Pemula
Untuk kamu yang baru mau mulai masuk dan belajar dasar - dasar cryptocurrency dan blockchain.Temukan ragam materi mulai dari Apa itu Cryptocurrency, apa itu Bitcoin, hingga Apa itu NFT.
Berita Blockchain · 7 min read

YZi Labs, family office milik Co-Founder sekaligus mantan CEO Binance, Changpeng Zhao (CZ), resmi meluncurkan dana senilai US$1 miliar atau sekitar Rp16,5 triliun untuk mendukung pengembang jangka panjang di ekosistem BNB Chain. Langkah ini menjadi babak baru dalam strategi CZ untuk memperkuat fondasi inovasi di jaringan BNB setelah dirinya mundur dari posisi CEO Binance.
Dalam keterangan resmi pada Rabu (8/10/2025), dana tersebut akan difokuskan pada proyek-proyek di bidang perdagangan aset digital, Real World Assets (RWA), artificial intelligence (AI), decentralized science (DeSci), dan decentralized finance (DeFi). Perwakilan YZi Labs menyebut pendanaan besar ini mencerminkan komitmen kuat mereka dalam mendorong pertumbuhan proyek baru di atas BNB Chain.
“Kami menyambut pembangun dari berbagai latar belakang. Bahkan jika mereka belum pernah mengembangkan di BNB Chain, kami siap membantu mereka terhubung dengan tim inti BNB untuk mendapatkan dukungan teknis dan sumber daya,” jelas perwakilan YZi Labs seperti dikutip dari Decrypt.
Baca juga: Trader Kripto Ubah Modal Rp50 Juta Jadi Rp33 Miliar Usai Cuitan CZ Bikin Meme Coin Ini Meledak
Selain pendanaan, YZi Labs juga akan menggabungkan program EASY Residency miliknya, yang berfokus pada pengembangan produk dan strategi pasar, dengan program inkubasi unggulan BNB Chain, Most Valuable Builder (MVB). Melalui kolaborasi ini, pembangun terpilih berpeluang mendapatkan dukungan langsung dari BNB Chain dan YZi Labs, termasuk pendanaan hingga US$500.000. Pendaftaran program akan dibuka secara berkelanjutan sepanjang tahun.
Peluncuran dana ini bertepatan dengan lonjakan aktivitas di jaringan BNB Chain. Berdasarkan data BSCScan, lebih dari 26 juta transaksi tercatat pada Selasa (7/10/2025), angka tertinggi sejak Desember 2023. Lonjakan tersebut sebagian didorong oleh tren meme coin bertema “CZ” yang melonjak lebih dari 1.000% hanya dalam satu hari.
Pada saat yang sama, token native BNB mencatat rekor harga tertinggi sepanjang masa di US$1.330, sekaligus melampaui kapitalisasi pasar XRP dan USDT. Pencapaian ini menempatkan BNB sebagai aset kripto terbesar ketiga di dunia setelah Bitcoin dan Ethereum.
Baca juga: BNB Salip XRP Jadi Aset Kripto Terbesar Ketiga di Dunia
Seluruh konten berupa data dan atau informasi yang tersedia di Coinvestasi hanya bertujuan sebagai informasi dan referensi. Konten ini bukan saran atau nasihat investasi maupun trading. Seluruh pernyataan dalam artikel tidak dimaksudkan sebagai ajakan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli atau menjual aset kripto apa pun.
Perdagangan di pasar keuangan, termasuk aset kripto, mengandung risiko dan dapat menyebabkan kerugian hingga kehilangan seluruh dana. Kamu wajib melakukan riset secara mandiri sebelum mengambil keputusan. Seluruh keputusan investasi atau trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu setelah memahami risiko yang ada.Gunakan hanya platform atau aplikasi aset kripto yang terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Daftar platform aset kripto yang berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dapat diakses melalui di sini.
Topik
Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.