Coinvestasi Telegram Group Coinvestasi Telegaram Channel

CEO Gemini: Chainlink (LINK) Sebuah Proyek Fantastis

Wafa Hasnaghina     Tuesday, April 21 2020

CEO sekaligus Co-Founder pertukaran digital aset Gemini, menyebut bahwa Chainlink (LINK) adalah sebuah “Proyek Fantastis”. 

LINK dengan Jaringan Terdesentralisasi

Chainlink (LINK) adalah jaringan terdesentralisasi yang menyediakan informasi (oracle) untuk kontrak pintar. Link didirikan pada tahun 2017 oleh Sergey Nazarov dan Steve Ellis yang bertujuan untuk memecahkan masalah pencarian sumber informasi tidak resmi dengan kontrak pintar untuk parameter pelaksanaannya.

Kontrak pintar ini dirancang untuk mengeksekusi secara otomatis ketika parameter tertentu terpenuhi, tetapi ketika parameter ini ada di luar rantai ada ketergantungan pada sumber informasi (atau yang dikenal sebagai oracle) untuk memberikan informasi yang diperlukan.

Oracle yang berada di luar jaringan ini cenderung terpusat dan bersandar pada pihak ketiga untuk memberikan informasi penting dengan cara yang dapat dipercaya dan dalam waktu yang genting.

ChainLink ini hadir dengan tujuan untuk memutus ketergantungan ini dengan memasukkan informasi ke dalam kontrak pintar melalui jaringan oracle yang terdesentralisasi yang bekerja sama di blockchain Link untuk memverifikasi dan meneruskan informasi penting ke kontrak ini.

Jaringan ChainLink ini memungkinkan pengguna yang memiliki umpan data atau informasi yang membawa API dengan mudah memberikan informasi kepada kontrak pintar dengan imbalan token LINK.

Baca juga: CEO Gemini: Crypto adalah Uang Masa Depan

Keterlibatan Gemini dengan Chainlink

Kisah keterlibatan antara Gemini dan Chainlink dimulai pada 13 Juni 2019, ketika CEO Block Journal memberi pertanyaan kapan akan mendaftarkan token Link kepada Gemini di Twitter:

Kemudian cuitan tersebut dibalas oleh Winklevoss 10 bulan kemudian dengan memberikan sebuah link yang menautkan sebuah postingan blog yang dirilis pada 9 April kemarin.

Lebih lanjut, dalam postingan blog tersebut Gemini mengumumkan bahwa mereka berencana mendukung tiga aset crypto baru pada platform perdagangannya, yaitu Chainlink (LINK), Dai (DAI), dan Orchid (OXT). 

Gemini juga mengatakan akan mengizinkan setoran LINK, DAI, dan OXT ke akun Gemini mulai 13:30 UTC pada 24 April 2020, dan menyebutkan bahwa perdagangan akan dimulai segera setelah peluncuran tersebut.

April 2020 adalah bulan pertama Gemini menambahkan dukungannya kembali untuk aset digital baru sejak Desember 2018 (ketika ia terakhir mendaftarkan Bitcoin Cash), dan langkah ini akan menjadikan total aset crypto yang didukung Gemini menjadi sembilan buah (Bitcoin, Ether, Bitcoin Cash, Litecoin, Zcash, Chainlink, Dai, Orchid, dan Chainlink).

Baru-baru ini Winklevoss dalam Twitter barunya membuat sebuah cuitan mengenai keterlibatan Gemini ini dan menyebutkan Link sebagai proyek fantastis serta salah satu dari banyak hal menjanjikan untuk pasar crypto kedepannya. 

Sumber