Coinvestasi Telegram Group Coinvestasi Telegaram Channel

Mengenal Jenis Kontrak Futures Berdasarkan Waktu Kedaluwarsanya

Naufal Muhammad     Friday, April 2 2021

Hingga saat ini pasti kamu sudah mengetahui kalau trading di pasar keuangan, terutama pasar crypto, tidak hanya berada di pasar spot.

Pasar spot adalah pasar dimana aset yang diperjualbelikan adalah aset nyata itu sendiri, seperti layaknya Bitcoin yang diperjualbelikan secara langsung.

Namun di luar pasar spot, terdapat pasar derivatif dimana salah satu pasar tersebut adalah pasar futures.

Penjelasan Pasar Futures

Pasar futures sendiri adalah sebuah bagian dari pasar derivatif dalam seluruh ekosistem pasar keuangan.

Pasar futures diisi dengan perdagangan aset keuangan berupa kontrak futures yang merupakan perjanjian.

Perjanjian tersebut adalah perjanjian untuk menjual atau membeli aset di masa depan dengan harga yang sudah ditentukan saat ini.

Kontrak futures adalah sebuah instrumen keuangan yang dapat diperdagangkan dimana kontrak tersebut didasari oleh suatu aset.

Sebagai contoh, salah satu kontrak futures yang ada di dunia crypto adalah kontrak futures Bitcoin.

Baca juga: Apa Itu Bitcoin Futures, Perdagangan dengan Kontrak Berjangka?

Untuk trader yang cukup berpengalaman, pasti sudah mengetahui dasar dan sifat dari instrumen keuangan ini.

Tapi untuk yang belum mengetahui, dalam artikel ini akan dibahas mengenai jenis kontrak futures berdasarkan waktu kedaluwarsanya.

Terdapat dua jenis kontrak futures yang paling umum, yaitu kontrak futures jenis perpetual dan juga kontrak futures quarterly atau kuartalan.

Kontrak Futures Kuartal

Jenis kontrak futures ini memiliki waktu kedaluwarsa setiap kuartal yang berarti setiap tiga bulan dalam satu tahun.

Umumnya kedaluwarsa kontrak tersebut terjadi pada Bulan Maret, Juni, September, dan Desember.

Kedaluwarsa terjadi di bulan tersebut akibat bulan tersebut adalah bulan berakhirnya kuartal.

Tanggal kedaluwarsa pada bulan tersebut umumnya terjadi pada sekitar tanggal 24, 25, dan terkadang tanggal 31, seperti pada Bulan Desember.

Contoh kontrak futures dengan waktu kedaluwarsa kuartalan umumnya memiliki nama atau ticker denganwaktu kedaluwarsanya.

Baca juga: Kontrak Futures USDT Lebih Diminati, Ini Alasannya

Dalam bursa FTX contohnya, kontrak futures Bitcoin dengan waktu kedaluwarsa pada Bulan Juni atau akhir kuartal kedua, dituliskan dengan nama BTC-0625.

Kontrak tersebut berada dalam kolom futures dan umumnya akan berarti kontrak futures Bitcoin dengan waktu kedaluwarsa Bulan Juni tanggal 25.

Kemungkinan Saat Kedaluwarsa

Saat kontrak kedaluwarsa, terdapat tiga kemungkinan yang dapat terjadi, yaitu membiarkan kedaluwarsa tanpa nilai atau rugi, rolling, atau melakukan penyelesaian atau settlement.

Rolling adalah cara menjaga posisi dimana seorang pemilik kontrak melanjutkan posisinya dalam pasar futures dengan kontrak lain yang memiliki waktu kedaluwarsa lebih panjang.

Contohnya adalah saat kontrak futures Bulan Maret kedaluwarsa, pemiliknya dapat melanjutkan posisinya dengan menyelesaikan kontrak Maret dan menukarkan ke kontrak Juni.

Hal tersebut dilakukan dengan bantuan dari bursa atau pialang yang membuat posisi tidak berubah karena tidak membeli seperti layaknya pembelian kontrak futures dari awal.

Settlement atau penyelesaian adalah cara kedua untuk mencairkan posisi sehingga mengambil keuntungan atau kerugian yang didapatkan dari kontrak futures tersebut.

Terdapat dua cara settlementkontrak futures yaitu melalui physical settlement atau penyelesaian dengan aset yang mendasarinya dan cash settlement atau penyelesaian dengan uang.

Physical settlement umumnya terjadi pada aset yang berfisik nyata seperti dalam pasar komoditas dan terjadi secara otomatis.

Dengan penyelesaian ini, pemilik kontrak akan diselesaikan kepemilikannya dengan pengurangan melalui aset yang mendasari kontraknya.

Contohnya, jika kontrak futures Bitcoin Maret kedaluwarsa dan terjadi keuntungan, otomatis bursa atau pialangakan memberikan keuntungannya dalam Bitcoin secara otomatis.

Namun, jika terjadi kerugian, bursa atau pialang akan mengurangi Bitcoin yang dimiliki pemilik kontrak tersebut, sesuai kerugian dalam kontrak futures.

Cash settlement adalah penyelesaian dengan uang secara langsung, dimana saat penyelesaian kontrak futures terjadi di waktu kedaluwarsa, kerugian atau keuntungan diberikan dalam uang.

Contohnya, jika kontrak futures Bitcoin Maret kedaluwarsa dan terjadi kerugian, maka bursa atau pialang akan mengurangi dana uang yang dimiliki secara otomatis.

Namun, jika terjadi keuntungan, bursa atau pialang akan secara otomatis memberikan imbalan keuntungan dalam bentuk uang.

Kontrak Futures Perpetual

Selain kontrak futures kuartalan, terdapat satu jenis lain yang paling sering dimanfaatkan trader dalam pasar keuangan, yaitu kontrak futures perpetual.

Kontrak ini, berbeda dengan kontrak kuartala, tidak memiliki waktu kedaluwarsa, sehingga namanya adalah perpetual yang artinya tidak pernah berakhir.

Umumnya kontrak futures ini dituliskan dengan akhiran “PERP” seperti contoh kontrak futures Bitcoin perpetual akan tertulis BTC-PERP.

Dengan kontrak ini, tidak ada waktu kedaluwarsa sehingga bergerak seperti aset nyatanya dan didorong oleh permintaan dan penawaran secara natural.

Kontrak ini umumnya juga digunakan untuk melakukan hedging atau pengamanan terhadap posisi di pasar spot, untuk mayoritas trader handal.

Baca juga: Mendalami Hubungan Pasar Futures dan Spot Bitcoin

Namun, hedging tidak terbatas pada kontrak futures perpetual, akibat banyak trader yang juga menggunakan kontrak futures kuartalan.

Semua penyelesaian dan sifat pada kontrak futures di bursa masa kini, terutama di bursa crypto, akan terimplementasi dan terjadi secara otomatis melalui bursa.

Tapi, pengetahuan tentang hal tersebut menjadi sangat penting untuk memahami apa instrumen yang dapat digunakan untuk menghasilkan keuntungan.

Disclaimer

Perdagangan Digital Asset (Bitcoin, Ethereum, dll) merupakan aktivitas beresiko tinggi, ketahui dan kelola risiko Anda dalam melakukan perdagangan Digital Asset. Perdagangan Digital Asset sebaiknya dilakukan pada platform exchange yang terdaftar di Bappebti.

Kami tidak memaksa pengguna untuk membeli atau menjual Digital Asset, sebagai investasi, atau aksi mencari keuntungan. Semua keputusan perdagangan Digital Asset merupakan keputusan independen oleh pengguna.

Artikel Terkait

 Lihat Lebih