Coinvestasi Telegram Group Coinvestasi Telegaram Channel

5 Rekomendasi Aset Crypto untuk Staking

anisa giovanny     Friday, October 2 2020

Cara mendapatkan keuntungan dari cryptocurrency yang sedang naik daun adalah staking. Beberapa aset crypto yang bisa distaking adalah Tezos XTZ, Cosmos ATOM, Synthetic SNX, Cardano ADA, dan Algorand ALGO.

Keuntungan dalam proses staking ini seperti “bunga bank”  ketika kita menyimpan uang sebagai deposito. Makin banyak koin yang kita stake maka  makin besar keuntungan yang kita dapatkan.

Ada sejumlah koin berbeda yang dapat digunakan untuk staking. Di situs web stacking rewards tercatat ada lebih dari 100  aset digital yang mendukung staking. Namun dari daftar tersebut tidak semua koin memiliki reputasi baik dan bisa menghasilkan keuntungan yang berkelanjutan saat di stake. 

Karena itu untuk memilih aset yang cocok untuk staking harus dilakukan dengan cermat dan tentunya mengetahui segala risiko yang ada. Di artikel ini akan diulas 5 pilihan koin untuk staking yang bisa dijadikan referensi jika kamu ingin melakukan staking. Koin yang terdaftar di sini memiliki tim pengembangan yang baik dan memiliki peluang untuk mengalami peningkatan harga.

Baca juga: Cara Staking Aset Crypto untuk Mendapatkan Passive Income

Tezos (XTZ)

Tezos (XTZ) adalah salah satu proyek blockchain dan cryptocurrency dirilis pada 30 Juni 2018.  Tidak seperti banyak proyek blockchain lainnya, Tezos tidak didasarkan pada basis kode dari blockchain lainnya. Ia menggunakan bahasa pemrograman OCaml dan  Unique. Ini juga menerapkan konsensus Proof of Stake yang berbeda disebut Liquid Proof of Stake (LPoS).

Blockchain Tezos didukung oleh cryptocurrency XTZ, yang dibuat melalui proses  “baking”. Nama itu sebetulnya sama dengan staking, dan orang yang melakukan baking di Tezos disebut sebagai bakers.

Di Tezos ada dua metode untuk staking pertama adalah baking dan kedua yakni delegate tezos. Dalam proses baking individu modal yang dibutuhkan adalah 8.000 XTZ . Pengguna juga perlu menjalankan node lengkap mereka sendiri. Kemudian untuk baking di XTZ secara mandiri, pengguna harus menggunakan wallet Galleon.  

Sedangkan untuk delegate tezos prosesnya jauh lebih mudah dan modalnya lebih sedikit, karena ini seperti staking di pool, di mana kamu akan patungan dengan pengguna lainnya untuk melakukan staking.

Baca juga: Cara Staking Aset Crypto Menggunakan Staking Pool

Namun reward yang didapatkan tentu tidak sebesar dari baking tezos individu. Untuk delegate tezos Anda bisa menggunakan berbagai penyedia layanan staking seperti Binance Staking, Everstake, Tezgate, Proof of Bake dan lain sebagainya. Dilansir dari stakingrewards jika kamu mendelegasikan XTZ, reward yang kamu dapatkan per tahun adalah 5.56%

Tezos menjadi salah satu aset yang disukai untuk staking, dikarenakan hasilnya yang bagus dan Tezos sudah berhasil masuk ke dalam dua puluh besar mata uang kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar.

Cosmos (ATOM)

Cosmos (ATOM) menyebut dirinya ekosistem blockchain terhubung yang dapat disesuaikan, terukur, kuat, dan dapat dioperasikan. Ini adalah jaringan blockchain independen terdesentralisasi yang diberdayakan oleh Tendermint dan algoritma Byzantine Fault Tolerant.

Cosmos menggunakan sistem Delegated Proof of Stake (DPoS) di mana terdapat delegator (alias pemegang saham) dan validator. Pengguna dapat mempertaruhkan sejumlah ATOM dengan mendelegasikannya ke validator. Validator menyimpan sebagian dari hadiah staking yang dapat bervariasi dari 0% hingga 25%. 

Imbalan staking ATOM pada April 2020 adalah 8,2% per tahun, tetapi bisa mencapai 20% jika proporsi ATOM yang dipertaruhkan turun di bawah dua pertiga dari total pasokan. Staking ATOM  cukup mudah, pengguna cukup memiliki wallet yang sesuai. Kemudian memilih validator untuk didelegasikan. Kamu  juga perlu mengklaim hadiah secara manual.

ATOM saat ini menduduki peringkat ke-25 cryptocurrency terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar. Hadiah staking untuk token ini cukup menggiurkan, dan jika tim berhasil menerapkan visinya untuk “Internet Blockchain”, maka diprediksi ATOM dapat mulai membayar reward staking di sejumlah cryptocurrency yang berbeda, hal ini akan menempatkannya di atas proyek lain.

Baca juga: Cara Staking Mudah Melalui Exchange Crypto

Synthetix (SNX)

Synthetix (SNX) adalah proyek berbasis Ethereum yang dibuat untuk pembuatan aset synthetix yang ditautkan ke nilai beberapa aset lain. Aset ini dapat didasarkan pada komoditas fisik, mata uang fiat, saham, obligasi, cryptocurrency lain, atau pada dasarnya apa pun yang bernilai. Setiap aset synthetix yang dibuat adalah konstruksi ERC-20 dan didukung oleh token Jaringan Synthetix (SNX).

Hadiah staking ditambahkan ke jaringan Synthetix pada Maret 2019 sebagai cara untuk memenuhi kebutuhan orang-orang untuk berkontribusi pada sistem. Artinya, pemegang SNX dapat membuat Synth baru dan kemudian mendapatkan hadiah staking setiap minggu.

Imbalan berasal dari biaya transaksi dan harus diklaim oleh pengguna melalui Mintr dApp, yang juga digunakan untuk membuat Synths. Hadiah yang dipertaruhkan dapat diklaim hingga dua minggu setelahnya, tetapi jika tidak diklaim pada saat itu, hadiah tersebut akan dikembalikan ke rewards pool.

Pada April 2020, pengembalian tahunan untuk staking SNX adalah 55,28% menurut StakingRewards.com. Dengan imbalan tahunan yang besar, ini jelas merupakan cara yang baik untuk menghasilkan pendapatan pasif. Proyek ini juga berkembang dengan baik, karena aset synthetix merupakan cara yang baik untuk mendapatkan eksposur ke pasar tradisional.

Baca juga: 7 Tempat Staking Aset Crypto

Cardano (ADA)

Cardano (ADA) adalah platform terdesentralisasi yang memungkinkan transfer nilai yang dapat diprogram dan kompleks dengan cara yang aman dan terukur. Didirikan oleh Charles Hoskinson, pengembangannya dimulai pada 2015, dan kemudian mengumpulkan sekitar $60 juta dalam ICO pada 2017 sebelum dirilis. Hoskinson juga merupakan salah satu pendiri Ethereum. 

Baca juga: Apa itu Cardano ? Panduan untuk Pemula

Cardano baru saja meluncurkan layanan stakingnya di Juli 2020. Untuk staking di Cardano Anda cukup sediakan wallet Daedalus atau Yoroi dan pengguna cukup hold ADA dalam wallet tersebut dan pengguna bisa melakukan delegate ADA ke staking pools yang disediakan.

Jika menggunakan wallet yoroi, pengguna bisa delegate ADA langsung ke beberapa staking pools dalam satu wallet, sedangkan jika menggunakan Yoroi harus memiliki beberapa akun wallet jika ingin menggunakan lebih dari satu staking pools. Reward yang bisa kamu dapatkan dari staking ADA dilansir dari stakingrewards adalah 6.09%/tahun

Algorand (ALGO)

Algorand (ALGO) dibuat sebagai blockchain tanpa izin yang terdesentralisasi dengan tujuan memungkinkan ekonomi tanpa batas. Ini bertujuan untuk menyelesaikan masalah skalabilitas blockchain utama sambil mempertahankan desentralisasi dan keamanan. Algorand melakukan semua ini dan juga memberi pengguna biaya transaksi yang sangat rendah.

Jaringan Algorand memungkinkan untuk pembangunan aplikasi terdesentralisasi, dan dengan throughput yang dilaporkan 1.000 transaksi per detik. Ini adalah alternatif yang baik bagi pengembang dApp yang mencari jaringan yang lebih cepat dan berbiaya rendah.

Siapa pun yang memiliki 1 ALGO atau lebih di dompet non-kustodian  dapat memperoleh hadiah staking dengan setiap blok dibuat. Rewards staking awalnya ditetapkan pada tarif tahunan 10%, tetapi pada April 2020 hadiah tahunan adalah 5,46% menurut StakingRewards.com atau sekitar 8% di Binance Staking.

Algorand banyak disukai untuk staking karena proses stake yang cukup sederhana. Tidak ada node yang perlu dijalankan, dan tidak ada persyaratan khusus lainnya. Pengguna hanya perlu menyimpan ALGO mereka di dompet yang sesuai, dan pembayaran dilakukan kira-kira setiap 20 menit.


Lima pilihan koin ini dapat kamu jadikan refrensi jika ingin mencoba melakukan staking. Dalam perhitungan keuntungan yang didapatkan dari proses ini kamu bisa mencoba menghitungnya melalui kalkulator simulasi yang disediakan oleh Stakingrewards.

Seperti biasa semua keputusan untuk melakukan proses ini ada di tangan kamu sepenuhnya, pastikan melakukan riset yang cukup dan mengetahui keuntungan hingga risiko dari koin yang ingin dikunci dalam proses staking.