Pemula
Untuk kamu yang baru mau mulai masuk dan belajar dasar - dasar cryptocurrency dan blockchain.Temukan ragam materi mulai dari Apa itu Cryptocurrency, apa itu Bitcoin, hingga Apa itu NFT.
Siaran Pers · 8 min read

Venom Foundation yang memiliki proyek layer-0 dan 1 Venom Blockchain melakukan kerja sama dengan Pemerintah UEA untuk mengembangkan dan menerapkan Sistem Kredit Karbon Nasional.
Sistem Kredit Karbon Nasional adalah cara untuk mengurangi emisi karbon dengan memberikan imbalan bagi bisnis yang bisa membatasi polusi karbon mereka hingga ke tingkat tertentu. Sistem ini juga memberikan kesempatan bagi bisnis untuk menjual karbon apabila batas karbon mereka tidak terpakai.
Baca juga: Mengenal Proyek Layer-0 Venom Blockchain dan Cara Menggunakannya
Kemitraan ini merupakan langkah signifikan menuju pemanfaatan teknologi blockchain untuk mengatasi tantangan lingkungan dan mempromosikan keberlanjutan dalam skala nasional.
Ini juga menjadi bentuk komitmen UEA untuk memperkuat memperkuat transparansi, keandalan, dan efisiensi dalam manajemen emisi karbon, sambil menggunakan teknologi blockchain Venom generasi berikutnya.
Harapannya kerja sama ini dapat mewujudkan misi UEA untuk mengurangi emisi karbon sebesar 40% pada tahun 2030. Dalam nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani antara Kementerian Perubahan Iklim dan Lingkungan (MCCE), Industrial Innovation Group, dan Venom Foundation menguraikan empat tujuan strategis.
Tujuan strategisnya adalah mengurangi emisi, mempromosikan pertanian berkelanjutan, meningkatkan kesehatan lingkungan, dan melestarikan keanekaragaman hayati.
“Bagi Industrial Innovation Group, merupakan suatu kehormatan besar untuk berkontribusi dalam penciptaan Sistem Pendaftaran Kredit Karbon Nasional pertama Uni Emirat Arab bersama dengan Venom. Kami berpegang teguh pada tujuan pembangunan berkelanjutan dan berupaya untuk mengurangi dampak lingkungan, termasuk melalui dekarbonisasi, karena perubahan iklim global terkait erat dengan peningkatan konsentrasi CO2 di atmosfer,” kata Taryam Matar Taryam, CEO Industrial Innovation Group.
Saat MOU antara Venom dan Pemerintah UEA mulai berlaku, kedua entitas dengan penuh semangat mengantisipasi keberhasilan peluncuran dan penerapan Sistem Kredit Karbon Nasional.
Kemitraan menjadi salah satu bukti nyata dari potensi teknologi blockchain dalam memajukan inisiatif lingkungan dan memperkuat komitmen untuk membangun masa depan yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan.
“Di Venom, kami percaya bahwa teknologi blockchain memiliki potensi untuk mendorong real- dampak dunia, dan inisiatif ini dengan sempurna mewujudkan visi tersebut. Bersama-sama, kami berkomitmen untuk menciptakan masa depan yang berkelanjutan dan solusi perintis yang secara positif memengaruhi iklim global,” kata Peter Knez, ketua Venom Foundation.
Seluruh konten berupa data dan atau informasi yang tersedia di Coinvestasi hanya bertujuan sebagai informasi dan referensi. Konten ini bukan saran atau nasihat investasi maupun trading. Seluruh pernyataan dalam artikel tidak dimaksudkan sebagai ajakan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli atau menjual aset kripto apa pun.
Perdagangan di pasar keuangan, termasuk aset kripto, mengandung risiko dan dapat menyebabkan kerugian hingga kehilangan seluruh dana. Kamu wajib melakukan riset secara mandiri sebelum mengambil keputusan. Seluruh keputusan investasi atau trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu setelah memahami risiko yang ada.Gunakan hanya platform atau aplikasi aset kripto yang terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Daftar platform aset kripto yang berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dapat diakses melalui di sini.
Topik
Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.