Coinvestasi Telegram Group Coinvestasi Telegaram Channel

BlackBerry Mengenalkan Platform Blockchain dalam Layanan Kesehatan

Aulia Medina     Monday, October 8 2018

Sebagai bagian dari pivotnya pada keamanan dan komputasi, perusahaan software dan manufaktur smartphone, BlackBerry, telah merilis platform yang didukung blockchain. Produk baru ini akan fokus pada bidang kesehatan, menurut siaran pers-nya (4/11).

Berdasarkan pengumuman tersebut, BlackBerry telah bermitra dengan firma teknologi ONEBIO untuk mengembangkan ekosistem sangat aman yang didukung blockchain. Sistem ini didesain untuk penyimpanan dan pembagian rekam medis, di mana informasi bisa diisi oleh pasien, laboratorium, dan perangkat biometrik IoT (Internet of Things). Setelah diisi, data kemudian menjadi dibuat anonim dan dibagian di antara peneliti. CEO BlackBerry John Chen mengatakan:

“Kami mengaplikasikan keahlian kami dalam keamanan, privasi data, dan komunikasi pada industri yang memiliki regulasi, seperti otomotif, layanan keuangan, serta pemerintahan untuk mengatasi tantangan terbesar dalam industri kesehatan: memanfaatkan titik akhir kesehatan untuk meningkatkan hasil pasien sementara meyakinkan keamanan dan privasi data.”

 

Baca juga artikel iniKoin Bezop Jamin Transaksi E-Commerce Aman Dari Penipuan

 

Di antara produk lainnya, BlackBerry telah menghadirkan sistem operasi yang real-time untuk pengembangan instrumen bedah robotik, sistem monitor pasien, produk keamanan-kritis lainnya yang harus disetujui regulasi.

BlackBerry mengontrol 50 persen dari pasar smartphone global, namun pada 2016 perusahaan ini mengontrol kurang dari 0.1 persen. Walau BlackBerry masih berada dalam bisnis smartphone–juga akan merilis smartphone terbarunya (10/11)–inisiasi blockchain terbaru adalah indikasi perusahaan ini bergerak ke bidang lain.

Saat ini, BlackBerry juga mengumumkan kode resistensi kuantum yang akan “mengizinkan software di-sign secara digital menggunakan skema yang akan sulit dipecahkan dengan komputer kuantum.”

Sumber: Cointelegraph