Pemula
Untuk kamu yang baru mau mulai masuk dan belajar dasar - dasar cryptocurrency dan blockchain.Temukan ragam materi mulai dari Apa itu Cryptocurrency, apa itu Bitcoin, hingga Apa itu NFT.
Berita Bitcoin · 6 min read

Bitcoin kemungkinan akan mengalami volatilitas yang tinggi pada pekan ini. Hal ini berkaitan dengan rilis data CPI pada (12/12/23) pukul 20.30 WIB dan keputusan suku bunga AS oleh The FED (14/12/23) pukul 02.00 WIB.
BTC menunjukkan penurunan -1% dalam 24 jam terakhir dan diperdagangkan pada harga US$41.865 menjelang acara makroekonomi yang dijadwalkan untuk pekan ini.
Kalender ekonomi dipenuhi dengan rilis data makroekonomi yang dapat memengaruhi Dolar AS yang secara tak langsung mempengaruhi aset berisiko seperti Bitcoin dan altcoin.
Laporan CPI AS dijadwalkan rilis pada hari Selasa (12/12/23) pukul 20.30 WIB, diikuti oleh pertemuan FOMC pada hari Kamis (14/12/23) pukul 02.00 WIB dini hari. Dua event ini kemungkinan dapat menentukan arah tren harga BTC.
Konsensus di antara para ahli menunjukkan bahwa Federal Reserve kemungkinan tidak akan menaikkan suku bunga pada pertemuan kali ini. Untuk konteks, suku bunga AS per artikel ini ditulis (12/12/23) adalah 5,50%.
Berdasarkan data CME Watchtool, peluang sebesar 98,4% menunjukkan bahwa suku bunga akan tetap. Sementara peluang 1,6% menunjukkan bahwa suku bunga akan naik sebesar 25 basis poin.

Namun sebelum pertemuan FOMC, terdapat laporan CPI mengenai angka inflasi. Jika angka yang dilaporkan lebih tinggi dari yang diharapkan, maka dapat meningkatkan kemungkinan Federal Reserve menaikkan suku bunga atau menjaga suku bunga pada tingkat saat ini dengan periode lebih lama.

Pakar ekonomi memperkirakan angka CPI akan mengalami penurunan menjadi 3,1%, yang saat ini berada di angka 3,2%. Prediksi yang benar kemungkinan akan membuat Bitcoin dan kripto lainnya mengalami rebound menuju area US$44.000 – US$44.500. Kemungkinan akan menjadi lebih besar jika diikuti suku bunga yang diputuskan tetap.

Namun jika angka CPI meningkat dan diluar ekspektasi, maka kemungkinan BTC akan mengalami penurunan lanjutan. Penurunan mungkin akan berlanjut menuju area US$39.000 – US$40.000, dimana pada level ini terdapat gap yang belum terisi dari grafik harga CME Bitcoin futures.
Baca juga: Valuasi Kripto Turun Signifikan, Harga Bitcoin Berpotensi Koreksi Dalam
Seluruh konten berupa data dan atau informasi yang tersedia di Coinvestasi hanya bertujuan sebagai informasi dan referensi. Konten ini bukan saran atau nasihat investasi maupun trading. Seluruh pernyataan dalam artikel tidak dimaksudkan sebagai ajakan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli atau menjual aset kripto apa pun.
Perdagangan di pasar keuangan, termasuk aset kripto, mengandung risiko dan dapat menyebabkan kerugian hingga kehilangan seluruh dana. Kamu wajib melakukan riset secara mandiri sebelum mengambil keputusan. Seluruh keputusan investasi atau trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu setelah memahami risiko yang ada.Gunakan hanya platform atau aplikasi aset kripto yang terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Daftar platform aset kripto yang berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dapat diakses melalui di sini.
Topik
Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.