Binance Merilis Binance Research untuk Laporan Riset Berkelas

Felita Setiawan

5th May, 2021

Exchange cryptocurrency terbesar, Binance, telah merilis sebuah divisi analisis untuk melakukan laporan riset berkelas institusi, berdasarkan pengumuman yang dipublikasikan (8/11).

Divisi analisis Binance baru yang bernama Binance Research ini akan mempersiapkan laporan riset berkelas institusi dengan tujuan meningkatkan transparansi dan memperbaiki kualitas informasi dalam cryptocurrency.

Divisi ini telah melakukan dan mempublikasikan dua laporan in-depth dikhususkan untuk blockchain desentralisasi yang mendukung smart contract dan aplikasi terdistribusi, serta solusi skala untuk Ethereum (ETH).

Binance Research bukan merupakan project pertama dari exchange ini di luar tugas aslinya. Pada awal Oktober, Binance mengumumkan akan mendonasikan semua biaya listing untuk amal, serta memungkinkan developer menyebutkan jumlah yang mereka bayarkan, tanpa biaya minimal.

Setelah itu, Binance mengenalkan platform donasi berbasis blockchain yang disebut Blockchain Charity Foundation (BCF). BCF pertama menggunakan platform donasi ini untuk menggalang dana bagi korban banjir dan longsor di wilayah timur Uganda. Platform ini menerima donasi dalam Bitcoin (BTC), ETH dan Binance Coin (BNB).

Artikel terkait: Binance dan Coinbase Segera Rilis Platform DEX

Juga pada Oktober, anak usaha Binance, Binance Labs, berinvestasi jutaan dollar dalam ekosistem konten digital desentralisasi, Contentos, yang akan mengembangkan ekosistem desentralisasi yang menawarkan transparansi dan monetisasi konten tanpa sensor pihak ketika atau penghapusan konten.

Didirikan di Tiongkok pada 2014, Binance saat ini menjadi exchange digital terbesar di dunia dalam hal volume trading harian, yang berkisar antara $796 juta, menurut CoinMarketCap.

Binance secara bertahap memperluas aktivitas trading ke negara lain, belakangan mengumumkan perilisan exchange fiat-crypto di Uganda. Hal ini memungkinkan pengguna membeli dua cryptocurrency besar, BTC dan ETH, dengan mata uang fiat lokal Shilling Uganda.

Pada September, exchange ini mengumumkan uji coba privat beta exchange crypto-fiat di Singapura, yang akan mendukung lokal Dolar Singapura. Juga di bulan yang sama, Binance menandatangani MoU dengan bursa saham fintech Malta dan aset digital, MSX PLC, untuk merilis platform trading.

Pada Agustus, Binance LCX, kerja sama antara Binance dan Liechtenstein Cryptoassets Exchange (LCX) mengumumkan pelucuran exchange fiat-crypto di Lichtenstein, Jerman.

Sumber: Cointelegraph

Felita Setiawan

Mengenal industri Blockchain dan Crytpo sejak tahun 2017, Felita berfokus dalam mengedukasi masyarakat Indonesia untuk lebih mengenal dan mendapatkan manfaat dari aset digital.

Mengenal industri Blockchain dan Crytpo sejak tahun 2017, Felita berfokus dalam mengedukasi masyarakat Indonesia untuk lebih mengenal dan mendapatkan manfaat dari aset digital.