Coinvestasi Telegram Group Coinvestasi Telegaram Channel

XRP TipBot Selamat dari Regulasi Crypto Baru di Belanda

Wafa Hasnaghina     Saturday, May 30 2020

Banyak negara di dunia mulai memberlakukan regulasi yang jelas dalam mendorong bisnis crypto. Namun, tidak sedikit juga negara yang regulasinya justru menakut-nakuti operasi terkait industri crypto ini. Salah satunya, Belanda yang dirasa memberatkan beberapa pengusaha kecil di industri crypto. 

Amandemen baru mengenai cryptocurrency ini diciptakan dalam mengatur industri yang lebih transparansi, tetapi di sisi lain membuat pengusaha kecil di industri ini harus gulung tikar karena biaya yang diterapkan sangat tinggi. Regulasi ini dimulai pada 10 Januari 2020 lalu, hanya sebulan sebelum pandemi COVID-19 melanda dunia. Setelah, regulasi ini resmi diterapkan, pemerintah Belanda memberikan tenggat waktu selama enam bulan di mana bisnis crypto dapat menyesuaikan dengan aturan baru ini.

Undang-undang Crypto yang Baru Ini Bertujuan Untuk Ciptakan Transparansi

Hingga saat ini, bisnis terkait Cryptocurrency telah memulai adaptasinya terkait dengan peraturan baru ini. Registrasi wajib dilakukan untuk membantu memperjelas ekosistem crypto yang ada di negara ini. Sayangnya, biaya registrasi yang terlalu besar hingga mencapai $36.500 membuat usaha kecil dan mikro crypto harus tutup toko.

Selain itu, terdapat biaya yang ditetapkan pada tahun-tahun yang akan datang hingga mencapai sekitar $25.000 per tahunnya. Hal ini berarti akan ada banyak lagi bisnis-bisnis kecil crypto yang akan menutup operasi mereka atau pindah ke tempat lain. Jika ini terus berlanjut, maka akan ada lebih sedikit bisnis yang akan mematuhi peraturan, yang pada gilirannya akan meningkatkan biaya lebih lanjut.

XRP TipBot Atasi Biaya Tinggi dengan Berkolaborasi dengan Uphold

XRP TipBot adalah salah satu dari banyak merek yang akan terkena dampak langsung oleh undang-undang crypto baru di Belanda. Layanan tip berbasis XRP telah beralih dari layanan gratis ke model berbayar untuk menjaga mesin tetap bekerja. Wietse Wind dari XRP TipBot mengatakan, kenaikan biaya ini memaksa perusahaan untuk mencari model penetapan harga.

Namun, pencipta XRP TipBot sebenarnya tidak mendukung biaya yang sangat tinggi ini pada layanan aplikasinya. Tidak heran jika XRP TipBot pada akhirnya memutuskan untuk berkolaborasi dengan layanan uang virtual lain bernama Uphold. Keduanya bekerjasama dalam membantu pengguna memberikan tip yang lebih baik menggunakan crypto. Nantinya, akun Uphold akan diintegrasikan untuk mengakses layanan XRP TipBot. Sayangnya, tidak semua bisnis crypto dapat keluar dari badai semacam ini. Misalnya saja Bittr, sebuah perusahaan tabungan berbasis BTC, harus menutup layanan operasinya karena undang-undang crypto yang baru ini.

Informasi selengkapnya dapat dibaca di sini