Total Value Locked Aave Berlipat Ganda Dalam Dua Minggu

Wafa Hasnaghina

26th August, 2020

Protokol DeFi Aave terus berkembang dengan merilis fitur-fitur terbaru yang mereka miliki. Hal ini mendorong banyaknya nilai yang masuk ke dalam protokol, dengan Total Value Locked (TVL) dalam smart contractnya mencapai lebih dari $1,3 miliar sejak awal Agustus ini. 

Nilai tersebut bertambah dua kali lipat sejak 10 Agustus, menurut data dari DeFi Pulse. Kenaikan harga ini terjadi berkaitan dengan pengumuman peluncuran testnet tata kelola protokol ‘Aavenomics’ dan fitur terkait delegasi kredit baru di platform pada akhir Juli lalu. 

Total Value Locked Aave

Terlebih, kenaikan TVL ini juga berkaitan dengan kenaikan harga token LEND. Token asli dari protokol Aave ini bernilai lebih dari $0,30 pada awal Agustus lalu, dan saat ini telah mencapai harga $0,69.

Pertumbuhan ini juga mengindikasikan bahwa protokol DeFi tidak memerlukan liquidity mining, fitur yang belum diluncurkan Aave. Fitur ini berfungsi untuk menarik nilai dan menaikan harga token asli dari protokol tersebut. 

Aave sendiri diluncurkan pada Januari 2020 setelah berevolusi dari EthLend yang mengumpulkan hampir $18 juta dalam Initial Coin Offering (ICO) pada 2017 silam. Sejak saat itu, Aave menjadi platform terkemuka dalam bidang DeFi, termasuk pinjaman crypto dengan suku bunga tetap dan variabel serta fitur flash loan

Flash loan ini memberikan akses ke lebih dari ratusan dolar likuiditas dengan durasi sekitar satu Ethereum atau sekitar 15 detik. Selain itu, fitur ini juga memungkinkan pedagang crypto melakukan arbitrase, membeli dan menjual aset dengan cepat kepada pedagang lainnya untuk mendapat keuntungan dari perbedaan harga.

Fitur ini membantu Aave menarik lebih dari $100 juta TVL dalam enam bulan pertamanya setelah secara resmi beroperasi. Setelah angka tersebut tercapai, hanya kurang dari dua bulan nilai tersebut naik hingga menjadi $1 miliar TVL.

Tahap Selanjutnya dari Proyek Aave

Setelah mengumumkan tahap pengujian Aavenomics, nantinya tata kelola protokol ini akan dapat mengonversi token protokol LEND Aave yang ada menjadi token AAVE dengan kecepatan 100:1 dan menawarkan fitur keamanan unik lainnya.

Fitur keamanan ini akan menggunakan token tata kelola AAVE yang dipertaruhkan sebagai jaminan dari potensi kerugian penyedia likuiditas. Sebagai imbalannya, pemegang token AAVE akan memberikan hak suaranya saat pengambilan keputusan tata kelola protokol diadakan dan akan menerima imbalan berupa persentase dari biaya protokol.

Selanjutnya, perusahaan ini juga mengumumkan perilisan Aave V2 yang saat ini sedang menjalani tahap audit smart contract. Dalam laporannya Aave V2 ini memfasilitasi perdagangan margin, pendelegasian suara, dan kemampuan baru bagi pemberi pinjaman dan peminjam menukarkan posisi utang mereka dengan berbagai token jaminan.

Delegasi kredit ini merupakan fitur yang memungkinkan pengguna yang berwenang untuk mengambil pinjaman menggunakan aset pihak ketiga sebagai jaminan. Terlebih baru-baru ini, pertukaran crypto DeversiFi meminjam Bitcoin Wrapped senilai lebih dari $200.000 dengan jaminan yang disediakan oleh pengguna Aave. 

Perkembangan inovatif yang sangat cepat ini, membuat harga token LEND Aave naik lebih dari 10x sejak 1 Juni lalu dan naik lebih dari 3.900% tahun ini. 

Informasi ini dapat dibaca kembali di sini