Berita Industri · 8 min read

Changpeng Zhao Usulkan Dua Kripto Ini Jadi Aset Cadangan Nasional Kyrgyzstan

Selasa, 06 Mei 2025
changpeng zhao
Coinvestasi Ads Promo - Advertise

Co-Founder dan mantan CEO Binance, Changpeng “CZ” Zhao, mengusulkan agar Bitcoin dan BNB dijadikan sebagai dua aset kripto pertama dalam pembentukan cadangan nasional Kyrgyzstan. Pendapatnya ini merupakan bagian dari perannya dalam memberikan masukan strategis kepada pemerintah negara Asia Tengah tersebut.

Dalam postingan di X pada Senin (5/5/2025), Zhao menyebut bahwa Bitcoin dan BNB dapat menjadi fondasi awal dalam upaya Kyrgyzstan membangun kekuatan cadangan aset digital. Sebagai informasi, laporan Forbes pada 2024 menyebutkan bahwa Zhao menguasai sekitar 94 juta token BNB, yang setara dengan 64% dari suplai beredar BNB.

Hingga artikel ini ditulis, harga Bitcoin diperdagangkan di kisaran US$94.400, sementara BNB stagnan di harga US$598, menurut data CoinMarketCap.

Usulan ini menyusul pengumuman sebelumnya bahwa Zhao kini menjadi penasihat resmi untuk National Investment Agency (NIA) Kyrgyzstan dalam hal kebijakan blockchain dan kripto. Pada 3 April 2025, Zhao sempat menyatakan bahwa dirinya secara formal maupun informal telah memberikan saran kepada berbagai pemerintah dunia terkait kerangka regulasi dan solusi berbasis blockchain dan menganggap pekerjaan ini sebagai sesuatu yang sangat bermakna.

Baca juga: Changpeng Zhao Prediksi 95% Investor Kripto Tak akan Bertahan Lama

Upaya Kyrgyzstan Rangkul Kripto

Tak hanya itu, Kyrgyzstan juga dikabarkan tengah menyiapkan peluncuran stablecoin berbasis emas bernama Gold Dollar (USDKG) yang akan dipatok terhadap dolar AS. Stablecoin ini didukung oleh cadangan emas senilai US$500 juta dari Kementerian Keuangan negara tersebut.

Sebulan setelah Zhao mengumumkan perannya sebagai penasihat, Binance menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan NIA pada 4 Mei 2025 untuk meluncurkan Binance Pay di Kyrgyzstan. Melalui kerja sama ini, masyarakat Kyrgyzstan dapat melakukan transaksi menggunakan aset kripto, sekaligus mendapatkan akses ke program edukasi blockchain melalui Binance Academy yang akan bekerja sama dengan instansi pemerintah.

Sebelumnya, CEO Binance saat ini, Richard Teng, juga menyebut bahwa Binance telah aktif memberikan masukan kepada berbagai negara terkait strategi pengelolaan cadangan kripto nasional.

Baca juga: Changpeng Zhao Klarifikasi Tak Terlibat Kesaksian atas Justin Sun


Coinvestasi Ads Promo - Advertise

Disclaimer

Seluruh konten berupa data dan atau informasi yang tersedia di Coinvestasi hanya bertujuan sebagai informasi dan referensi. Konten ini bukan saran atau nasihat investasi maupun trading. Seluruh pernyataan dalam artikel tidak dimaksudkan sebagai ajakan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli atau menjual aset kripto apa pun.

Perdagangan di pasar keuangan, termasuk aset kripto, mengandung risiko dan dapat menyebabkan kerugian hingga kehilangan seluruh dana. Kamu wajib melakukan riset secara mandiri sebelum mengambil keputusan. Seluruh keputusan investasi atau trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu setelah memahami risiko yang ada.Gunakan hanya platform atau aplikasi aset kripto yang terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Daftar platform aset kripto yang berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dapat diakses melalui di sini.

author
Dilla Fauziyah

Editor

arrow

Terpopuler

Loading...
Coinvestasi Ads Promo - Advertise
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...

#SemuaBisaCrypto

Belajar aset crypto dan teknologi blockchain dengan mudah tanpa ribet.

Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.