Blockchain Mampu Hilangkan Kecurangan dalam Kejuaraan Dunia Catur

febrian surya

31st Maret, 2020

FIDE Candidates Tournament 2020 yang rencananya akan dihelat di Ekaterinburg, Rusia, telah resmi ditunda akibat virus corona. Namun, di tengah-tengah penundaan kejuaraan catur dunia tersebut, pihak penyelenggara memiliki visi jauh kedepan untuk melihat bagaimana teknologi blockchain dapat memberikan bantuan dalam jenis olahraga catur.

Turnamen kejuaraan dunia catur ini  mempertemukan 8 grandmaster, di mana masing-masing grandmaster tersebut akan bertemu satu sama lainnya, untuk memperebutkan gelar juara dunia Magnus Carlsen. Turnamen kejuaraan dunia catur ini sebelum ditunda dijadwalkan akan berlangsung sebanyak 14 putaran mulai dari 17 Maret – 3 April 2020.

Penundaan kejuaraan dunia catur tersebut ditunda setelah putaran ketujuh, dan kemudian muncul berita bahwa Rusia akan menunda penerbangan internasional sampai batas waktu yang belum ditentukan.

World Chess mengatakan kepada Cointelegraph, bahwa pihaknya sedang memeriksa pertandingan catur secara online dan memperkenalkan teknologi blockchain.  

CEO dari World Chess, Ilya Merenzon, dan Federasi Catur Internasional (FIDE), mengatakan kepada Cointelegraph, bahwa olahraga catur ditempatkan sangat baik selama pandemi virus corona ini.

“Tidak seperti olahraga lainnya, catur bisa dimainkan dan dinikmati sama baiknya secara online atau offline, hal ini yang membedakan olahraga catur dengan jenis olahraga lainnya.”

Namun yang masih menjadi masalah yakni adanya kecurangan saat bermain catur, seperti penggunaan bantuan mesin catur komputer saat bermain online, membuat catatan fiktif atau hasil pertandingan yang tidak pernah terjadi, hingga melakukan istirahat di kamar mandi, yang notabene tempat yang strategis.

Namun Merenzon, CEO dari World Chess, percaya bahwa dengan adanya mesin anti-curang berbasis blockchain dapat membantu mengindentifikasi dan mencegah perilaku tidak sportif saat bermain catur tersebut.

Saat ini pihak World Chess dan Algorand dalam beberapa bulan terakhir sudah bekerja sama untuk mengerjakan proyek mesin anti-curang berbasis blockchain, yang diharapkan bisa dirilis dalam beberapa minggu kedepan.

Di mana, mesin anti-curang berbasis blockchain untuk olahraga catur tersebut, memungkinkan merekam lebih dari seratus titik data untuk setiap gerakan – stempel waktu, biometrik pemain, evaluasi mesin catur, dll. Kemudian data-data tersebut akan disimpan dalam blockchain.

Untuk kompetisi FIDE Candidates Tounament 2020 di Rusia, belum ada kabar kapan akan dilanjutkan kembali, sedangkan kompetisi ini memiliki jadwal atau event selanjutnya yang akan dihelat di Dubai pada November 2020 nanti.

Sumber