Coinvestasi Telegram Group Coinvestasi Telegaram Channel

Ini yang Terjadi Ketika Bitcoin Selesai Ditambang

anisa giovanny     Saturday, February 13 2021

Bitcoin hanya berjumlah 21 juta, maka setelah semua Bitcoin itu selesai tambang pada tahun 2140, maka tidak ada Bitcoin yang akan  beredar kembali.

Jika seperti ini maka apa yang terjadi?

Tentu yang terpikir pertama kali adalah harga Bitcoin akan sangat mahal. Hal ini disebabkan ada peningkatan permintaan dan mata uang yang sulit terhindar dar inflasi. 

Baca juga: Bitcoin Berhasil Ungguli Mata Uang Fiat di 2020

Namun di sisi lain ketika 21 juta Bitcoin itu sudah selesai ditambang, sebagian besar jaringan akan beroperasi sama seperti sekarang.

Tapi dengan satu perbedaan penting bagi penambang.

Kira-kira setiap sepuluh menit, penambang Bitcoin ‘menemukan’ blok baru dan memecahkan kriptografi untuk mendapatkan hadiah berupa Bitcoin.

Baca juga: Apa itu Penambangan Bitcoin atau Mining Bitcoin?

Ketika Bitcoin pertama kali diluncurkan, hadiahnya ditetapkan pada 50 BTC. Namun ada peristiwa halving yang dilakukan secara berkal yakni empat tahun sekali.

Dalam halving itu maka reward dari penabang dikurangi dari 25 BTC, 12,5 BTC, 6,25 BTC, dan seterusnya.

Tiga halving telah diselesaikan sejauh ini; Halving Bitcoin terbaru terjadi pada 11 Mei, memotong hadiah blok menjadi 6,25 BTC.

Baca juga: Apa itu Bitcoin Halving?

Penambang Bitcoin akan dapat terus mendapatkan hadiah blok sampai total 21 juta BTC telah dicetak, setelah itu tidak ada Bitcoin baru yang akan memasuki sirkulasi.

Saat ini, lebih dari 18,5 juta BTC telah diproduksi, setara dengan mencetak 88,3% dari pasokan maksimum hanya dalam waktu satu dekade.

Baca juga: Berapa Banyak Bitcoin yang Tersisa Saat Ini?

Tetapi akan membutuhkan 120 tahun lagi sebelum Bitcoin terakhir dicetak, karena pengurangan bertahap yang terjadi setiap empat tahun sebagai akibat dari proses halving.

Nasib Penambang Setelah Proses Mining Bitcoin Selesai

Setelah semua 21 juta Bitcoin dicetak, penambang Bitcoin masih dapat berpartisipasi dalam proses penemuan blok.

Tetapi mereka tidak akan mendapatkan insentif dalam bentuk hadiah blok Bitcoin. Itu tidak berarti mereka tidak akan diberi penghargaan sama sekali.

Selain hadiah blok, penambang Bitcoin juga menerima semua biaya yang dikeluarkan untuk transaksi. Ini termasuk dalam setiap blok yang baru ditemukan.

Saat ini, biaya transaksi merupakan sebagian kecil dari pendapatan penambang. Sebab penambang saat ini mencetak sekitar 900 BTC (~ $ 8,5 juta) per hari, tetapi menghasilkan antara 30 hingga 50 BTC dalam biaya transaksi setiap hari.

Artinya, biaya transaksi saat ini hanya mencapai 3,3% dari pendapatan penambang  tetapi pada tahun 2140, itu akan melonjak hingga 100%.

Jika Bitcoin selesai ditambang, maka bukan berarti aset ini akan berakhir. Karena aset ini bisa jadi semakin dicari dan kemungkinan akan ada perubahan pada ekosistem untuk membuat adopsi Bitcoin semakin meningkat bahan setelag reward berakhir.

Selain itu para mienrs Bitcoin bisa beralih untuk menambang aset crypto lain atau beralih pada proses staking.

Baca juga: Apa Itu Staking? Panduan Lengkap untuk Pemula

 “Perubahan pada ekosistem Bitcoin dan tempatnya sebagai mata uang utama di dunia virtual dapat mendorong perubahan signifikan dalam adopsi penambang bahkan setelah hadiah blok berhenti,” kata Simon Kim CEO VC Fund.

Artikel Terkait

 Lihat Lebih