Coinvestasi Telegram Group Coinvestasi Telegaram Channel

CEO Rekeningku.com : Halving Bisa Buat Miners Kecil Hentikan Operasionalnya

anisa giovanny     Friday, May 8 2020

Halving Bitcoin adalah peristiwa yang sangat diantisipasi bagi industri dan penggiat aset crypto. Ini membuat Bitcoin memiliki prospek bullish, karena reward block akan dikurangi setengahnya. Di halving ketiga ini reward akan dikurangi dari 12,5 BTC menjadi 6,25 BTC.

Halving ini akan membuat permintaan bisa menjadi melonjak sedangkan jumlah kesediaan tidak banyak. Di mana akan berlangsung hukum permintaan dan penawaran yang bisa mengerek harga Bitcoin ke atas.  

Mining Farm dan Miners Bisa Hadapi Kesulitan 

Namun selain harga yang diantisipasi untuk halving ini, ada mining farm dan para miners yang bersiap menghadapi tantangan baru demi menghasilkan Bitcoin.

Seperti yang diketahui untuk mendapatkan hadiah berupa Bitcoin, para miners harus memecahkan persoalan matematika yang rumit, dan saat atau sesudah halving tingkat kesulitan mendapatkan reward bisa makin sulit jika hash rate tinggi (artinya ada lebih banyak penambang di jaringan) dengan penghasilan Bitcoin yang justru berkurang.

Atau bisa juga tingkat kesulitan berkurang jika hash rate rendah (artinya ada lebih sedikit penambang di jaringan). Walau kedua skema ini kemungkinan terjadi, tetap saja miners dihadapkan dengan hasil reward yang lebih sedikit. 

Untuk mining farm ini akan menjadi tantangan bagaimana mereka bisa memberikan insentif bagi para miners yang bekerja lebih keras sedangkan hasil yang didapat berkurang. Namun mining farm tetap harus menggelontorkan daya listrik yang besar dan menyediakan perangkat keras untuk membuat operasi miners tetap berjalan. 

Karena itu pasca halving para mining farm lebih kecil ditakutkan harus gulung tikar karena tidak mampu membayar biaya operasional mining yang cukup besar, begitu juga membayar para miners yang bekerja. 

“ 1 detik setelah halving, biaya produksi miners akan langsung naik 2 kali lipat. Misalnya dari $6.000-$7.000 menjadi $12.000-$14.000. Jika kita ambil contoh harga BTC di $7.100 dan hanya akan naik ke $9.000 saja. Maka akan banyak miner yang mematikan mesin miningnya dan difficult rate akan turun. Yang bisa mengindikasikan jika miners dan mining yang kecil tapi biaya listriknya tinggi terpaksa berhenti beroperasi, “ Kata Sumardi, CEO Rekeningku.com

Baca juga: Menakar Nasib Halving Bitcoin di Tengah Pandemi Covid-19

Meski Makin Sulit, Miners Tetap Bisa Raih Keuntungan 

Halving bisa membuat miners gigit jari karena berkurangnya Bitcoin yang didapatkan, dan membuat investor girang karena dengan terbatasnya jumlah BTC yang beredar dengan tingkat permintaan yang semakin besar bisa membuat harga BTC naik. 

Namun, bukan berarti miners tidak bisa mendapatkan keuntungan jika harga Bitcoin mengalami kenaikan. Tapi dengan catatan kenaikan yang dihasilkan harus cukup signifikan untuk menutup biaya mining. 

Apalagi miners selama ini menjadi bagian besar dan teka-teki bagi Bitcoin. Di mana mereka menjadi salah satu faktor penting yang menyumbang persentase besar tekanan jual di BTC karena mereka benar-benar perlu likuidasi koin yang ditambang untuk menjaga operasi mereka tetap berjalan.

Terlepas dari pertukaran lainnya, para penambang bertanggung jawab atas sebagian besar arus masuk pertukaran, dan sementara pedagang biasanya membeli dan menjual Bitcoin, para penambang hanya menjual.

“ Dalam halving miners masih bisa senang, hanya saja kalau dalam halving ini BTC cuma naik $2.000 misalnya, dari $7.000 ke $9.000 maka investor yang senang tapi miners siap menderita. Karena cost of productionnya tidak didapat. Jadi kalau mereka mau untung kita harus berharap BTC mengalami kenaikan 2 kali lipat, karena reward mereka juga dipotong setengah, jadi minimal harus naik di $12.000-$14.000, “ ujar Sumardi lagi. 

Meski miners dan mining farm harus dihadapkan dengan kesulitan untuk menghasilkan Bitcoin sesudah halving, namun bukan berarti mereka akan menyerah. Dengan pengalaman menghadapi halving sebelumnya dan teknologi yang makin canggih tentu ini bisa diatasi.

Vice President Bithumb Global pun meyakini jika para miners  atau penambang tidak akan mudah berhenti dari area permainan (mining) ini. 

“Secara historis, halving memang meningkatkan harga dalam jangka pendek. Penambang sangat sadar akan hal ini dan merupakan risiko yang diperhitungkan ketika mereka berinvestasi di mesin mining. Beberapa penambang mungkin berhenti tetapi itu juga berarti mereka mendapat lebih banyak pangsa pasar, yang merupakan hal yang baik bagi para penambang pada umumnya, “ kata Vincent  


Adanya Halving ini tentu bisa memberikan dampak terhadap pola penyebaran mining farm, dan peningkatan kemampuan miners untuk memecahkan kode matematika yang semakin rumit. Miners pun juga berhak untuk melanjutkan atau tidak pekerjaannya dalam menghasilkan Bitcoin.

Mungkin memang akan ada mining farm yang harus tutup karena reward yang diberikan semakin sedikit. Siapa mining farm dan miners yang dapat memanfaatkan halving ini tentu akan bisa mendapatkan keuntungan dari peristiwa tersebut.

Ini adalah seri ketiga dari artikel seputar Bitcoin Halving, sebelumnya dapat Anda akses di sini.