Belajar

Apa Itu DAO (Decentralized Autonomous Organization)?

single-image

Pernah gak sih kalian bayangin ada mobil berjalan sendiri tanpa ada pengemudi? Atau vending machine yang tidak hanya bisa mengambil uang dari kamu tapi juga bisa memesan stok makanannya sendiri? Itu kurang lebih analogi dari DAO.

DAO (Decentralized Autonomous Organization) merupakan suatu perusahaan atau organisasi yang dijalankan oleh sistem yang terdapat pada porgram komputer, semua keputusan dikontrol oleh pemegang saham bukan pemerintah pusat, didirikan oleh Mike Hearn, ide dibelakang DAO adalah mendirikan organisasi atau perusahaan yang sepenuhnya berfungsi tanpa adanya manajemen hierarkis. Secara keseluruhan, DAO tidaklah berbeda dengan perusahaan pada umumnya, perbedaan mendasar adalah peraturan perusahaan umum tidak diberlakukan secara digital.

Bagaimana Cara DAO Berkerja?

Bitcoin disebut sebagai yang pertama berfungsi penuh berbasis DAO, karena memiliki separangkat aturan yang telah diprogram, Bitcoin berfungsi autonomus dan juga dikordinasikan melalui protokol konsensus. Setelah itu, kegunaan dari smart contract akan diaktifkan pada platform Ethereum, yang membawa kreasi dari DAO lebih dekat kepada publik.

Tetapi apa yang sesungguhnya DAO butuhkan agar dapat berkerja dengan baik? Pertama-tama, sebuah aturan akan diprogram berdasarkan bagaimana DAO akan berjalan. Aturan-aturan tersebut akan diubah menjadi smart contract, yang pada dasarnya merupakan program komputer, yang berkerja independen di internet, tetapi pada saat yang sama membutuhkan orang untuk melakukan tugas yang tidak dapat dilakukannya sendiri.

Setelah peraturannya sudah ditetapkan, DAO memasuki tahap pendanaan. Hal ini sangat penting dikarenakan dua hal. Pertama DAO harus memiliki properti internal, token yang akan digunakan oleh organisasi atau menjadi hadiah untuk kegiatan tertentu di dalamnya. Kedua, dengan menginvestasikan di DAO, pengguna mendapatkan hak suara dan berperan untuk membuat DAO menjadi seperti yang mereka inginkan.

Setelah periode pendanaan selesai dan DAO dapat dijalankan, lalu DAO akan menjadi otonom dan independen secara sepenuhnya dari pembuatnya. DAO bersifat open source, yang berarti kodenya dapat dilihat oleh siapa pun. Selain itu, semua aturan dan transaksi finansial dicatat dalam Blockchain. Hal ini membuat DAO menjadi sepenuhnya transparan, tidak dapat dikorupsi dan tidak dapat dihapus.

 

Baca juga artikel ini: 5 Hal Tentang Voting dan Blockchain

 

Setelah DAO beroperasi, semua keputusan dalam dimana dan bagaimana untuk menggunakan dana akan dilakukan dengan cara membuat kesepakatan. Setiap pemegang saham dalam DAO dapat membuat proposal mengenai masa depan perusahaannya. Untuk mencegah membludaknya jumlah proposal yang masuk, dibutuhkan deposit uang.

Selanjutnya, pemegang saham akan memilih proposal tersebut. Untuk melakukan suatu tindakan dalam DAO, mayoritas harus setuju dengan hal tersebut. Presentase dibutuhkan untuk mencapai mayoritas tersebut dapat bervariasi berdasarkan DAO, dan dapat dispesifikasikan dengan kode.

Pada dasarnya DAO memungkinkan pengguna untuk menukar dana dengan siapapun di dunia ini. Dana tersebut dapat berbentuk investasi, donasi, penggalangan dana, peminjaman dana dan lain-lain.

Keamanan

Untuk mengubah sesuatu dalam DAO, dibutuhkan persetujuan dari mayoritas. Hal ini bisa menjadi hal yang positif dan negatif. Hal positif yang dapat dilihat adalah keamanan dari DAO ini sangat tinggi, karena DAO tidak dimiliki oleh perseorangan.

Dampak negatif dari DAO adalah, jika developers menemukan bug dalam program DAO, mereka akan sedikit kesulitan untuk mengubahnya.

Keuntungan dari DAO

Konsep dari DAO sangat menarik untuk diimplementasikan di dunia modern, DAO yang disusun dengan sempurna memberikan investor kesempatan untuk membentuk perusahaan sesuai dengan yang mereka inginkan. Dengan tidak adanya struktur hirearki, membuat setiap ide inovatif dapat dikemukakan oleh siapa pun di dalam perusahaan dan semua member dari perusahaan dapat mempertimbangkannya. Sistem pemungutan suara dan dengan diberlakukan peraturan-peraturan yang sudah disepakati oleh para member meminimalisir terjadinya konflik.

Selain itu, para investor harus menaruh sejumlah uang sebelum membuat perubahan atau melakukan pemungutan suara, yang menjadikan setiap keputusan yang diambil telah dievaluasi secara mendalam dan menghasilkan solusi yang efektif. Terakhir, karena sistem DAO menggunakan blockchain yang menjadikan DAO sangat transparan, setiap member yang ikut serta membantu memutuskan bagaimana membelanjakan dana dan para member dalam melacak bagaimana dana tersebut dibelanjakan.

 

You may also like