Broker Keuangan Global, TP ICAP Masuki Dunia Crypto

By Aulia Medina     Wednesday, June 19 2019

Broker besar di pasar keuangan global, TP ICAP, telah secara resmi memasuki cryptoworld dengan memperluas layanan mereka dan menjadi perantara antara klien yang ingin memperdagangkan Bitcoin berjangka.

Seperti yang Financial Times laporkan pada bulan Juli tahun lalu, mereka telah membentuk grup kerja yang bertujuan untuk memeriksa bagaimana perusahaan mencari tahu mengenai mata uang crypto dan satu tahun kemudian barulah perusahaan ini membuat langkah baru.

Perusahaan ini tengah berjuang dengan bisnis brokernya belakangan ini. Broker interdealer, yang secara tradisional mengandalkan perdagangan untuk bank, melihat volume mereka menyusut setelah krisis keuangan, dan peringatan laba dihapus 36% dari nilai pasar TP ICAP dalam satu hari tahun lalu. Semenjak itu, mereka memperoleh kembali sekitar 10% menjadi USD 2 miliar. Pendapatan perusahaan adalah GBP 1,763 miliar (USD 2,2 miliar) pada tahun 2018, atau 3% lebih tinggi dari tahun 2017.

Bekerjasama dengan crypto

Perusahaan ini memutuskan untuk melanjutkan rencana bekerja dengan crypto dan menjadikan mereka salah satu dari sedikit perusahaan keuangan tradisional yang melakukannya. Bitcoin berjangka populer dengan pemain yang lebih besar di industri keuangan karena mereka bisa mendapatkan eksposur ke aset digital yang mereka inginkan, sambil menghindari potensi risiko penipuan.

Baca juga: Siap Rilis, Facebook Coin Ungkap Dapat Banyak Dukungan

Proyek baru ini akan dikelola di London oleh Simon Forster dan Duncan Trenholme. Menurut Foster, perusahaan ini mengerti bahwa mata uang crypto mungkin akan mengganggu dan berdampak kepada kelas aset lainnya dimana mereka beroperasi, “kami merasa ini sangat penting untuk diinformasikan. Trenholme sendiri mengatakan kepada Bloomberg bahwa banyak institusi “mencari tahu bagaimana token dapat diperdagangkan atau disimpan secara sah dan Trenholme berharap lebih banyak proyek akan menyentuh pasar selama satu atau dua tahun mendatang.”

Rencana mereka untuk kedepannya adalah menambahkan non-deliverable forwards (NDF) yang terkait dengan bitcoin, tetapi juga membuka pekerjaan di Asia dan Amerika Serikat. Mereka melihat ke berbagai aset digital, dari mata uang crypto lainnya hingga ke aset yang ditokenisasi, dan mereka juga memikirkan mengenai perdagangan yang didasari pasar mata uang crypto.  

Untuk saat ini, perusahaan sedang bekerja dengan kontrak berjangka secara tunai yang perdagangkan di pasar publik, diatur dan dikelola oleh CME Group Inc.

Sementara itu, lembaga keuangan besar lainnya juga telah pindah ke ruang crypto, Fidelity Investments yang berbasis di AS. Platform perdagangan crypto yang banyak ditunggu-tunggu, Bakkt juga bertujuan untuk memulai pengujian penerimaan pengguna untuk bitcoin berjangka pada 22 Juli.

Sumber