Cardano dan Co-Founder Ethereum Bergabung ke Perusahaan Analisis Prediktif

By Aulia Medina     Monday, February 11 2019

CEO Cardano (ADA) dan co-founder Ethereum (ETH), Charles Hoskinson resmi bergabung dengan perusahaan analisis prediktif, Endor. Dibangun pada tahun 2014, Endor mengklaim menjadi mesin prediksi pertama pembuat dibidang pengambilan keputusan bisnis berbasis blockchain dan platform analitik yang diberdayakan artificial intelligence (AI). Musim panas lalu, Endor dilaporkan berhasil mengumpulkan $45 juta dalam sebuah pre-sale token untuk teknologi analitik prediktifnya.

Menurut press release tersebut, Endor telah menaikan jabatan Hoskinson sebagai senior advisor, yang memberikan panduan dan bimbingan dalam kepatuhan industri cryptocurrency, desentralisasi, dan strategi blockchain. Hoskinson akan memimpin sebuah proyek strategi baru, yang intinya masih belum diungkapkan.

Baca juga: Putaran Dana $20 Juta di Perusahaan Blockchain Symbiont

Dalam press release tersebut, CEO Endor dan co-founder Yaniv Altshuler menyoroti asal keahlian Hoskinson dari pekerjaanya dalam blockchain umum yang terdesentralisasi, dan proyek cryptocurrency Cardano & Ethereum. Altshuler juga menguraikan keterlibatan Hoskinson dalam proyek selanjutnya.

Baru-baru ini, Hoskinson menyatakan bahwa pasar mata uang digital mungkin butuh 11 tahun untuk mendapatkan kembali harga tertinggi 2017, sementara industri akan jadi “ekosistem yang sangat berbeda pada poin tersebut.” Hoskinson juga mengatakan bahwa industri ini akan memiliki “jutaan bahkan miliaran” pengguna, juga menekankan bahwa salah satu poin kunci dari evolusi cryptocurrency adalah untuk menarik investor institusi

Pernyataan Hoskinson baru-baru ini yang dia buat di Twitter pada June, mengklaim bahwa seluruh Wall Street masuk ke sektor crypto akan membawa “10 miliar dolar.” Ketika dia ditanya oleh komentator apa yang sebenarnya komunitas cryptocurrency bangun, Hoskinson menjawab “dunia baru.”

Sumber