Pemula
Untuk kamu yang baru mau mulai masuk dan belajar dasar - dasar cryptocurrency dan blockchain.Temukan ragam materi mulai dari Apa itu Cryptocurrency, apa itu Bitcoin, hingga Apa itu NFT.
Berita Bitcoin · 5 min read

Trader Bitcoin membuka awal 2026 dengan optimisme tinggi. Mereka mulai memborong instrumen derivatif yang bertaruh pada kenaikan harga Bitcoin ke level enam digit, menembus US$100.000 atau sekitar Rp1,67 miliar per BTC.
Menurut data Deribit yang dikutip dari CoinDesk, Senin (5/1/2025), minat terbesar terlihat pada opsi call Bitcoin dengan harga kesepakatan US$100.000 untuk jatuh tempo Januari yang diperdagangkan di Deribit, exchange opsi kripto terbesar di dunia berdasarkan volume dan open interest. Sejak akhir pekan lalu, minat terhadap kontrak ini meningkat tajam dan mulai mendominasi dinamika pasar opsi Bitcoin.

Opsi call memberi hak, bukan kewajiban, kepada pembeli untuk membeli aset dasar pada harga tertentu sebelum atau saat kontrak berakhir. Dalam konteks ini, opsi call US$100.000 mencerminkan keyakinan bahwa harga Bitcoin akan naik melampaui level tersebut dalam waktu dekat.
Data Amberdata menunjukkan, dalam 24 jam terakhir saja, jumlah kontrak aktif pada opsi call Januari US$100.000 bertambah sekitar 420 BTC. Kenaikan ini setara dengan tambahan nilai open interest sekitar US$38,8 juta atau sekitar Rp648 miliar, tertinggi di antara seluruh opsi call Bitcoin untuk jatuh tempo Januari di Deribit. Perlu dicatat, satu kontrak opsi di Deribit merepresentasikan satu BTC.
Secara keseluruhan, total nilai open interest pada opsi call US$100.000 ini telah mencapai sekitar US$1,45 miliar atau setara Rp24,2 triliun. Dari jumlah tersebut, porsi kontrak dengan jatuh tempo Januari menyumbang sekitar US$828 juta atau sekitar Rp13,8 triliun, berdasarkan data Deribit Metrics.
Baca juga: Penerbit USDT Tether Borong 8.888 Bitcoin di Awal 2026
Analis menilai posisi bullish ini sejalan dengan sentimen pasar sepanjang 2025, ketika pelaku pasar agresif memburu opsi call di rentang harga US$100.000 hingga US$140.000. Tren tersebut kini berlanjut ke awal 2026, seiring harga Bitcoin keluar dari fase konsolidasi dan mulai mencatat kenaikan.
Harga Bitcoin sendiri telah naik sekitar 5 persen sejak awal tahun dan sempat menyentuh area US$94.000. Adapun hingga artikel ini ditulis, Bitcoin stagnan di kisaran US$93.700. Indeks Crypto Fear and Greed yang sebelumnya bertahan di posisi ketakutan ekstrem dalam dua bulan, kini kembali ke posisi netral dengan skor 49 dari 100, menurut data CoinMarketCap.

Menurut QCP Capital, permintaan terhadap opsi call bullish berpotensi meningkat lebih jauh jika harga Bitcoin mampu menembus level US$94.000. QCP Capital mencatat bahwa setelah periode kedaluwarsa Desember, struktur posisi pasar berubah signifikan. Tingkat pendanaan kontrak perpetual Bitcoin di Deribit melonjak di atas 30 persen, mengindikasikan dealer berada dalam posisi short gamma ke arah atas.
Kondisi ini sebelumnya terlihat ketika harga spot menembus US$90.000, yang memicu arus lindung nilai ke kontrak perpetual dan opsi call berjangka pendek.
Jika pergerakan harga di atas US$94.000 dapat bertahan, efek tersebut berpotensi semakin kuat dan mendorong volatilitas lanjutan ke arah atas, seiring pelaku pasar menyesuaikan posisi mereka terhadap skenario reli Bitcoin di awal 2026.
Baca juga: Performa Harga Bitcoin Tiap Natal Sejak 2010-2025!
Konten baik berupa data dan/atau informasi yang tersedia pada Coinvestasi hanya bertujuan untuk memberikan informasi dan referensi, BUKAN saran atau nasihat untuk berinvestasi dan trading. Apa yang disebutkan dalam artikel ini bukan merupakan segala jenis dari hasutan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli dan menjual aset kripto apapun.
Perdagangan di semua pasar keuangan termasuk cryptocurrency pasti melibatkan risiko dan bisa mengakibatkan kerugian atau kehilangan dana. Sebelum berinvestasi, lakukan riset secara menyeluruh. seluruh keputusan investasi/trading ada di tangan investor setelah mengetahui segala keuntungan dan risikonya.
Gunakan platform atau aplikasi yang sudah resmi terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Platform jual-beli cryptocurrency yang terdaftar dan diawasi BAPPEBTI dapat dilihat di sini.
Topik
Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.