Coinvestasi Telegram Group Coinvestasi Telegaram Channel

Token HOTDOG dan PIZZA Menjadi Tidak Berharga Setelah Naik Ratusan Persen

Wafa Hasnaghina     Saturday, September 5 2020

Dua protokol DeFi terbaru, HOTDOG dan PIZZA, muncul dan berhasil memompa nilainya ke harga tertinggi sebelum akhirnya nilainya turun menjadi tidak berharga. 

Token-token baru memang terus muncul hampir setiap hari dalam ruang DeFi. banyak juga diantaranya yang menjanjikan Annual Percentage Yield hingga ratusan persen. Namun, hal tersebut tidak selaras dengan kenyataan yang ada. Pasalnya skema terbaru pump and dump pada beberapa protokol DeFi membuat ruang ini menjadi tercemar. 

Pump dan Dump Token DeFi

Token HOTDOG nilanya meroket hingga berada pada kisaran $6.000 dalam beberapa jam, menurut data dari grafik Uniswap.info. Namun, hal itu tidak berlangsung lama. Pasalnya para investor awal kemudian menjualnya dan menyebabkan penurunan drastis menjadi tidak berharga sama sekali. Tercatat, hanya dalam waktu 5 menit, token HOTDOG turun drastis dari $4.000 ke $1.

Peristiwa ini terjadi kemungkinan disebabkan karena sifat dari DEX atau pertukaran desentralisasi Uniswap yang memungkinkan siapa saja membuat dan mencantumkan token di dalam protokolnya. Dengan sejumlah likuiditas yang disediakan oleh pemilik token tersebut dengan ETH, pemilik dapat secara artifisial meningkatkan harga token dengan jumlah ETH miliknya.

Setelah cukup banyak petani yang “tertipu” dan menyimpan likuiditas di dalam kumpulan token tersebut, token dibuang dan menjadi tidak berharga sama sekali.

Siapa yang Mau Pizza?

Platform DeFi kloningan lainnya yang disebut Pizza Finance juga menawarkan iming-iming return besar yang sama dengan HOTDOG kepada para penyedia likuiditas. Namun, sayangnya platfrom ini hanya sebuah tipu daya orang tidak bertanggung jawab. Pasalanya nilai Pizza yang sebelumnya melonjak ke harga $370, kemudia turun kembali menjadi tidak bernilai sama sekali menurut data dari Uniswap.info.

Selain itu, ada juga token KIMCHI yang saat penulisan artikel ini dilakukan masih beroperasi, walaupun nilainya juga anjlok lebih dari 70%. 

Baca juga: Protokol DeFi Terbaru, KIMCHI Kunci $500 Juta Hanya dalam Beberapa Jam

Tidak sampai disitu, masih ada token SUSHI yang saat ini masih beroperasi. Quantstamp baru-baru ini meninjau smart contract dari token tersebut dan menemukan beberapa kelemahan terkait dengan keamanan smart contract-nya.

Informasi ini dapat dibaca kembali di sini