Coinvestasi Telegram Group Coinvestasi Telegaram Channel

Bank Sentral Filipina Eksplorasi Digital Currency

febrian surya     Saturday, August 1 2020

Dalam sebuah konferensi virtual, Gubernur bank sentral Filipina, Bejamin E. Diokno, memberikan pernyataan bahwa bank sentral Filipina saat ini sudah memiliki kelompok kerja yang memang bertugas untuk mengeksplorasi Central Bank Digital Currency (CBDC).

“Kami baru saja membentuk kelompok kerja teknis untuk mempelajari kelayakan dan implikasi kebijakan penerbitan mata uang digital bank sentral.”

“Sebelum kita memutuskan ingin menerbitkan mata uang digital bank sentral atau tidak, kita harus melihat dulu dari temuan tim kerja teknis yang baru saja dibentuk,” ungkap Gubernur bank sentral Filipina, Benjamin E. Diokno.

Ia mengharapkan bahwa laporan dari tim kerja tersebut sudah bisa diterima pada bulan depan. Dalam konferensi virtual tersebut, ia juga menanggapi tentang cryptocurrency dan CBDC.

Di mana, ia menjelaskan bahwa cryptocurrency tidak mempengaruhi permintaan dari mata uang fisik, karena cryptocurrency dianggap selalau berada di luar dari aset itu sendiri. Tetapi blockchain terus menarik minat untuk membantu revolusi pengiriman layanan keuangan dengan menyediakan cara pembayaran yang aman, efisien, dan kuat.

Selain itu, pada kesempatan pidato lainnya (29/7), Benjamin E. Diokno juga menyoroti pentingnya pembayaran digital saat Covid-19. Dalam 5 bulan pertama pada tahun ini, transaksi pembayaran digital mengalami peningkatan di dua jaringan pembayaran nasional di Filipina yakni PESONET dan InstaPay. Kedua pembayaran digital mengalami kenaikan sebesar 70% untuk volume transaksi dan 42% untuk jumlah nominal yang ditransaksikan.

Pada 2023 bahkan lebih cepat, transaksi digital bisa mencapai setengah dari target volume transaksi dan juga jumlah nonimalnya di Filipina. Seperti diketahui, belum lama ini penjualan obligasi di Filipina didorong untuk didistribusikan dengan aplikasi blockchain yang terhubung dengan layanan pembayaran digital nasional Filipina. Hal ini adalah berkat kerjasama yang terjalin antara pemerintah Filipina dan UnionBank dalam mentranformasi keuangan digital di sana.

Bahkan dalam waktu dekat pertemuan G7 didorong oleh Jepang untuk untuk menambahkan pembahasan topik CBDC. Sebab, Jepang juga telah membentuk kelompok kerja CBDC untuk melakukan uji kelayakan dan eksplorasi sebagai masukan bagi bank sentral Jepang.

Sumber