Coinvestasi Telegram Group Coinvestasi Telegaram Channel

US Bertekad Percepat Regulasi Cryptocurrency

anisa giovanny     Friday, February 21 2020

Industri blockchain semakin berkembang dengan kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Hal ini membuat para pembuat kebijakan dipaksa untuk memahami teknologi dengan lebih cepat jika tidak ingin tertinggal.  Selain soal blockchain, para pembuat kebijakan pun mulai khawatir dengan mata uang digital dan cryptocurrency.

Laporan dari Reuters dilansir dari cryptopotato menunjukan bahwa cryptocurrency tertentu yakni Stablecoin dan munculnya mata uang digital Libra dari Facebook menimbulkan kekhawatiran di mana negara tidak bisa mengontrol mata uang mereka sendiri.

Karena permasalahan ini, Michael Bloomberg mantan Walikota New York City dan calon kandidat presiden Amerika Serikat memberikan rekomendasi yang menginsyaratkan jika mata uang digital dapat memainkan peran penting, misalnya dalam mencegah krisis keungan di masa depan baik di skala nasional hingga global.

“Cryptocurrency telah menjadi kelas aset bernilai ratusan miliar dolar, namun pengawasan regulasi cryptocurrency masih terpecah-pecah dan tidak berkembang, ” ujarnya.

Pendapat lainnya hadir dari Randal Quarles, Ketua Dewan Stabilitas Keuangan (FSB) dan Gubernur Federal Reserve AS, dalam sebuah surat kepada otoritas keuangan G20 dunia.

“Kami bertekad untuk mempercepat laju pengembangan tanggapan regulasi dan pengawasan yang diperlukan untuk instrumen-instrumen baru ini, ” kata Quarles.

Ia juga menyebutkan jika saat ini ada kelompok yang tengah bekerja untuk membuat kebijakan dengan harapan mendapatkan manfaat dari stablecoin dan mencegah risiko dari salah satu bagian dari cryptocurrency itu. 

Dalam pernyataan penutup mereka untuk surat-surat Quarles, G20 menanggapi, jika risiko dari para penambang global perlu dievaluasi dan ditangani dengan tepat sebelum mereka mulai beroperasi.

Sementara itu banyak aturan yang terkait dengan masa depan crypto belum ditetapkan dan tentu saja pendapat dari berbagai pejabat di AS tadi bisa menjadi langkah besar bagi mata uang digital dan industri crypto seluruh dunia.

Baca juga : Bank Sentral AS Eksplorasi Mata Uang Digital

Pemimpin Negara Mulai Pertimbangkan Regulasi Cryptocurrency

Semakin banyak pemimpin dunia dan pembuat kebijakan di berbagai bidang berbicara dengan crypto dan regulasinya, tentu saja ini akan mendorong perubahan bagi crypto. Namun perubahan baik atau buruk kita masih harus menunggunya.

Selain itu, saat ini mulai banyak bank sentral negara yang mulai mempelajari mata uang digital. Bahkan berkeinginan untuk memiliki CBDC tersebut, menyusul majunya Cina yang telah lebih dulu membangun mata uang digital. Baru-baru ini Jepang dan AS dikabarkan berkeinginan untuk meluncurkan CBDC.

Sumber