Pemula
Untuk kamu yang baru mau mulai masuk dan belajar dasar - dasar cryptocurrency dan blockchain.Temukan ragam materi mulai dari Apa itu Cryptocurrency, apa itu Bitcoin, hingga Apa itu NFT.
Altcoin · 8 min read

Dalam dunia Decentralized Finance atau DeFi, Ethereum saat ini dianggap sebagai salah satu crypto termahal, dari sisi harga maupun biaya transaksi.
Karena biaya transaksinya yang tinggi, saat ini banyak investor yang berasumsi bahwa ekosistem DeFi Ethereum hanya untuk whale atau investor dengan modal besar.
Namun, kenyataannya narasi tersebut tidak sepenuhnya benar karena sekarang ekosistem blockchain telah dapat diakses dengan murah melalui bantuan Blockchain Polygon.
Bahkan saat ini transaksi pembelian crypto termasuk Ethereum sudah dapat dilakukan langsung melalui wallet seperti Metamask.
Sehingga investor tidak perlu menyambungkan walletnya ke bursa terdesentralisasi atau DeX untuk melakukan transaksi dengan biaya yang murah.
Dalam artikel ini akan diberikan panduan cara menggunakan Metamask untuk beli Ethereum hanya dalam tiga langkah dengan cara yang murah.
Langkah pertama untuk menggunakan metamask adalah membuat akun metamask dan menyimpan seluruh kata sandi termasuk seed phrase untuk menjaga keamanan.
Jika belum mengetahui cara membuat dan menggunakan metamask, artikel yang tertera di sini dapat menjadi panduan yang baik.
Berikutnya jika sudah memiliki akun metamask pengguna dapat menyambungkan metamask ke jaringan Polygon (MATIC).
Caranya adalah dengan menyambungkan wallet ke salah satu aplikasi ekosistem MATIC seperti Quickswap atau menyambungkannya secara manual.
Cara menyambungkan secara manual adalah dengan menekan tulisan network yang ada di bagian atas wallet dan menekan tulisan “add network” jika pilihan Matic Network belum tersedia.

Setelah sudah, langkah berikutnya adalah mengisi informasi seperti pada gambar di bawah dan menekan tulisan “Save” untuk menyimpan informasi.

Apa bila sudah selesai, berikutnya yang harus dilakukan adalah deposit dana ke metamask. Pengguna dapat melakukan deposit melalui platform atau exchange yang memiliki pilihan jaringan withdraw Matic Network atau Polygon Network seperti Kucoin atau Binance.
Setelah melakukan deposit langkah berikutnya adalah menunggu hingga crypto yang didepositkan diterima di wallet.
Jika sudah menerima crypto yang didepositkan, langkah berikutnya adalah memulai proses pembelian Ethereum. Umumnya pengguna akan melakukan deposit menggunakan USDT atau MATIC untuk mempermudah pemindahan dana dengan murah.

Sebelum membeli Ethereum, pastikan dalam wallet sudah ada tulisan Ethereum agar siap menerima Ethereum yang sudah dibeli. Jika belum ada caranya adalah tekan tulisan “Import Tokens” seperti pada gambar di atas dan isi informasi terkait Ethereum.
Informasi dapat dicocokkan dengan gambar di atas. Perlu diketahui bahwa cara menambahkan Ethereum ke metamask yang digunakan adalah menggunakan Ethereum dalam Blockchain Polygon atau Wrapped Ethereum (WETH).
Jika sudah pengguna akan diminta memasukkan informasi terkait transaksi yang akan dilakukan dan melakukan konfirmasi.
Langkah terakhir adalah menggunakan metamask untuk transaksi atau melakukan swap. Caranya adalah menekan tulisan swap dan mengisi informasi transaksi seperti gambar di bawah.
Informasi yang harus diisi adalah token yang ingin digunakan untuk membeli Ethereum dan menuliskan jumlah token yang ingin digunakan.

Contoh di atas adalah menggunakan Token MATIC untuk membeli Ethereum dengan menggunakan 1 MATIC.
Jika sudah, langkah berikutnya adalah menekan tulisan Review Swap seperti pada gambar di atas untuk memulai transaksi.
Jika sudah, pengguna akan diberikan informasi dan konfirmasi terakhir sebelum transaksi dilaksanakan.

Apa bila semua sudah sesuai, pengguna dapat menekan tulisan “Swap” pada gambar di atas dan transaksi akan selesai. Ethereum akan secara otomatis masuk ke dalam Wallet yang digunakan.
Seluruh konten berupa data dan atau informasi yang tersedia di Coinvestasi hanya bertujuan sebagai informasi dan referensi. Konten ini bukan saran atau nasihat investasi maupun trading. Seluruh pernyataan dalam artikel tidak dimaksudkan sebagai ajakan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli atau menjual aset kripto apa pun.
Perdagangan di pasar keuangan, termasuk aset kripto, mengandung risiko dan dapat menyebabkan kerugian hingga kehilangan seluruh dana. Kamu wajib melakukan riset secara mandiri sebelum mengambil keputusan. Seluruh keputusan investasi atau trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu setelah memahami risiko yang ada.Gunakan hanya platform atau aplikasi aset kripto yang terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Daftar platform aset kripto yang berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dapat diakses melalui di sini.
Topik
Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.