Coinvestasi Telegram Group Coinvestasi Telegaram Channel

Bitcoin Halal atau Haram ? Ini Jawabannya

Dhila Rizqia     Friday, May 24 2019

Bagaimana keberadaan bitcoin dalam sudut pandang Islam? Cryptocurrency sampai saat ini terus dipertanyakan, apakah Bitcoin halal atau haram.

Sebuah perusahaan keuangan mikro Blossom Finance Indonesia, telah menerbitkan Paper 22 halaman.

Paper ini menyimpulkan bahwa Bitcoin memenuhi syarat sebagai uang dalam Islam, kecuali dilarang oleh pemerintah lokal.

Pada Januari 2017 lalu, Ketua Komisi Dakwah MUI juga menyatakan soal hukum bitcoin melalui media Liputan6.

KH Cholil mengatakan hukum Bitcoin sebagai alat tukar adalah mubah (boleh) bagi mereka yang berkenan untuk menggunakan dan mengakuinya.

Sempat Berharga 3.700 4 Hal ini Tunjukkan Harga Bitcoin Masih Miliki Harapan

Bitcoin Halal Sesuai Hukum Syariah

Nilai tukar cryptocurrency terus tumbuh, ada rasa kebimbangan di kalangan Muslim. Banyak orang bertanya apakah bitcoin dan cryptocurrency lainnya sesuai dengan aturan Islam yang termuat dalam Al-Qur’an. Menurut Mufti, syariah advisor Blossom mengatakan:

Bertolak belakang dengan mitos populer, hukum Syariah bukanlah seperangkat aturan.

Ini adalah bidang ilmiah yang tunduk pada interpretasi dan opini yang berbeda mengenai berbagai hal.

Beberapa fatwa baru yang dikeluarkan oleh para cendekiawan Muslim terkemuka menawarkan pendapat yang tidak lengkap atau kontradiktif tentang topik tersebut.

Dengan semua kebimbangan, kami ingin menawarkan bimbingan yang jelas didukung oleh penelitian yang solid yang menguntungkan baik orang awam maupun praktisi keuangan Islam.

Apakah Bitcoin halal atau haram? Dan jawabannya ‘tergantung’.

Bitcoin bukan hanya mata uang, tetapi juga merupakan jaringan transaksi dan pembayaran.

Dan blockchain mencakup seluruh kategori teknologi dengan aplikasi yang luas. Seperti di Jerman, bitcoin diakui sebagai mata uang dibawah perlindungan hukum, sehingga memenuhi syarat sebagai uang dalam Islam di Jerman.

Di Indonesia sudah mengeluarkan aturan pada Januari 2017 lalu, bahwa semua pembayaran di Indonesia harus dalam Rupiah. Klarifikasi ini seharusnya tidak dilihat sebagai sikap Anti-Bitcoin.

Hukum yang sama juga berlaku untuk melarang emas, perak, dolar AS, dan Euro sebagai alat tukar yang sah di Indonesia.

Akhir 2018 lalu, Pemerintah juga telah melegalkan Bitcoin sebagai komoditi berjangka. Jadi hukumnya sama, tetap legal untuk membeli dan menjual Bitcoin di Indonesia sebagai aset, seperti halnya pembelian emas dan perak.

Hanya saja di Indonesia Bitcoin bukan alat tukar, jadi ketika ingin membeli sesuatu kamu harus menguangkan dulu Bitcoin yang dimiliki dan ditukar menjadi rupiah.

Baca juga: Daftar Platform Jual Beli Bitcoin Legal di Indonesia

Penjelasan ICO dari Blossom Finance

Studi Blossom Finance yang dipublikasi menerangkan penelitian tentang kejelasan Initial Coin Offering (ICO).

Tetapi ICO sangat tidak pasti dan tidak disarankan, karena salah satu tujuan utama syariah adalah menjaga kekayaan.

Dan individu tidak boleh berinvestasi lebih dan bersedia jika mengalami kerugian/lost.

Jelas dalam penelitian ini bahwa ICO sering kali tidak memenuhi syarat sebagai investasi dalam Islam.

Teknologi bitcoin sangat selaras dengan tujuan Shariah untuk mengurangi ketidakpastian yang berlebihan. Blockchain membuktikan kepemilikan aset, ini membuktikan bahwa Anda benar-benar memiliki uang yang dikirim dalam suatu transaksi. Sebaliknya, perbankan konvensional secara harfiah meminjamkan uang menjadi ada, dan hal ini sepenuhnya tidak sesuai dengan prinsip Syariah.

Pendiri Blossom Finance

Pada Januari 2017 lalu, Ketua Komisi Dakwah MUI juga menekankan bahwa jika kripto sebagai aset (investasi seperti ICO) cenderung termasuk Gharar, yaitu spekulasi yang dapat merugikan orang lain.

Seperti yang kita tahu ICO adalah proses di mana sebuah perusahaan yang bergerak dalam crypto atau blockchain memasarkan produknya dengan harapan mendapatkan pendanaan guna mengmenbangkan produk lebih matang.

Baca juga: Apa itu Initial Coin Offering (ICO)?

Bisasanya ICO akan berisi mengenai penjelasan proyek, tujuan dan kemungkinan keuntungan yang didapatkan investor.

Bagian keuntungan ini yang disebut spekulasi, sebab kita tidak tahu apakah ICO yang kita danai akan sukses di masa depan dan dana kita diolah dengan baik dan bukan dicuri.

Karena itu untuk berinvestasi di ICO crypto pengguna harus melakukan riset sangat dalam karena mempercayakan uangnya ke proyek yang belum terbukti di pasaran.

Untuk lebih jelasnya tentang Paper bitcoin halal atau haram, bisa langsung mengakses official website Blossom Finance “Is Bitcoin Halal or Haram: A Shariah Analysis“.