Pemula
Untuk kamu yang baru mau mulai masuk dan belajar dasar - dasar cryptocurrency dan blockchain.Temukan ragam materi mulai dari Apa itu Cryptocurrency, apa itu Bitcoin, hingga Apa itu NFT.
Berita Blockchain · 6 min read

Untuk menyederhanakan penukaran token, mengurangi fragmentasi likuiditas, dan meningkatkan penyediaan likuiditas bagi pengguna blockchain-nya, Sonic (dulunya Fantom) mengintegrasikan bridged USDC Circle sebagai stablecoin resmi di blockchain Layer 1 tersebut.
Menurut Sonic Labs, Kamis (9/1/2025), chain Ethereum Virtual Machine (EVM) Layer-1 tersebut sekarang mendukung stablecoin USDC yang dijembatani Circle melalui Sonic Gateway.
Bridged USDC memungkinkan pengembang membuat decentralized applications (dApps) dengan contract address yang konsisten, memastikan kompatibilitas bahkan ketika beralih ke dukungan USDC asli di masa depan.
Bridged USDC sendiri tersedia melalui Sonic Gateway dari Ethereum, Solana, dan Fantom melalui deBridge. Blockchain dan decentralized exchanges (DEX) lainnya juga menawarkan opsi bridging.
Baca juga: Circle Rilis Stablecoin USDC di Jaringan Arbitrum
Menurut Sonic Labs, dalam sebuah pengumuman di X 2 Desember lalu, peluncuran jaringan publiknya akan dilakukan setelah menyelesaikan blok Genesis.
Blockchain ini dirancang untuk mengurangi latensi dan biaya transaksi, dan telah menerima dukungan dari Fantom Foundation, kontributor utama ekosistem decentralized finance (DeFi) Fantom.
Sonic juga menyelesaikan “Snapshot” untuk airdrop 200 juta token “S” pada tanggal 2 Desember. Token ini dapat ditukar dengan token FTM asli Fantom dengan basis 1:1.
Blockchain Sonic akan beroperasi dengan mekanisme proof-of-stake (PoS) yang memungkinkan pemilik token S untuk berpartisipasi pada staking di platform tersebut.
Baca juga: Fantom Rebrand Jadi Sonic, Launching Mainnet Baru!
Seluruh konten berupa data dan atau informasi yang tersedia di Coinvestasi hanya bertujuan sebagai informasi dan referensi. Konten ini bukan saran atau nasihat investasi maupun trading. Seluruh pernyataan dalam artikel tidak dimaksudkan sebagai ajakan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli atau menjual aset kripto apa pun.
Perdagangan di pasar keuangan, termasuk aset kripto, mengandung risiko dan dapat menyebabkan kerugian hingga kehilangan seluruh dana. Kamu wajib melakukan riset secara mandiri sebelum mengambil keputusan. Seluruh keputusan investasi atau trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu setelah memahami risiko yang ada.Gunakan hanya platform atau aplikasi aset kripto yang terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Daftar platform aset kripto yang berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dapat diakses melalui di sini.
Topik
Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.