Berita Altcoins · 8 min read

BNB Salip XRP Jadi Aset Kripto Terbesar Ketiga di Dunia

Selasa, 07 Oktober 2025
bnb binance
Coinvestasi Ads Promo - Advertise

BNB, token native dari ekosistem Binance, terus mencatat tonggak bersejarah dengan menyalip XRP dan menempati posisi sebagai aset kripto terbesar ketiga di dunia berdasarkan kapitalisasi pasar.

Menurut data CoinMarketCap pada Selasa (7/10/2025), harga BNB melonjak dari US$1.214 ke rekor tertinggi sepanjang masa di US$1.295, mencatat kenaikan lebih dari 6% dalam 24 jam terakhir. Dalam sepekan, aset ini telah menguat hingga 28%, mendorong kapitalisasi pasar menembus US$180,21 miliar untuk pertama kalinya dalam sejarah proyek tersebut.

BNB geser XRP sebagai aset kripto terbesar ketiga berdasarkan kapitalisasi pasar. Sumber: CoinMarketCap

Angka ini membuat BNB menggeser XRP yang kini turun ke posisi keempat dengan kapitalisasi pasar sekitar US$178,2 miliar.

Baca juga: BNB Sentuh Rekor Tertinggi Baru di atas US$1.100

Ekosistem BNB Catat Aktivitas Tertinggi

Kenaikan harga BNB beriringan dengan pertumbuhan pesat ekosistem BNB Chain, terutama setelah kemunculan proyek-proyek baru seperti Aster. Menurut data TokenTerminal, BNB Chain menduduki posisi pertama sebagai blockchain dengan jumlah alamat pengguna aktif harian terbesar, mencapai 4,2 juta pengguna.

Sementara itu, data DeFiLlama mencatat bahwa BNB Chain menjadi blockchain terbesar ketiga berdasarkan total value locked (TVL) senilai US$9 miliar, tepat di bawah pesaing besar lainnya, yaitu Ethereum dan Solana.

Lonjakan ini turut didorong oleh meningkatnya aktivitas di sektor keuangan terdesentralisasi (DeFi), khususnya pada Aster Protocol yang mencatat kenaikan TVL hingga 570% menjadi US$2,34 miliar.

Ekosistem BNB juga semakin solid berkat berbagai inisiatif Web3 yang dijalankan oleh Binance, mulai dari program Alpha Points, kampanye Launchpool, hingga rangkaian acara komunitas wallet. Selain itu, penurunan gas fee ke level 0,05 Gwei turut mendorong peningkatan retensi pengguna dan menarik lebih banyak pengembang untuk membangun aplikasi di jaringan ini.

Seiring meningkatnya aktivitas jaringan, permintaan institusional terhadap BNB juga melonjak tajam. Sejumlah dana investasi di kawasan Asia Tenggara dan Asia Tengah, termasuk Kazakhstan, dilaporkan mulai menambahkan BNB ke dalam portofolio aset digital mereka.

Secara luas, kenaikan harga ini turut didorong oleh kepercayaan pasar terhadap model ekonomi deflasi BNB serta ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve pada akhir tahun, yang memperkuat arus modal ke aset berisiko seperti kripto berkapitalisasi besar.

Baca juga: Trader Kripto Ubah Modal Rp50 Juta Jadi Rp33 Miliar Usai Cuitan CZ Bikin Meme Coin Ini Meledak

Coinvestasi Ads Promo - Advertise

Disclaimer

Seluruh konten berupa data dan atau informasi yang tersedia di Coinvestasi hanya bertujuan sebagai informasi dan referensi. Konten ini bukan saran atau nasihat investasi maupun trading. Seluruh pernyataan dalam artikel tidak dimaksudkan sebagai ajakan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli atau menjual aset kripto apa pun.

Perdagangan di pasar keuangan, termasuk aset kripto, mengandung risiko dan dapat menyebabkan kerugian hingga kehilangan seluruh dana. Kamu wajib melakukan riset secara mandiri sebelum mengambil keputusan. Seluruh keputusan investasi atau trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu setelah memahami risiko yang ada.Gunakan hanya platform atau aplikasi aset kripto yang terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Daftar platform aset kripto yang berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dapat diakses melalui di sini.

author
Dilla Fauziyah

Editor

arrow

Terpopuler

Loading...
Coinvestasi Ads Promo - Advertise
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...

#SemuaBisaCrypto

Belajar aset crypto dan teknologi blockchain dengan mudah tanpa ribet.

Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.