Adopsi Crypto di Indonesia Naik, Perusahaan Ini Gelar Survei

Naufal Muhammad

24th May, 2021

Adopsi aset crypto nampaknya terlihat semakin luas di Indonesia dengan beberapa perusahaan yang memberi pertanda ketertarikan terhadap crypto.

Namun perlu diketahui bahwa saat ini adopsi nampak terlihat dalam bentuk investasi akibat di Indonesia sendiri crypto masih dilarang sebagai alat tukar.

Adopsi Crypto Semakin Luas

Di seluruh dunia, nampaknya adopsi crypto terlihat semakin meluas dengan semakin banyaknya perusahaan umum dan non-keuangan yang ikut serta.

Saat ni mayoritas perusahaan umum tersebut terlihat mula mengadopsi dari sisi investasi, dan fenomena ini terjadi secara global.

Indonesia sendiri nampaknya tidak kalah saing akibat semakin meningkatnya kesadaran terhadap investasi aset crypto.

Salah satu langkah pertama yang terlihat signifikan adalah investasi oleh Bank Mandiri yang dilakukan terhadap teknologi blockchain.

Walaupun investasi ini dilakukan oleh cabang di Singapura, langkah ini menjadi pembuka adopsi teknologi terkait crypto oleh nama yang tidak asing di Indonesia.

Selain itu, investasi yang terkait crypto lainnya nampak terlihat dari salah satu perusahaan besar di Indonesia yaitu GoJek.  

Gojek sendiri merupakan salah satu perusahaan awal yang terlihat percaya terhadap teknologi crypto akibat di 2019, terjadi akuisisi kepada Coins.ph.

Coins.ph adalah sebuah perusahaan yang menawarkan layanan jasa jual beli aset crypto.

Namun, akuisisi oleh Gojek dilakukan untuk mendorong transaksi non-tunai dan belum ke crypto.

Saat ini nampaknya terdapat satu perusahaan besar di Indonesia yang mulai meranah jelas ke adopsi crypto.

Perusahaan tersebut adalah Ismaya yang saat ini sedang melakukan survei terkait crypto.

Perusahaan Ini Gelar Survei

Ismaya atau biasa lebih akrab dikenal dengan Ismaya Group, nampaknya sedang membentuk survei mengenai kesadaran terhadap aset crypto.

Dalam survei tersebut, Ismaya menanyakan seberapa sadarkah masyarakat Indonesia yang merupakan anggota dari jasanya, terhadap investasi atau perdagangan aset crypto.

Yang menarik dari survei tersebut adalah pertanyaan mengenai ketertarikan penggunaan crypto sebagai imbalan terhadap keanggotaan di Ismaya Lifestyle.

Pertanyaan ini nampaknya dapat menjadi pertanda bahwa adopsi oleh Ismaya Group terhadap crypto akan terjadi dalam waktu dekat.

Ismaya Group sendiri merupakan perusahaan yang membawahi beberapa restoran, bar, dan beberapa jasa hospitality serta hiburan di Indonesia.

Melihat banyaknya perusahaan yang dibawahi oleh Ismaya Group nampaknya jika rencana ini terjadi, adopsi crypto di Indonesia akan terbuka semakin luas.

Melihat juga Ismaya merupakan perusahaan asli Indonesia, kemungkinan besar adopsi crypto juga akan mengarah pada crypto lokal.

Namun hingga saat ini belum ada publikasi atau informasi lebih lanjut mengenai kabar ini, sehingga kepastian baru dapat diraih setelah ada klarifikasi.

Tapi kabar ini dapat membuka jalan untuk adopsi crypto di Indonesia yang nampaknya juga semakin meningkat oleh masyarakat ritel.

Naufal Muhammad

Muhammad Naufal merupakan seorang penggemar bidang makroekonomi dan keuangan. Pada saat ini fokus utama tertuju pada bidang teknologi keuangan terutama trading dan investasi crypto.

Muhammad Naufal merupakan seorang penggemar bidang makroekonomi dan keuangan. Pada saat ini fokus utama tertuju pada bidang teknologi keuangan terutama trading dan investasi crypto.