CEO BitMEX Arthur Hayes Ungkap Rencana Membuka Platform Opsi Crypto

By Aulia Medina     Wednesday, April 24 2019

Arthur Hayes, co-founder dan CEO BitMEX mengungkapkan bahwa perusahaannya berharap untuk membuka platform cryptocurrency dalam jangka menengah. Hayes memberikan pernyataan ini dalam sebuah interview di podcast Venture Coinist pada 12 April lalu.

Hayes — mantan pedagang ekuitas untuk Citigroup — menunjukan jadwal kasar untuk peluncuran prospektif, dia menyatakan:

“Kami berharap untuk memiliki platform opsi kami sendiri dalam jangka waktu 12-18 bulan.”

Hayes mengisyaratkan aspirasi untuk berinovasi daftar opsi,dia mengatakan “kami memiliki seseorang yang bekerja dengan beberapa profesor universitas dalam cara baru yang rumit untuk melakukan ini.”

Opsi adalah sejenis derivatif keuangan yang memberikan pembeli hak  — tapi bukan obligasi — untuk membeli atau menjual aset pada harga yang disetujui di masa mendatang. Mereka dirancang untuk berfungsi sebagai strategi untuk lindung nilai, perlindungan atau spekulasi dalam kondisi pasar yang berbeda.

Baca juga: Zebpay, Crypto Exchange Pertama yang Luncurkan Pembayaran BTC Lightning Network

BitMEX didirikan pada 2014 dan pada saat ini hampir mencapai $1,1 miliar dalam volume perdagangan harian, menjadikannya salah satu pertukaran crypto terbesar di dunia berdasarkan volume yang dilaporkan. Sebagai platform khusus turunan memang benar termasuk namun tidak termasuk dalam harga CoinMarketCap dan rata-rata volume untuk Bitcoin (BTC).

Seperti yang dilaporkan sebelumnya, Hayes memprediksi harga poin Bitcoin akan kembali ke $10,000 tahun ini, mengantisipasi pemulihan pasar yang akan dimulai pada awal Q4 2019.

Bersamaan dengan platform perdagangannya, BitMEX juga melakukan penelitian kedalam industri crypto, pada bulan Januari merilis sebuah laporan tentang dampak pasar bear 2018 pada penilaian memegang ICO proyek.

Pada bulan yang sama, BitMEX membantah laporan media yang menuduhnya menutup akun penduduk Amerika Serikat dan Quebec karena tindakan keras terhadap peraturan, mereka mengklaim bahwa hal tersebut tidak akurat dan sensasional.

Sumber