dan diterima secara luas,” kata COO Yayasan Algorand, Fangfang Chen dalam siaran pers tersebut.

“Kami sangat senang dapat bermitra dengan Circle dalam menyediakan lembaga keuangan dengan fasilitas yang mereka butuhkan dalam memanfaatkan keunikan dari USDC dan menawarkan solusi setingkat perusahaan dalam membangun kasus-kasus penggunaan di dunia sebenarnya.”

Baca juga: Dukung Pengembang DeFi, Coinbase Luncurkan USDC

Selain Ethereum dan Algorand, Apakah Circle Punya Kemitraan Lain?

Kisah USDC ini juga menjadi semacam peringatan terhadap kegundahan yang terjadi di seputar aset tersentralisasi, bahkan jika kegundahan tersebut dipatok dengan mata uang cadangan dunia.

Pada Oktober 2019 silam, Coinbase mulai menawarkan rewards untuk menyimpan USDC di akun Coinbase yang sebanding dengan suku bunga dari beberapa anggota industri perbankan yang ada. Meskipun delapan bulan kemudian, tingkat rewards yang diberikan tanpa basa-basi dipangkas hampir 90% dengan diumumkan satu hari sebelumnya, membuat banyak loyalis USDC bingung akan hal tersebut.

Meski terjadi kesulitan seperti itu di awal, Algorand telah melakukan banyak kemitraan dalam berbagai industri, seperti real estat, game, dan media sosial.

Dalam pengumuman tersebut, Center menyerukan proyek-proyek blockchain tambahan yang menarik dalam guna membahas implementasi kerangka kerja multi-rantai baru, tetapi pernyataan ini tidak mengungkapkan adanya kemitraan selain dari ini atau kemitraan di masa mendatang. Awal tahun ini, Tether juga masuk ke dalam daftar blockchain Algorand.

Informasi ini dapat dibaca kembali di sini