Berita Exchange · 6 min read

Bittrex Ajukan Kebangkrutan Setelah Digugat SEC

Bittrex
Coinvestasi Ads Promo Coinfest Asia 2025

Pertukaran kripto Bittrex mengajukan kebangkrutan Bab 11 UU Kepailitan AS ke Pengadilan Distrik Delaware, Amerika Serikat, pada Senin 8 Mei 2023.

Dalam pengajuan kebangkrutan, dua anak perusahaan Bittrex di Malta dan entitas afiliasi Desolation Holdings LLC termasuk dalam pengajuan tersebut.

Namun, entitas global pertukaran Bittrex Global GmbH yang berbasis di Liechtenstein tidak termasuk dalam kebangkrutan.

Kreditor Bittrex

Perusahaan memperkirakan ada lebih dari 100.000 kreditor, dengan eksposur sekitar US$500 juta hingga US$1 miliar.

Pada pengajuan kebangkrutan Bittrex, Office of Foreign Assets Control (OFAC) terdaftar sebagai kreditor terbesar dengan klaim senilai US$24,2 juta, diikuti oleh dompet kripto dengan klaim senilai US$14,5 juta.

Financial Crimes Enforcement Network (FinCEN) juga terdaftar sebagai salah satu dari 50 kreditor teratas dengan klaim senilai US$3,5 juta, sedangkan klaim Securities and Exchange Commission (SEC) belum ditentukan.

OFAC adalah divisi di bawah Departemen Keuangan AS yang menegakkan sanksi ekonomi. Sementara itu, FinCEN adalah divisi di bawah Departemen Keuangan AS yang mencegah kejahatan keuangan dengan memantau aktivitas keuangan.

Bittrex dilaporkan telah mencapai penyelesaian senilai sekitar US$29 juta dengan Kantor Pengawasan Aset Asing Departemen Keuangan AS dan FinCEN.

Konflik SEC dan Bittrex

Pengajuan kebangkrutan dilakukan tiga pekan setelah Securities and Exchange Commission (SEC) AS menuntut perusahaan dan mantan CEO Bittrex, William Shihara atas pelanggaran keamanan pada April.

SEC mengklaim bahwa Bittrex Inc dan Bittrex Global telah menjalankan bursa sekuritas yang tidak terdaftar. Sebelumnya, pada Oktober 2022, Bittrex juga dikenakan biaya terkait pelanggaran Undang-Undang Kerahasiaan Bank AS.

Pada Maret 2023, Bittrex sempat mengumumkan penghentian operasionalnya di AS mulai akhir April. Penghentian operasional didasari oleh alasan ketidakpastian regulasi.

Bittrex PHK Karyawan

Tahun 2023 menjadi tahun yang sulit bagi Bittrex di AS karena pertukaran ini harus menghadapi beberapa tantangan. Pada Februari 2023, Bittrex memangkas 83 karyawan akibat penurunan performa pasar kripto pada tahun sebelumnya.

Baca Juga: Harga Crypto Rontok, Robinhood Kembali PHK Karyawannya!

Disclaimer

Konten baik berupa data dan/atau informasi yang tersedia pada Coinvestasi hanya bertujuan untuk memberikan informasi dan referensi, BUKAN saran atau nasihat untuk berinvestasi dan trading. Apa yang disebutkan dalam artikel ini bukan merupakan segala jenis dari hasutan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli dan menjual aset kripto apapun.

Perdagangan di semua pasar keuangan termasuk cryptocurrency pasti melibatkan risiko dan bisa mengakibatkan kerugian atau kehilangan dana. Sebelum berinvestasi, lakukan riset secara menyeluruh. seluruh keputusan investasi/trading ada di tangan investor setelah mengetahui segala keuntungan dan risikonya.

Gunakan platform atau aplikasi yang sudah resmi terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Platform jual-beli cryptocurrency yang terdaftar dan diawasi BAPPEBTI dapat dilihat di sini.

author
Anggita Hutami

Editor

arrow

Terpopuler

Loading...
Coinvestasi Ads Promo Coinfest Asia 2025
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...

#SemuaBisaCrypto

Belajar aset crypto dan teknologi blockchain dengan mudah tanpa ribet.

Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.