6

Mau paham Blockchain?

Belajar Sekarang
TINGKATKAN PEMAHAMAN BLOCKCHAIN MU

Rekomendasi webinar dan materi edukasi teknologi blockchain terkini langsung dari para ahli.

Mau paham Blockchain?

Belajar Sekarang

Mengenal Chia Network yang Diprediksi Jadi Penerus Bitcoin

Bitcoin jadi proyek yang luar biasa bagi dunia kripto, kehadirannya mampu memicu kelahiran aset-aset crypto lainnya.

Apakah ada proyek yang mampu menyaingi kepopuleran Bitcoin atau paling tidak setara? Hingga kini rasanya belum ada, namun akhir-akhir ini muncul sebuah nama yang disinyalir akan lebih baik dari Bitcoin, ia bernama Chia Network.

Tapi apa itu Chia Network? Selengkapnya akan terjawab di artikel berikut ini.

Mengenal Chia Network

Proyek ini mungkin masih asing di telinga para penggemar crypto di Indonesia. Di berbagai portal crypto dunia pun nama ini masih belum familiar. Hanya segelintir pihak yang pernah mendengar namanya.

Chia Network pada dasarnya sudah dikembangkan sejak 2017, namun karena kala itu masih dalam proses pengembangan pihak Chia Network pun belum santer mempromosikan proyek ini. Dengan proses pengembangan yang makin matang, nama proyek ini pun semakin naik dan muncul ke permukaan.

Pendiri dari Chia Network sendiri adalah Bram Cohen yang juga pendiri dari Bittorent, dengan tokenny BTT yang tengah meroket. 

Proyek ini juga didukung oleh tujuh investor utama, beberapa diantaranya adalah Galaxy Investment Group, Slow Ventures, dan Greylock Partners.

Tujuan chia adalah menciptakan suatu blockchain yang hemat energi dan ramah lingkungan.

Baca Juga: Mengenal Polkastarter dan Tokennya POLS

Chia Network pun  menggunakan blockchain dengan konsep baru. Founder Chia diketahui ingin menciptakan blockchain yang lebih efisien dalam segala aspek, termasuk hemat energi, lebih aman, lebih terdesentralisasi, dan secara keseluruhan lebih baik.

Transaksi dalam Chia akan menggunakan bahasa programming sendiri yaitu Chialisp. Bahasa ini dianggap sebagai bahasa pemrograman yang lebih aman dan lebih transaparan karena mudah di audit.

Blockchain dari proyek ini sendiri akan menggunakan konsep baru yang  sama dengan konsep Bitcoin. Inilah yang membuat Chia digadang mampu menyaingi Bitcoin di masa depan, karena konsepnya sama namun dengan jaringan yang lebih baik.

Proyek ini pun memiliki keunikan karena menggunakan mekanisme Proof of  Space and Time yang dibuat oleh Bram Cohen. Mekanisme ini akan membuat Chia ramah lingkungan karena hemat energi.

Chia diketahui sudah meluncurkan mainnet pada 19 Maret 2021, namun belum mengadakan penjualan token. Tokennya Chia yang bernama XCH hingga saat ini baru bisa didapatkan lewat proses mining.

Ini mirip dengan Bitcoin yang pada awalnya hanya bisa didapatkan dengan proses menambang sebelum akhirnya di jual di berbagai bursa.

Proses mining Chia diketahui mudah dan tidak perlu menggunakan mining rig dan bisa dilakukan di CPU komputer biasa hanya saja perlu menyediakan penyimpanan yang cukup.

Cara Mining Chia

Cara kerja dari mekanisme ini adalah para miner perlu mengalokasikan hard drive atau memori di komputer pribadinya sebagai tempat storage atau penyimpanan data.

Kemudian install software yang sudah disediakan di website Chia.net. Kemudian imbalannya akan diberikan XCH dengan melihat seberapa besar penyimpanan.

Setelah itu miner tinggal menunggu imbal hasil berupa XCH yang ditentukan dari seberapa besar alokasi yang penambang berikan dibandingkan keseluruhan jaringan.

Chia menargetkan beberapa hal yang lagi berkembang sekarang untuk diadopsi ke blockchainnya. Di antaranya adalah mata uang digital bank sentral, sistem pembayaran institusi keuangan, sistem pembayaran perusahaan global,  Adopsi ke bursa terdesentralisasi atau DeX dan ke Sektor Decentraized Finance (DeFi), dan bahkan sistem pembayaran lintas negara.

“Chia berharap bisa mengadopsi alat pembayaran mainstream untuk digunakan dalam kehidupan sehari-hari contohnya seperti GrabPay, kata Bram Cohen dilansir dari situs Chia.

Baca Juga: Mengenal Mata Uang Digital Nasional Cina (DCEP)

Top exchange
Indodax
0 Ulasan
Daftar
Pintu
15 Ulasan
Daftar
TRIV
22 Ulasan
Daftar
Lihat semua

Pertanyaan penting

Apa itu Chia Network?

Chia Network pada dasarnya sudah dikembangkan sejak 2017, namun karena kala itu masih dalam proses pengembangan pihak Chia Network pun belum santer mempromosikan proyek ini.

Siapa Penditi Chia Network?

Bram Cohen yang juga pendiri dari Bittorent, dengan tokenny BTT yang tengah meroket.

Apa itu Tujuan dari Chia Network?

Tujuan chia adalah menciptakan suatu blockchain yang hemat energi dan ramah lingkungan.

Project Chia Netwrok Didukung Oleh?

Galaxy Investment Group, Slow Ventures, dan Greylock Partners.

Bahasa yang digunakan oleh Chia Network?

Chialisp.

Bagaimana Cara Mining Chia Network?

Cara kerja dari mekanisme ini adalah para miner perlu mengalokasikan hard drive atau memori di komputer pribadinya sebagai tempat storage atau penyimpanan data.

Dhila Rizqia

Dhila seorang lulusan studi komunikasi dan media yang memiliki ketertarikan besar pada dunia investasi khususnya bitcoin dan cryptocurrency.

Dhila seorang lulusan studi komunikasi dan media yang memiliki ketertarikan besar pada dunia investasi khususnya bitcoin dan cryptocurrency.

Panduan Terkait
Rekomendasi aplikasi beli bitcoin
Pintu

Pintu adalah bursa kripto dengan...

Berlisensi

15 Ulasan
Daftar
Indodax

Indodax.com adalah sebuah pasar online...

Berlisensi

0 Ulasan
Daftar
TRIV

Triv merupakan aplikasi jual-beli bitcoin...

Berlisensi

22 Ulasan
Daftar