Berita Industri · 6 min read

7 Tokoh Kripto Terkaya di Dunia

investor kripto
Coinvestasi Ads Promo - Advertise

Industri aset kripto terus berkembang dengan skala yang semakin besar. Di balik lonjakan kapitalisasi pasar dan adopsi global, terdapat para CEO dan pendiri perusahaan kripto yang memegang kendali atas exchange, stablecoin, hingga protokol blockchain utama.

Berikut tujuh tokoh kripto terkaya di dunia pada 2025 berdasarkan estimasi kekayaan publik, data kepemilikan saham, serta aset kripto on-chain dan off-chain.

Baca juga: 7 Prediksi Harga Bitcoin di 2026

Changpeng Zhao (Co-Founder Binance)

Changpeng Zhao atau CZ tetap menjadi figur terkaya di industri kripto pada 2025 dengan estimasi kekayaan sekitar US$62,9 miliar. Meski mundur dari posisi CEO Binance pada akhir 2023 dan menyelesaikan kasus hukum besar dengan regulator Amerika Serikat, CZ masih menguasai sekitar 90% saham Binance serta memiliki kepemilikan BNB dalam jumlah signifikan.

Pengaruh CZ tetap terasa kuat di ekosistem kripto global. BNB masih menjadi aset utama dalam berbagai aktivitas DeFi dan exchange, menjadikan posisinya sulit tergeser di puncak daftar tokoh kripto terkaya dunia.

Baca juga: Changpeng Zhao Terang-terangan Borong Aster, Dorong Harga Terbang 30%

Giancarlo Devasini (Co-Founder Tether dan CFO Bitfinex)

Giancarlo Devasini menempati posisi kedua dengan estimasi kekayaan sekitar US$22,4 miliar. Ia merupakan Chief Financial Officer Bitfinex sekaligus salah satu pendiri Tether, penerbit USDT yang menjadi stablecoin paling banyak diperdagangkan di dunia.

Dengan kepemilikan sekitar 47% saham Tether, Devasini memiliki pengaruh besar terhadap likuiditas pasar kripto global. Meski jarang tampil di publik, perannya sangat krusial dalam infrastruktur keuangan kripto, khususnya dalam menjaga stabilitas dan distribusi USDT.

Baca juga: Tether Jadi Pemegang Emas Terbesar di Luar Bank Sentral, Segini Jumlahnya

Brian Armstrong (CEO Coinbase)

Brian Armstrong, CEO Coinbase, memiliki kekayaan yang diperkirakan berada di kisaran US$9,6 miliar hingga US$12,8 miliar. Nilai tersebut berasal dari kepemilikan sekitar 14%–15% saham Coinbase, yang sangat dipengaruhi oleh pergerakan harga saham perusahaan.

Armstrong dikenal sebagai tokoh yang menjembatani dunia keuangan tradisional dengan Web3. Coinbase tetap menjadi pintu masuk utama kripto bagi institusi dan pengguna ritel di Amerika Serikat, memperkuat posisinya sebagai salah satu pemimpin paling berpengaruh di industri.

Baca juga: Coinbase Perluas Layanan di Luar Kripto, Luncurkan Perdagangan Saham

Michael Saylor (Chairman Strategy)

Michael Saylor, Executive Chairman Strategy, memiliki kekayaan sekitar US$10,1 miliar. Ia dikenal sebagai pendukung Bitcoin paling agresif di level korporasi, dengan kepemilikan pribadi sekitar 17.700 BTC.

Hingga Desember 2025, perusahaan yang dipimpinnya menguasai lebih dari 671.268 BTC, menjadikannya pemegang Bitcoin korporat terbesar di dunia. Kenaikan harga Bitcoin dan lonjakan saham Strategy mendorong Saylor kembali ke jajaran elite kripto global.

Baca juga: Strategy Serok 10.624 Bitcoin Senilai Rp16 Triliun

Chris Larsen (Co-Founder Ripple Labs)

Chris Larsen memiliki kekayaan sekitar US$7 miliar hingga US$8 miliar. Ia merupakan salah satu pendiri Ripple dan masih memegang sekitar 2,6 miliar XRP serta saham signifikan di Ripple Labs.

Pemulihan harga XRP dan ekspansi Ripple ke sektor tokenisasi aset dunia nyata kembali mengangkat posisi Larsen pada 2025. Meski tidak lagi menjabat sebagai CEO sejak 2016, pengaruhnya dalam isu regulasi dan pembayaran lintas negara tetap kuat.

Baca juga: Bos Ripple Prediksi Bitcoin Sentuh US$180.000 Akhir 2026

Jed McCaleb (Co-Founder Ripple Labs dan Co-Founder Stellar)

Jed McCaleb memiliki kekayaan sekitar US$2,9 miliar. Ia dikenal sebagai tokoh teknis penting di industri kripto, dengan rekam jejak sebagai pendiri Mt. Gox, Ripple, dan Stellar.

Sebagian besar kekayaannya berasal dari distribusi awal XRP dan kepemilikan di Stellar. Meski telah melepas hampir seluruh XRP miliknya, McCaleb tetap aktif mengembangkan teknologi blockchain serta terlibat di proyek luar angkasa melalui perusahaannya, Vast.

Baca juga: 5 ETF XRP Spot Berpotensi Meluncur di AS Bulan Ini!

Mike Novogratz (CEO Galaxy Digital)

Mike Novogratz menutup daftar tujuh besar dengan kekayaan sekitar US$2,7 miliar. Sebagai CEO Galaxy Digital, ia menguasai sekitar 54% saham perusahaan dan memimpin salah satu institusi kripto terbesar di dunia.

Galaxy Digital mengelola ribuan Bitcoin dan berperan penting dalam adopsi kripto oleh institusi. Novogratz dikenal vokal terhadap Bitcoin dan kripto secara umum, sekaligus menjadi simbol masuknya pemain Wall Street ke dunia aset digital.

Baca juga: 5 Tren Kripto Terpopuler di 2025

Coinvestasi Ads Promo - Advertise

Disclaimer

Konten baik berupa data dan/atau informasi yang tersedia pada Coinvestasi hanya bertujuan untuk memberikan informasi dan referensi, BUKAN saran atau nasihat untuk berinvestasi dan trading. Apa yang disebutkan dalam artikel ini bukan merupakan segala jenis dari hasutan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli dan menjual aset kripto apapun.

Perdagangan di semua pasar keuangan termasuk cryptocurrency pasti melibatkan risiko dan bisa mengakibatkan kerugian atau kehilangan dana. Sebelum berinvestasi, lakukan riset secara menyeluruh. seluruh keputusan investasi/trading ada di tangan investor setelah mengetahui segala keuntungan dan risikonya.

Gunakan platform atau aplikasi yang sudah resmi terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Platform jual-beli cryptocurrency yang terdaftar dan diawasi BAPPEBTI dapat dilihat di sini.

author
Dilla Fauziyah

Editor

arrow

Terpopuler

Loading...
Coinvestasi Ads Promo - Advertise
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...

#SemuaBisaCrypto

Belajar aset crypto dan teknologi blockchain dengan mudah tanpa ribet.

Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.