Pemula
Untuk kamu yang baru mau mulai masuk dan belajar dasar - dasar cryptocurrency dan blockchain.Temukan ragam materi mulai dari Apa itu Cryptocurrency, apa itu Bitcoin, hingga Apa itu NFT.
Berita Exchange · 8 min read

Memasuki awal 2026, minat terhadap aplikasi jual beli Bitcoin di Indonesia terus meningkat. Perubahan kondisi ekonomi global, dinamika kebijakan moneter, dan pergerakan harga Bitcoin membuat pengguna semakin selektif dalam memilih platform transaksi. Bagi investor dan trader di Indonesia, aplikasi jual beli Bitcoin tidak lagi sekadar alat transaksi, tetapi menjadi bagian penting dalam pengelolaan aset dan manajemen risiko.
Pemilihan aplikasi jual beli Bitcoin kini dipengaruhi oleh faktor keamanan, stabilitas sistem, kelengkapan fitur, serta kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku di Indonesia.
Baca juga: 5 Aplikasi Kripto Terpercaya di 2025
Perubahan kebijakan moneter global dan melemahnya dominasi dolar AS mendorong meningkatnya perhatian terhadap Bitcoin. Sejumlah negara dan institusi mulai melakukan diversifikasi aset. Bitcoin semakin dipandang sebagai aset global yang tidak terikat kebijakan satu negara.
Dalam konteks tersebut, Bitcoin mengalami pergeseran peran. Sejak diperkenalkan setelah krisis keuangan 2008, Bitcoin berkembang dari inovasi teknologi menjadi aset yang dipertimbangkan dalam strategi pengelolaan portofolio.
Sejumlah institusi besar, termasuk BlackRock, Fidelity, dan MicroStrategy, mulai meningkatkan eksposur terhadap Bitcoin sebagai bagian dari strategi jangka panjang.
Kondisi ini berdampak langsung pada peningkatan aktivitas di aplikasi jual beli Bitcoin. Pengguna membutuhkan platform yang mampu menangani lonjakan volume transaksi dan pergerakan harga yang cepat.
Baca juga: 7 Prediksi Harga Bitcoin di 2026
Seiring berkembangnya pasar, aplikasi jual beli Bitcoin di Indonesia tidak lagi hanya menyasar pemula. Banyak platform mulai menyediakan fitur lanjutan untuk pengguna berpengalaman, termasuk akses ke berbagai instrumen keuangan dan sistem eksekusi yang lebih stabil.
Pluang, exchange kripto berlisensi Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD)b yang memposisikan diri sebagai aplikasi perdagangan serbaguna, kini menghadirkan Pro Mode sebagai pengembangan dari aplikasi jual beli Bitcoin dengan pendekatan multiaset. Melalui satu akun terintegrasi, pengguna dapat melakukan jual beli Bitcoin, mengakses pasar saham Indonesia, saham global, serta instrumen kripto dan derivatif lainnya.
Pluang Pro Mode menghadirkan keunggulan fitur termasuk:
Baca juga: Pluang Rilis Aura AI, Fitur Analisis Kripto dan Saham Berbasis AI Pertama di Indonesia
Bagi pengguna aktif, aplikasi jual beli Bitcoin seperti Pluang juga berfungsi sebagai alat analisis teknikal. Pluang menyediakan akses TradingView melalui versi web untuk kebutuhan analisis yang lebih mendalam.
Berikut panduan operasional analisis teknikal:
Baca juga: Terungkap! Investor Kripto Indonesia Didominasi Gen Z
Dalam aplikasi jual beli Bitcoin, kecepatan dan stabilitas sistem menjadi faktor penting. Pergerakan harga Bitcoin yang cepat menuntut sistem yang mampu memproses order tanpa keterlambatan signifikan.
Pluang menggunakan arsitektur sistem yang dirancang untuk memproses transaksi dalam waktu singkat. Hal ini membantu mengurangi risiko slippage, terutama saat pasar bergerak cepat akibat rilis data ekonomi global.
Berikut fitur utama Pluang Pro-Mode dibandingkan dengan platform ritel tradisional lainnya.
| Fitur Utama | Platform Ritel Tradisional | Pluang Pro-Mode |
|---|---|---|
| Asset Universe | Tersegmentasi (Lokal saja) | 2.000+ Aset (Cross-Asset Global) |
| Charting Engine | Basic / Statis | Full TradingView Integration (Free) |
| Execution Latency | Standar (Rawan Slippage) | Ultra-Low Latency (Milidetik) |
| Leverage Cap | Terbatas / Rendah | Up to 25x (Futures) & 4x (AI Stocks) |
| USD Yield | Tidak Tersedia | Hingga 3,88% pada Idle Cash |
Baca juga: 7 Fakta Menarik Karakter Investor Kripto Indonesia
Kepercayaan dalam mengelola dana skala besar dibangun di atas kepatuhan regulasi yang rigid. Pluang memastikan setiap transaksi dijamin oleh lembaga kliring resmi.
Memasuki 2026, pemilihan infrastruktur eksekusi menjadi faktor penting dalam aktivitas perdagangan aset digital. Pluang Pro Mode dirancang untuk menggabungkan kepatuhan terhadap regulasi domestik dengan ketersediaan fitur lanjutan yang dibutuhkan pengguna berpengalaman.
Bagi pengguna yang memandang perdagangan sebagai aktivitas berbasis strategi dan data, Pluang Pro Mode berfungsi sebagai salah satu opsi platform yang menyediakan akses multiaset, sistem eksekusi terintegrasi, serta dukungan analisis yang lebih komprehensif melalui versi web trading.
Kenali lebih jauh tentang Pluang Pro Mode.
Baca juga: 5 Aplikasi Trading Kripto Terbaik di 2025
Seluruh konten berupa data dan atau informasi yang tersedia di Coinvestasi hanya bertujuan sebagai informasi dan referensi. Konten ini bukan saran atau nasihat investasi maupun trading. Seluruh pernyataan dalam artikel tidak dimaksudkan sebagai ajakan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli atau menjual aset kripto apa pun.
Perdagangan di pasar keuangan, termasuk aset kripto, mengandung risiko dan dapat menyebabkan kerugian hingga kehilangan seluruh dana. Kamu wajib melakukan riset secara mandiri sebelum mengambil keputusan. Seluruh keputusan investasi atau trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu setelah memahami risiko yang ada.Gunakan hanya platform atau aplikasi aset kripto yang terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Daftar platform aset kripto yang berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dapat diakses melalui di sini.
Topik
Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.