Bitfinex Kumpulkan Dana $1 Miliyar Untuk Token Terbarunya

By Aulia Medina     Tuesday, May 7 2019

Zhao Dong, pemegang saham perusahaaan cryptocurrency exchange Bitfinex telah merilis rincian materi promosi mengenai initial exchange offering (IEO) Bitfinex yang akan datang agar dana naik sampai senilai $1 miliyar. Informasi ini dibagikan di Twitter oleh Zhao Dong pada 4 Mei lalu.

Token LEO

Dalam dokumen tersebut yang diduga dirilis oleh iFinex  — perusahaan di belakang Bitfinex dan Tether (USDT) — mengumumkan akan ketersediaan token senilai 1 miliar USDT dari crypto exchange token tersebut yang dijuluki token LEO yang nantinya akan diperjualbelikan. Dalam dokumen tersebut Token ini dijelaskan untuk menjadi token utilitas di jantung ekosistem perusahaan.

Dokumen marketing tersebut menjanjikan bahwa para pemegang saham token LEO akan menikmati pengurangan biaya perdagangan crypto ke crypto di Bitfinex dan perusahaan exchange yang terdesentralisasi EOSfinex. Bahkan, token juga akan memberikan pengurangan biaya keringanan dalam pengurangan biaya, penarikan dan biaya deposit, pengurangan biaya derivatif.

Dokumen tersebut menjanjikan keuntungan seperti ini juga nantinya akan dirasakan oleh para pengguna dalam platform perdagangan iFinex pada kedepannya, seperti untuk produksi dan layanan.

Namun sayangnya, dalam materi tersebut juga ditentukan bahwa penjualan token LEO tidak akan tersedia untuk warga negara Amerika Serikat dan Kanada, di antara yurisdiksi lain.

Baca juga: TrustToken akan Merilis Empat Stablecoins Baru Tahun Ini

Penjualan token juga dilakukan dengan tujuan untuk menutup $850 juta dana exchange yang baru-baru ini dibekukan dalam beberapa akun dibawah kendali perusahaan pengelola pembayaran. Publikasi ini mengutip kutipan dari dokumen token baru.

Minggu lalu, kantor Kejaksaan Agung New York menuduh perusahaan cryptocurrency exchange Bitfinex menggunakan dana dari perusahaan afiliasi Tether untuk menutupi $ 850 juta yang hilang. Rumor mengenai Bitfinex sedang mengumpulkan dana melalui initial exchange offering (IEO) sudah tersebar pada akhir April lalu, akan tetapi Zhao mengkonfirmasi rumor tersebut pada awal minggu ini dengan beberapa penjelasan.

Cointelegraph juga melaporkan bahwa kuasa hukum Tether mengkonfirmasi bahwa perusahaan ini hanya memiliki uang untuk mendukung tiga perempat dari peningkatan pasokan stablecoin, USDT.

Sumber