Pemula
Untuk kamu yang baru mau mulai masuk dan belajar dasar - dasar cryptocurrency dan blockchain.Temukan ragam materi mulai dari Apa itu Cryptocurrency, apa itu Bitcoin, hingga Apa itu NFT.
Berita Altcoins · 6 min read

Render (RNDR) menjadi aset kripto performa terbaik di tahun 2023. Token tersebut telah naik sebesar +1.143% dari harga bukaan US$0,4 ke harga penutupan tahun 2023 di US$4,93. Di awal tahun ini, RNDR juga berhasil mencatat harga tertinggi sepanjang masa.
Usai mengalami kenaikan harga mengesankan itu, Render kini mengalami koreksi (8/1/24). Koreksi ini masih dianggap wajar karena kondisi pasar altcoin secara umum memang sedang menurun.
Tahun 2023 memberikan pengalaman yang baik bagi pasar kripto dengan tren bullish, namun ada kemungkinan tren ini mengalami saturasi di suatu titik. Per artikel ini dibuat (8/1/24), pasar kripto terpantau mengalami koreksi sejak sepekan lalu.

Tercatat pasar kripto kehilangan valuasi sebesar US$224,4 miliar dari US$1,726 triliun ke US$1,502 triliun. Namun di sisi lain, dominasi Bitcoin (Bitcoin dominance) menunjukkan penguatan +2,16% ke level dominasi 54,05%.
Hal ini menunjukkan bahwa rata-rata performa harga altcoin lebih buruk ketimbang Bitcoin dalam rentang waktu sepekan ini.

Salah satu contohnya, Render (RNDR) sempat menyentuh harga tertinggi di tahun 2024 ini yakni US$5,1 pada 2 Januari 2024. Namun per artikel ini ditulis (8/1/24), harga RNDR telah turun -29,5% dari US$5,1 ke US$3,62.
Baca juga: Mengenal Render Network (RNDR)
Tak hanya Render saja yang turun, beberapa altcoin lainnya yang berada pada top 100 berdasarkan Coinmarketcap juga memiliki performa yang lebih buruk ketimbang Bitcoin seperti: Bitcoin SV (BSV, -32,26%), Helium (HNT, -30,62%), dan MultiversX (EGLD, -27,11%).
Sementara Bitcoin (BTC), tercatat justru mengalami kenaikan +3,04% dalam sepekan terakhir. Kemungkinan besar para whale dan investor melakukan rotasi modal mereka dari altcoin menuju Bitcoin dalam rangka antisipasi persetujuan ETF Bitcoin spot.
Persetujuan ini diperkirakan pada Rabu (10/1/24), di hari dimana batas keputusan SEC terhadap permohonan persetujuan semua ETF Bitcoin spot.
Baca juga: Jelang ETF Bitcoin Spot, SEC Ingatkan Investor Tidak FOMO
Seluruh konten berupa data dan atau informasi yang tersedia di Coinvestasi hanya bertujuan sebagai informasi dan referensi. Konten ini bukan saran atau nasihat investasi maupun trading. Seluruh pernyataan dalam artikel tidak dimaksudkan sebagai ajakan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli atau menjual aset kripto apa pun.
Perdagangan di pasar keuangan, termasuk aset kripto, mengandung risiko dan dapat menyebabkan kerugian hingga kehilangan seluruh dana. Kamu wajib melakukan riset secara mandiri sebelum mengambil keputusan. Seluruh keputusan investasi atau trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu setelah memahami risiko yang ada.Gunakan hanya platform atau aplikasi aset kripto yang terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Daftar platform aset kripto yang berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dapat diakses melalui di sini.
Topik
Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.