Dolar Menguat, Rp34,07 Triliun Crypto Dijual Hari Ini!

Naufal Muhammad

11th January, 2021

$2,4 Miliar atau sekitar Rp34,07 Triliun crypto dikabarkan telah dijual pada hari ini. Hasilnya mayoritas mata uang crypto mengalami koreksi yang terlihat cukup dalam hingga saat ini.

Banyak pihak yang berasumsi bahwa koreksi ini terjadi akibat tekanan dari Dolar Amerika (USD) yang menguat. Namun mengingat saat ini USD masih terus tertekan sentimen global, banyak pihak yang juga bertanya apakah benar penyebabnya adalah apresiasi Dolar Amerika.

$2,4 Miliar Crypto Dijual

Menurut data dari Bybt, sekitar $2,4 Miliar mata uang crypto telah dijual dan dilikuidasikan. Pergerakan likuidasi ini disumbang paling besar dari Bitcoin yang hari ini terlihat mengalami tekanan jual lebih dari $1,4 Miliar.

Akibatnya Bitcoin sendiri jatuh dari sebelumnya menyentuh lebih dari $41.500 menuju ke sekitar $33.000 hari ini. Tekanan jual tiga hari berturut-turut tersebut terlihat telah mempengaruhi mayoritas Altcoins.

Baca juga: Bitcoin Koreksi, Waktunya untuk Beli?

Ethereum dikabarkan mengalami tekanan jual hari ini sebesar $532 Juta bersama Litecoin sebesar $117 Juta dan beberapa mata uang crypto lainnya dengan rata-rata angka puluhan juta. Terlihat bahwa tekanan jual ini tidak hanya terjadi di pasar spot namun pada beberapa pasar derivatif.

Dikabarkan bahwa bursa dengan volume jual terbesar secara berurut pada 24 Jam terakhir adalah Binance, Huobi, dan Bybt. Binance dikabarkan mencatat sekitar $903 Juta transaksi jual, Huobi sekitar $523 Juta, dan Bybt sekitar $494 Juta.

Disebabkan Tekanan Dolar Amerika

Mayoritas pasar masih terkejut dengan depresiasi yang sangat signifikan akhir-akhir ini. Hal ini juga disebabkan walau pergerakan parabola apresiasi belum rusak, banyak pihak yang mulai ragu apakah pasar crypto masih akan terus naik.

Diprediksi bahwa koreksi yang baru saja terjadi hari ini adalah akibat dari apresiasi Dolar Amerika. Mengingat Dolar Amerika adalah aset pengaman yang memiliki sifat berlawanan dengan aset berisiko, apresiasinya dapat berpengaruh negatif terhadap Bitcoin dan crypto secara menyeluruh.

Baca juga: Bitcoin Melonjak Terus, Hati-Hati Potensi Swing Liar

Korelasi ini juga terlihat dari pergerakan tiga candlestick terakhir hingga hari ini. Terlihat bahwa pada pasar spot, saat Dolar Amerika naik tiga hari ini, Bitcoin terlihat turun, yang membawa mayoritas pasar crypto untuk turun bersamanya.

Apresiasi Dolar Amerika ini terjadi juga karena beberapa hal yang terjadi sejak pekan lalu. Terdapat tiga sentimen utama yang dapat mempengaruhi pergerakan USD ke depannya yang secara tidak langsung akan mempengaruhi mata uang crypto.

Sentimen Apresiasi Dolar Amerika

Saat ini terdapat tiga sentimen yang perlu diperhatikan dimana yang pertama adalah sentimen dana stimulus fiskal. Dana stimulus fiskal diprediksi akan disalurkan dalam waktu dekat yang membuat sentimen positif terhadap harapan pertumbuhan perekonomian Amerika.

Setelah sebelumnya terus ditahan, dana bantuan melalui kebijakan fiskal ekspansif ini terlihat akan disetujui bersama resminya pergantian kepemimpinan presiden Joe Biden. Hasilnya sentimen terhadap Dolar Amerika terlihat positif akibat dana ini, terutama mengingat Covid-19 yang masih terus naik.

Baca juga: 3 Cara Aman Beli Bitcoin Saat Harganya Meroket

Sentimen lainnya berasal dari yield surat utang Amerika yang nampaknya terus terlihat naik. Dengan nilai tambah yang terus naik, ketertarikan terhadap surat utang menjadi lebih meningkat sehingga mendorong permintaannya untuk naik.

Jika permintaannya naik, kemungkinan permintaan terhadap Dolar Amerika juga akan naik mengingat transaksinya harus menggunakan Dolar Amerika. Hasilnya akibat permintaan terhadap Dolar Amerika yang naik, nilainya juga akan naik.

Sentimen terakhir adalah publikasi dari penjualan ritel dan sentimen masyarakat terhadap perekonomian Amerika. Data ini baru akan dipublikasi namun diprediksi akan positif, yang jika benar akan meningkatkan sentimen positif terhadap Dolar Amerika.

Sehingga, mengingat masih banyaknya sentimen yang dapat mendorong Dolar Amerika naik, kemungkinan koreksi Bitcoin dan crypto masih akan terjadi. Oleh karena itu, ke depannya masih belum dapat dipastikan apakah koreksi akan berakhir walau mayoritas koin sudah naik kembali, akibat korelasi negatif dengan USD.

Artikel selengkapnya dapat dibaca di sini

Naufal Muhammad

Muhammad Naufal merupakan seorang penggemar bidang makroekonomi dan keuangan. Pada saat ini fokus utama tertuju pada bidang teknologi keuangan terutama trading dan investasi crypto.

Muhammad Naufal merupakan seorang penggemar bidang makroekonomi dan keuangan. Pada saat ini fokus utama tertuju pada bidang teknologi keuangan terutama trading dan investasi crypto.