Berita Exchange · 5 min read

Aster Cetak Harga Tertinggi Baru, Mulai Pimpin Sektor DEX Perpetual Kripto

Rabu, 24 September 2025
aster
Coinvestasi Ads Promo - Advertise

Aster, platform exchange terdesentralisasi (DEX) derivatif perpetual kripto, semakin menjadi sorotan setelah resmi meluncurkan token ASTER pada pekan lalu. Perhatian publik kian besar setelah mendapat dukungan terbuka dari mantan CEO Binance, Changpeng Zhao (CZ).

Aster merupakan proyek yang didukung oleh YZi Labs (sebelumnya Binance Labs) dan sejak awal menekankan dukungan multichain, dengan fokus awal di BNB Chain. Meski menawarkan fitur umum seperti high leverage dan akses multi-chain yang juga dimiliki DEX derivatif lain, Aster menghadirkan pembeda lewat fitur hidden orders. Fitur ini memungkinkan pengguna memasang limit order yang benar-benar “tak terlihat” di orderbook, berbeda dari mayoritas perp DEX onchain yang transparan.

Harga ASTER langsung meroket usai peluncuran. Dalam empat hari, valuasi awal Fully Diluted Volume (FDV) sebesar US$560 juta melonjak hingga kapitalisasi lebih dari US$15 miliar. Hingga artikel ditulis, ASTER sukses menyentuh rekor harga tertinggi di US$2.17, dengan kenaikan lebih dari 26% hanya dalam 24 jam terakhir.

Grafik harian ASTER/USD. Sumber: CoinMarketCap

Lonjakan ini diiringi dengan kenaikan volume transaksi harian mencapai 22% ke US$2,83 miliar, mendorong kapitalisasi pasar menyentuh US$3,6 miliar.

Adapun, popularitasnya juga semakin diperkuat dengan status Aster sebagai hasil rebrand dari APX Finance setelah merger dengan Astherus pada Maret lalu.

Baca juga: Holder APX Ubah Modal Rp3 M Jadi Rp117 M Berkat Hype Swap ASTER

Salip Dominasi Hyperliquid

Dominasi Aster yang kian melonjak kini bahkan menyalip Hyperliquid. Menurut data DeFiLlama, pendapatan harian Aster tercatat mencapai US$7,12 juta, jauh di atas Hyperliquid yang hanya US$2,79 juta pada periode sama. Data CoinMarketCap juga menunjukkan Aster berada di posisi teratas DEX perpetual mengalahkan Hyperliquid dalam hal volume perdagangan.

Dalam tiga bulan terakhir, Aster konsisten mencatat rata-rata volume bulanan di atas US$9 miliar. Data September memang belum lengkap, namun lonjakan arus pengguna baru diperkirakan membuat volume bulan ini jauh melampaui periode sebelumnya.

Baca juga: Token Hyperliquid Tembus ATH Baru Usai Mantan CEO Binance Soroti DEX Rival Aster

Coinvestasi Ads Promo - Advertise

Disclaimer

Seluruh konten berupa data dan atau informasi yang tersedia di Coinvestasi hanya bertujuan sebagai informasi dan referensi. Konten ini bukan saran atau nasihat investasi maupun trading. Seluruh pernyataan dalam artikel tidak dimaksudkan sebagai ajakan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli atau menjual aset kripto apa pun.

Perdagangan di pasar keuangan, termasuk aset kripto, mengandung risiko dan dapat menyebabkan kerugian hingga kehilangan seluruh dana. Kamu wajib melakukan riset secara mandiri sebelum mengambil keputusan. Seluruh keputusan investasi atau trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu setelah memahami risiko yang ada.Gunakan hanya platform atau aplikasi aset kripto yang terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Daftar platform aset kripto yang berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dapat diakses melalui di sini.

author
Dilla Fauziyah

Editor

arrow

Terpopuler

Loading...
Coinvestasi Ads Promo - Advertise
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...

#SemuaBisaCrypto

Belajar aset crypto dan teknologi blockchain dengan mudah tanpa ribet.

Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.