Bank Terbesar ke 5 di Eropa Berhasil Berintegrasi dengan Tezos

Anisa Giovanny

29th June, 2021

Bank terbesar ke-5 di Eropa berdasarkan aset, Société Générale telah mengumumkan keberhasilan penyelesaian produk terstruktur Tezos melalui anak perusahaan kliring dan penyelesaian Parel S.A.

Société Générale bergabung dengan aliansi perbankan ‘Net-Zero’ bersama 43 bank dari 23 negara dengan total aset $28,5 triliun yang berkomitmen untuk menyelaraskan portofolio pinjaman dan investasi mereka dengan emisi net-zero  pada tahun 2050.

Sebelumnya, pada tanggal 15 April diumumkan bahwa Société Générale telah mengeluarkan produk terstruktur pertama di blockchain Tezos. Menurut Investopedia ‘produk terstruktur’ atau  ‘structured products’

Produk terstruktur adalah investasi pra-paket yang biasanya mencakup aset yang terkait dengan bunga ditambah satu atau lebih derivatif. Mereka umumnya terikat pada indeks atau sekeranjang sekuritas, dan dirancang untuk memfasilitasi tujuan pengembalian risiko yang sangat disesuaikan. Produk terstruktur dalam hal ini berjumlah €5 juta.

Paral S.A sendiri adalah anak perusahaan kliring dan penyelesaian Société Générale. Menurut Société Générale PAREL menyediakan kliring dan penyelesaian untuk klien brokernya. Jenis produk yang dicakup meliputi:

Semua surat berharga yang dikliring oleh lembaga kliring Central Counter Party dimana Parel menjadi anggota langsung atau tidak langsung indirect

Semua sekuritas yang terdaftar di pusat penyimpanan sekuritas dimana Parel menjadi anggota langsung atau tidak langsung khususnya ekuitas, obligasi, waran, ETF dan lain sebagainya.

Sejak itu diumumkan, produk terstruktur pada blockchain Tezos kini telah berhasil diselesaikan melalui Parel S.A. Keberhasilan upaya ini telah membuktikan kemampuan blockchain Tezos dan juga menjadi pertanda baik untuk kolaborasi masa depan antara semua pihak yang terlibat.

Société Générale dan Aliansi Perbankan ‘Net-Zero’

Société Générale baru-baru ini bergabung dengan aliansi perbankan ‘Net-Zero’, sebagai anggota pendiri inisiatif PBB. Aliansi ini adalah inisiatif baru, yang mencakup 43 bank dari 23 negara dan aset senilai $28,5 triliun, yang berkomitmen untuk menyelaraskan portofolio pinjaman dan investasi mereka dengan emisi nol bersih pada tahun 2050.

Dengan bank yang bereksperimen dengan teknologi blockchain pada tingkat yang lebih cepat, pengembangan aliansi perbankan ‘Net-Zero’ terlihat menjanjikan untuk Tezos. Tezos telah terbukti menjadi salah satu blockchain paling ramah lingkungan dalam kaitannya dengan emisi yang berasal dari transaksi, berkat teknologi proof of stake yang kuat dan berkembang dengan baik.

“ Grup berkomitmen untuk mengurangi intensitas karbon dari aktivitas pendanaannya yang terkait dengan produksi listrik sebesar 18% pada tahun 2025,” tulis keterangan dari Société Générale

Tezos diketahui sedang berfokus untuk memperkenalkan blokcchain yang lebih hemat energi dengan menggunakan mekanisma proof of stake yang mereka bawa, baru-baru ini Tezos pun turut mensosialisasikan mengenai NFT yang hemat energi dan murah.

Anisa Giovanny

Anisa tertarik dengan dunia tulis menulis dan copyediting sejak bangku SMA dan diperdalam di dunia perkuliahan. Saat ini tertarik dan tengah mendalami bidang ekonomi terutama terkait investasi dan cryptocurrency

Anisa tertarik dengan dunia tulis menulis dan copyediting sejak bangku SMA dan diperdalam di dunia perkuliahan. Saat ini tertarik dan tengah mendalami bidang ekonomi terutama terkait investasi dan cryptocurrency