Bank Australia Gunakan Ethereum Sebagai Dasar Mata Uang Digital

Wafa Hasnaghina

3rd November, 2020

Kabar terbaru dari Australia. Reserve Bank of Australia (RBA) sedang dalam tahap mengeksplorasi potensi terkait dengan Mata Uang Digital Bank Sentral (CBDC). Rumor yang beredar bank tersebut memilih blockchain Ethereum sebagai dasar jaringan.

Saat ini, RBA bekerja sama dengan dua bank terbesar di Australia dan perusahaan perangka lunak Ethereum terkemuka, ConsenSys. Diharapkan perancangan proyek ini akan rampung pada awal 2021 mendatang. 

Australia Rencanakan Mata Uang Digital

Asisten gubernur RBA Michele Bullock menjelaskan tujuan dari proyek penelitian ini adalah untuk menguji kelayakan CBDC saat digunakan langsung di dalam industri finansial. Terlebih, nantinya CBDC ini akan digunakan dengan melibatkan transaksi antar lembaga seperti perusahaan dan bank. 

Meskipun kasus penggunaan CBDC di pasar ini masih dalam tahap penelitian, kami senang dapat berkolaborasi dengan mitra industri untuk mengeksplorasi peran CBDC dalam sistem pembayaran di Australia di masa mendatang.

Sistem Mata Uang Digital Negara Lain

Seperti yang diketahui, banyak negara yang saat ini berlomba-lomba meneliti perkembangan mata uang digital bank sentral. 

Negara paling pertama yang mengaktifkan CBDC ini di dalam sistem keuangan negaranya adalah China. 

Baca juga: Mengapa Mata Uang Digital China akan Mengubah Dunia

Tidak hanya itu, Swedia dan Kepulauan Bahama termasuk negara yang juga mulai aktif mengembangkan CBDCnya sendiri. 

Baca juga: Bahama Luncurkan Mata Uang Digital Bank Sentral Sendiri!

Informasi ini dapat dibaca kembali di sini